Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Fahri Hamzah Kritik Pedas Parpol yang Mengaku Oposisi

Bagus Ary Wicaksono by Bagus Ary Wicaksono
1 September 2021
0

JAVASATU-JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Periode 2014-2019, Fahri Hamzah melontarkan kritikan pedas. Tertuju kepada partai politik (Parpol) di Parlemen, yang mengaku oposisi terhadap pemerintahan yang sedang berjalan sekarang ini.

Wakil Ketua DPR RI Periode 2014-2019, Fahri Hamzah. (Foto: Istimewa)

Padahal, menurut dia, istilah oposisi tidak dikenal dalam presidensialisme, termasuk dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Oposisi presidensial bermuara pada oposisi kongresional atau lembaga perwakilan. Jadi nggak usah teriak oposisi, cukup buktikan suara anda merdeka. Sementara di DPR RI kita kebanyakan satu suara tanpa perbedaan yang nyata,” kata Fahri melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan , Selasa (31/8/2021).

Sebenarnya, menurut Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia itu, oposisi adalah istilah Parlementer. Sehingga fungsi oposisi sebenarnya ada di Legislatif tersebut, sayangya banyak kesalahan memahami oposisi dalam tradisi presidensial.

Kungkungan Daulat Parpol

“Maka, merdekakan mereka (para anggota DPR RI) dari kungkungan ‘Daulat Parpol’ dan kembalikan ‘Daulat Rakyat!’ Jadi, banyak partai yang tidak tahu cara oposisi dalam presidensiil. Bicara ‘kami oposisi’, tapi faktanya Parlemen kita sepi dari orang ‘cerewet’. Kalau DPR sepi artinya sesungguhnya oposisi sudah tidak ada. Hanya dengan mengembalikan ‘Daulat Rakyat’ maka oposisi tegak,” ujarnya.

Sekarang, lanjut Fahri Hamzah, ketika semua terasa di hapus dan di takedown, maka semua nampak bisa dihentikan. Tapi Parpol di DPR RI tidak sadar bahwa konstitusi menjamin adanya fungsi oposisi dan pengawasan.

Baca Juga;
  • Kepala Staf Angkatan Laut dan Ketua Komisi I DPR RI Kunjungi Serbuan Vaksin di Belawan – Kliktimes.com
  • Komisi VI DPR RI Khilmi Sarankan UMKM di Gresik Jangan Pinjam Uang di Rentenir – Javasatu.com

“Bahwa ada yang tidak bisa dihentikan yaitu mulut Anggota DPR RI yang dijaga imunitasnya. Ketika media massa, media sosial sampai mural bisa dihentikan, harusnya hak bertanya Anggota DPR RI tidak bisa dihentikan oleh siapapun. Satu mulut Anggota DPR RI saja bisa bikin banyak berita apalagi satu fraksi atau partai. Masalahnya mereka juga bingung mau bicara apa?” katanya.

Sebab, jika seorang Anggota DPR lebih taat kepada kabinet, apapun posisi partainya maka dia tidak paham makna kongresional. Tapi seorang Anggota DPR yang partainya di luar kabinet tapi tetap mingkem, lebih sulit dimengerti lagi. Apa guna imunitas dan kekebalan hukum?

Sindiran Soal Oposisi

“Ini kritik saya kepada partai yang nggak diundang ke Istana kemarin. Mereka sibuk dengan branding ‘berada di luar Istana dan Kabinet’, tapi nggak paham bagaimana membangun pandangan alternatif dengan menggunakan kekebalan Legislatif DPR. Mereka sama saja sebenarnya,” sindir Fahri.

Ia tegaskan bahwa peran pengawasan dan oposisi tidak bisa serahkan kepada masyarakat sipil atau pun partai baru. Rakyat pada dasarnya tidak bebas, terbukti sekarang.

“Tapi suara rakyat di DPR sangat berarti dan dahsyat. Inilah yang harusnya kita fungsikan. Jangan malah sibuk pencitraan. Ayo parpol yang ngaku oposisi aktifkan semua Anggota DPR kalian. Suruh mereka menggonggong lebih keras. Hingga suara rakyat yang tak terdengar menjadi nyaring terdengar. Jewerlah eksekutif di seluruh lini dan jangan bersekongkol dengan mereka. Diam kalian adalah sekongkol!,” ucapnya.

Pengawasan Tak Berfungsi

Bahkan Fahri menegaskan bahwa tidak berfungsinya sistem pengawasan dan oposisi, tidak bisa salahkan rakyat. Seharusnya mereka para wakil rakyat yang mendapat mandat dan kekebalan sebagai Anggota Legislatif yang harus perang dengan memanfaatkan hak bertanya, interpelasi, angket bahkan hak menyatakan pendapat.

“Saya sudah banyak ceramah soal eksekutif, dalam sistem apapun mereka selalu ingin mengkonsolidasi kekuasaanya, termasuk demokrasi. Makanya pengawasan dan oposisi diperkuat. Mumpung mulut kebal hajar dong. Toh ketua Mahkamah Kehormatan DPR RI kan dari ‘oposisi”. Berani nggak?” tantang politisi asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.

Berani itu, tambah Fahri, satu soal. Masalahnya apakah para Anggota DPR yang mengaku oposisi itu mengerti bahwa suara rakyat dalam jabatan yang mereka sandang, membuat mereka kuat.

“Ngerti nggak bahwa kalian tidak bisa dibungkam? Ngerti nggak bahwa seharusnya tidak ada batas bagi kebenaran yang kalian bela? Sebab kalau nggak ngerti, ya bisa apa? Kalian telah mereduksi arti oposisi dengan ‘tidak kebagian kursi’,” pungkas Fahri Hamzah. (Ian/Ary)

Tags: Fahri HamzahNasionalOposisiPartai Politik
Previous Post

Desa Tepi Pantai di Malang Diusulkan ke UNESCO, Tentang Apa?

Next Post

Manfaatkan Lahan Sempit, Ikwam SDM 2 GKB Gresik Tanam Sayur Ini

Related Posts

Survei Terbaru SMRC, PKB Merangsek di Tiga Besar Ungguli Golkar
Partai Politik

Survei Terbaru SMRC, PKB Merangsek di Tiga Besar Ungguli Golkar

20 Maret 2023
Perekonomian Nasional Tumbuh Baik, Menkeu: Momentum Ini Terus Dijaga
Ekonomi

Perekonomian Nasional Tumbuh Baik, Menkeu: Momentum Ini Terus Dijaga

21 Februari 2023
Tiga Kategori Produk Ini Harus Bersertifikat Halal di 2024, Kemenag: Ada Sanksi Bagi yang Belum!
Umum

Tiga Kategori Produk Ini Harus Bersertifikat Halal di 2024, Kemenag: Ada Sanksi Bagi yang Belum!

8 Januari 2023
Seleksi Petugas Haji 2023 Dibuka, Bisa Daftar Online Melalui Pusaka Super Apps
Umum

Seleksi Petugas Haji 2023 Dibuka, Bisa Daftar Online Melalui Pusaka Super Apps

6 Januari 2023
PKB Yakini Target 100 Kursi DPR di Pemilu 2024 Tercapai
Politik

PKB Yakini Target 100 Kursi DPR di Pemilu 2024 Tercapai

11 Desember 2022
Presiden Kunjungi Cianjur, Pastikan Dimulainya Rekonstruksi dan Bantuan Jangkau Semua Korban
Umum

Presiden Kunjungi Cianjur, Pastikan Dimulainya Rekonstruksi dan Bantuan Jangkau Semua Korban

5 Desember 2022
Next Post
Manfaatkan Lahan Sempit, Ikwam SDM 2 GKB Gresik Tanam Sayur Ini

Manfaatkan Lahan Sempit, Ikwam SDM 2 GKB Gresik Tanam Sayur Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Gugatan Hamzah terhadap PDIP Majalengka Tak Diterima PN
  • Spencer Green Hotel Batu Gelar Olimpiade Matematika Anak 29 November 2026
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com