email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 10 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Jadi Yang Pertama di Indonesia, Kabupaten Gresik Resmi Miliki Rumah Vokasi

by Sudasir Al Ayyubi
24 Juni 2022

JAVASATU.COM-GRESIK- Penurunan angka pengangguran menjadi salah satu perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Data tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, angka pengangguran Gresik masih cukup tinggi yakni sekitar 56.187 orang atau sekitar 8 persen dari jumlah penduduk.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan Rumah Vokasi Gresik. (Foto: Istimewa)

Kesadaran akan hal inilah yang menjadi dasar Pemkab Gresik bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendirikan Rumah Vokasi yang diresmikan hari ini, Jum’at (24/6/2022).

Terletak di Jalan Panglima Sudirman No. 108 Gresik, Rumah Vokasi ini merupakan yang pertama di Indonesia. Lewat Rumah Vokasi ini, diharapkan bisa mencetak generasi-generasi muda lulusan SMK maupun Perguruan Tinggi (PT) yang siap bekerja dan mempunyai kompetensi, serta menciptakan entrepeneur baru khususnya di wilayah Kabupaten Gresik.

Dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang tampak cantik mengenakan baju batik tenun khas dari Wedani Gresik, kegiatan peresmian berjalan dengan khidmat. Tampak hadir mendampingi Gubernur Khofifah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto, Ketua Apindo Jatim Edi Wijanarko, Direktur Rumah Vokasi yang juga Ketua Kadin Gresik M. Choirul Rizal, Ketua Apindo Gresik Alfan Wahyuddin, serta tamu jauh dari Jerman yakni IHK Jerman Andreas Gosche.

Gubernur Khofifah dalam sambutannya mengawali dengan menceritakan perihal Presiden Joko Widodo yang menyampaikan secara khusus mengenai pentingnya pendidikan vokasi. Lebih lanjut, Gubernur Khofifah juga menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik yang merupakan kota industri ditambah dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tentunya membuat vokasi-vokasi tertentu pastinya dibutuhkan, hal inilah yang perlu terus dilatih secara spesifik sehingga masyarakat di wilayah Gresik tidak hanya jadi penonton.

“Saya tidak melihat besarnya ruangan, tetapi substansi pertemuan kita hari ini, juga substansi dari rumah vokasi adalah kebutuhan kita di sebuah provinsi yang industri manufakturnya lebih dari 30%. Kalau kita mendapatkan vokasi dari berbagai expertise dari Jerman, maka lompatan vokasi dari seluruh tenaga kerja kita Insha Allah akan menjadi luar biasa,” ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah juga memberikan apresiasinya kepada Kadin Jatim yang secara cepat mengambil peran dalam pelatihan dan pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi ini menjadi menjadi hal penting ditengah dinamika industrialisasi dan industri manufaktur yang terus bergerak dengan berbagai dinamika adaptasi teknologi informasi tertentu.

BacaJuga :

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

Dirinya juga mengatakan bahwa Gresik merupakan salah ring satu untuk area industri. Oleh karenanya, penyiapan masyarakat Gresik untuk memiliki vokasi tertentu menjadi sangat penting untuk pemenuhan kebutuhan industri yang ada di Gresik’

Pada kesempatan yang sama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menegaskan kembali bahwa Rumah Vokasi Gresik merupakan upaya bersama-sama dari Pemerintah Kabupaten Gresik dengan semua rekan strategis yang ada yaitu Kadin,Apindo, dan Hipmi dengan tujuan untuk menghadapi tantangan industrialisasi kedepan, yang tujuan akhirnya adalah serta penurunan angka pengangguran di Kabupaten Gresik.

“Ini merupakan aset pemerintah Kabupaten Gresik, kita bersihkan bersama-sama, kita jadikan Rumah vokasi. Lewat Rumah Vokasi ini, kami ingin memberikan mental yang kuat lewat pemberian skill dan keahlian kepada lulusan SMK, sehingga bisa lebih tangguh dalam bertahan di dunia industri masa kini,” ujar Bupati Yani.

Kepada generasi muda Gresik utamanya lulusan SMK, Bupati Yani mengajak agar bisa mengikuti pelatihan-pelatihan yang dilakukan oleh Rumah Vokasi sebelum berkarir di perusahaan.

“Mudah-mudahan ini menjadi berkah, dan ini bisa membantu pemerintah untuk menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (Bas/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Fandi Akhmad YaniKhofifah Indar ParawansaRumah Vokasi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Groundbreaking Nitrate Complex di Gresik: Bukti Daerah Aman untuk Investasi

TNI Respons Penembakan OPM di Tembagapura, Remaja Perempuan Tewas

Mahasiswa KKN Al-Qolam dan Warga NU Kampungbaru Perkuat Ukhuwah

Remaja Bumiaji Batu Didorong Jadi Benteng Desa Bersih Narkoba

DPRD Ungkap Perda Minol di Kota Malang Sempat Diusulkan Jadi “Larangan”

Jatim Punya 21 Ribu Dokter, Distribusi Masih Jadi PR

DPRD Kota Malang Kejar Pemkot soal Mandeknya Perwal Minol

Muswil IDI Jatim Bahas Regenerasi Kepemimpinan Dokter

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

Bupati Gresik Fokus Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

“Mlebu Metu” Ajak Warga Kota Malang Berkaca Lewat Seni pada 8 Mei 2026

BERITA LAINNYA

Groundbreaking Nitrate Complex di Gresik: Bukti Daerah Aman untuk Investasi

TNI Respons Penembakan OPM di Tembagapura, Remaja Perempuan Tewas

Mahasiswa KKN Al-Qolam dan Warga NU Kampungbaru Perkuat Ukhuwah

Remaja Bumiaji Batu Didorong Jadi Benteng Desa Bersih Narkoba

DPRD Ungkap Perda Minol di Kota Malang Sempat Diusulkan Jadi “Larangan”

Jatim Punya 21 Ribu Dokter, Distribusi Masih Jadi PR

DPRD Kota Malang Kejar Pemkot soal Mandeknya Perwal Minol

Muswil IDI Jatim Bahas Regenerasi Kepemimpinan Dokter

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

Bupati Gresik Fokus Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved