JAVASATU.COM- Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, dua destinasi wisata religi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yakni makam Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik dan Sunan Giri, sepi peziarah.

Pantauan pada Senin (25/5/2026), suasana di makam Sunan Gresik terlihat lengang. Jumlah peziarah yang biasanya padat, turun drastis dibanding hari-hari biasa.
Salah satu penjaga makam Sunan Gresik, Abdul Wahab, mengatakan penurunan jumlah peziarah mulai terasa memasuki bulan Dzulhijjah atau menjelang Iduladha.
“Memang sepi sekali mas. Biasanya menjelang Iduladha seperti ini pengunjung menurun drastis,” kata Abdul Wahab saat ditemui di makam Sunan Gresik, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, pada hari biasa jumlah peziarah yang datang ke makam Sunan Gresik bisa mencapai sekitar 2.000 orang per hari. Namun kini jumlahnya hanya berkisar 500 pengunjung.
“Kalau hari biasa bisa sampai 2.000 orang. Sekarang dua hari menjelang Iduladha paling sekitar 500 orang saja,” ujarnya.
Kondisi serupa terlihat di makam Sunan Giri. Berdasar penuturan salah satu peziarah asal Malang, Edy, mengaku suasana di makam Sunan Giri jauh lebih sepi dibanding biasanya.
“Tadi saya habis ziarah ke makam Sunan Giri sepi. Mungkin karena masyarakat sedang fokus persiapan Iduladha, untuk mengurus kurban di daerah masing-masing,” kata Edy.
Meski demikian, Edy mengaku tetap menyempatkan diri berziarah ke makam wali songo untuk berdoa dan mencari keberkahan, jelang Hari Raya Idul Adha.
“Tujuan saya ziarah untuk mencari barokah dan ridho Allah SWT,” pungkasnya. (bas/nuh)