email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 29 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Jaga Ekosistem dan Kualitas Air Sungai Brantas melalui Pelatihan Produk Ramah Lingkungan 3S

by Sudasir Al Ayyubi
23 Mei 2023

JAVASATU.COM-JOMBANG- Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah Ecoton Foundation bersama NGO Makara asal Belanda dan Yayasan Martani Bogor menggelar Pelatihan dan Workshop pengembangan usaha komunitas aksi Brantas dengan tema “Produk 3S (Sehat Sedikit Sampah)’.

(Foto: Istimewa)

Pelatihan dan workshop tersebut dilaksanakan selama 3 hari yakni Jumat-Minggu (19-21/5/2023) di Kedai Tanah Senja dan Padepokan Wonosalam Lestari dan diikuti sekitar 25 orang dari 6 Komunitas perempuan se DAS Brantas.

6 komunitas tersebut berasal dari Komunitas Kadulipa Kota Kediri, Komunitas Hijau Daun Kota Kediri, Komunitas KTH Kepuh Wonosalam Jombang, Komunitas Sekarmulyo Kabupaten Jombang, Komunitas Wadulink Kabupaten Gresik, dan Komunitas Sekolah Perempuan Kabupaten Gresik.’

Direktur Ecoton, Dr. Daru Setyorini, M.Si menyampaikan, pelatihan dan workshop pengembangan usaha dengan mengedepankan produk ramah lingkungan yang menekankan slogan 3S (Sehat Sedikit Sampah) bertujuan agar produk-produk makanan, minuman serta produk rumah tangga yang menjadi komoditi komunitas perempuan se DAS Brantas tersebut memiliki nilai edukasi dan nilai kelestarian terhadap alam.

“Produk yang dihasilkan harus memiliki nilai edukasi seperti, produk yang dibuat harus minim penggunaan plastik sekali pakai, produk tersebut tanpa menggunakan penyedap rasa/ MSG, dan produk tersebut memanfaatkan bahan alami dan tumbuhan toga”, ungkap Dr. Daru Setyorini saat membuka pelatihan dan workshop di Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jumat (19/5/2023). Dikirimkan ke Redaksi Javasatu.com pada Minggu (21/5/2023).

(Foto: Istimewa)

Di tempat dan hari yang sama, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan tujuan Green Business Aksi Brantas oleh Christa Nooy dari NGO Makara Belanda.

Kemudian dipaparkan profil setiap komunitas dilanjut dengan pameran dan promosi produk ramah lingkungan hasil olahan komunitas di setiap daerah.

(Foto: Istimewa)

Sementara itu, di Padepokan Wonosalam Lestari untuk agenda pemaparan materi terkait pengembangan kegiatan kelompok perempuan dan diskusi.

Workshop dilanjutkan pada hari kedua dengan dipandu Fasilitator Eksternal, Ery Damayanti dan Yusuf Maguantara dari Yayasan Martani Bogor.

Para peserta diarahkan untuk membuat capaian kegiatan dan rencana bisnis untuk meningkatkan ekonomi komunitas selama satu tahun ke depan.

“Produk unggulan yang dihasilkan harus memenuhi persyaratan sebagai produk ramah lingkungan, non emisi, dan mampu bersaing dengan kompetitor pasar. Capaian tahapan dan rencana kegiatan yang telah disusun oleh setiap komunitas harus disesuaikan kemampuan para anggota komunitas dan kondisi lingkungan dan sumber daya, sehingga produk yang dihasilkan dapat bermanfaat”, papar Ery Damayanti.

Ery Damayanti juga mendorong para komunitas yang hadir untuk mencari kolaborator yang mampu mendukung rencana bisnis. Harapannya para komunitas mampu membangun dan menggandeng pemerintah serta komunitas yang mempunyai relasi dengan rencana pengembangan usaha komunitas aksi Brantas.

“Perlu adanya capaian dan rencana kegiatan untuk mencapai impian para komunitas DAS Brantas dalam mengembangkan usaha melalui produk dan wisata pendidikan”, terang Ery.

(Foto: Istimewa)

Ditambahkan, Yusuf Maguantara, selain memiliki nilai ekonomi, produk yang dihasilkan juga harus ramah lingkungan dalam rangka menjaga kualitas air dan kondisi sungai Brantas agar tetap lestari.

BacaJuga :

PAC Fatayat NU Ujungpangkah Cetak 33 Kader Militan Lewat LKD 2026

Pengurus DMI Dukun Gresik Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pemberdayaan Umat

“Oleh karena itu dalam workshop ini di jelaskan dan diberikan pemahaman terkait batasan-batasan, cara pembuatan dan pemasaran produk serta mekanisme penjualan agar produk yang dihasilkan mampu diterima pasar dan dapat memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga sungai dan pemahaman terkait bahaya plastik sekali pakai. Dan yang paling penting produk yang dihasilkan oleh teman-teman komunitas mampu mendorong kemajuan ekonomi komunitas perempuan yang ada di DAS Brantas”, beber Yusuf, Ketua yayasan Martani Bogor.

(Foto: Istimewa)

Di hari ketiga para peserta diminta untuk menyusun rencana pengembangan usaha kelompok untuk periode 1 tahun dan setiap kelompok akan mendapatkan seed funding kredit tanpa bunga yang akan dicicil selama 2 tahun untuk pengembangan produk dan wisata pendidikan yang mendukung pemulihan kualitas air sungai Brantas.

Produk-produk yang direncanakan adalah toko refil, produk makanan minuman dengan menggunakan kemasan non-plastik serta membentuk eduwisata pendidikan di sungai Brantas.

Harapannya setelah workshop ini dilaksanakan, 6 komunitas perempuan DAS Brantas ini mampu untuk.

  • Pertama, meningkatkan kapasitas dalam dirinya untuk mengetahui hak-hak dan kewajiban sebagai pedoman untuk mendukung program yang telah direncanakan.
  • Kedua, komunitas perempuan memperoleh kapasitas untuk mengembangkan produk dan wisata pendidikan yang mempunyai nilai ekonomi, nilai edukasi dan pastinya ramah lingkungan.
  • Ketiga, para komunitas mampu mengelola sumber daya alam yang terdapat di daerah mereka untuk dapat dimanfaatkan sebagai langkah menjaga ekosistem sungai Brantas agar tetap lestari.
(Foto: Istimewa)

Tambahan informasi, dalam acara workshop juga diberikan materi dan succes story tentang keberhasilan SD Muhammadiyah Wringinanom dalam mengembangkan kantin bebas plastik di lingkungan sekolah dengan memasarkan produk ramah lingkungan bebas plastik sekali pakai. (Bas/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Ecoton

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polisi Amankan Belasan Motor Balap Liar di Exit Tol Pakis Malang

Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Wisata Religi Sunan Gresik dan Sunan Giri

Dandelions Rilis ‘Hangover’, Kisahkan Euforia Pesta dan Mimpi Jadi Rockstar

Reuni Alumni SMAN 1 Malang Dikemas Lewat Heritage Walk di Jantung Kota

Telkom University Bandung Bantu UMKM Tekstil Atasi Pemborosan Produksi

Oknum Pejabat Pemkab Malang Diduga Ancam Jurnalis Radio Nasional, LIRA Siap Lapor ke Polda Jatim

Kepala Bakorwil Malang: Inovasi BBIB Singosari Kunci Swasembada Daging Nasional

Pemkot Malang vs Pemkab Tulungagung, Laga Persahabatan Perkuat Sinergi Antardaerah

Sanggar Nareswari Hadirkan Topeng Malangan Ramah Difabel

PAC Fatayat NU Ujungpangkah Cetak 33 Kader Militan Lewat LKD 2026

Prev Next

POPULER HARI INI

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Wali Kota Malang Apresiasi Inovasi Kelurahan Tulusrejo

Sanggar Nareswari Hadirkan Topeng Malangan Ramah Difabel

Pemkot Malang vs Pemkab Tulungagung, Laga Persahabatan Perkuat Sinergi Antardaerah

Oknum Pejabat Pemkab Malang Diduga Ancam Jurnalis Radio Nasional, LIRA Siap Lapor ke Polda Jatim

BERITA LAINNYA

Polisi Amankan Belasan Motor Balap Liar di Exit Tol Pakis Malang

Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Wisata Religi Sunan Gresik dan Sunan Giri

Dandelions Rilis ‘Hangover’, Kisahkan Euforia Pesta dan Mimpi Jadi Rockstar

Reuni Alumni SMAN 1 Malang Dikemas Lewat Heritage Walk di Jantung Kota

Telkom University Bandung Bantu UMKM Tekstil Atasi Pemborosan Produksi

Oknum Pejabat Pemkab Malang Diduga Ancam Jurnalis Radio Nasional, LIRA Siap Lapor ke Polda Jatim

Kepala Bakorwil Malang: Inovasi BBIB Singosari Kunci Swasembada Daging Nasional

Pemkot Malang vs Pemkab Tulungagung, Laga Persahabatan Perkuat Sinergi Antardaerah

Sanggar Nareswari Hadirkan Topeng Malangan Ramah Difabel

PAC Fatayat NU Ujungpangkah Cetak 33 Kader Militan Lewat LKD 2026

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved