Javasatu, Malang- Bisa jadi kehausan Bupati Malang, HM Sanusi sejenak menyempatkan diri istirahat membaur dengan pedagang kaki lima disela-sela inspeksi mendadak (Sidak) di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Kamis (2/1/2019).

Javasatu yang sedang mengikuti jalannya sidak, melihat Sanusi berbincang dengan beberapa orang yang sedang beristirahat sambil menyantap makanan di pujasera bagian belakang kantor Dipendukcapil Kabupaten Malang.
Sanusi sedikit beristirahat setelah melakukan sidak di dalam gedung Dispendukcapil. Masyarakat yang kebetulan juga sedang mengurus berkas administrasi kependudukan, langsung berebut salaman dan berfoto dengan Sanusi.
Entah bagaimana pandangan Bupati Malang tersebut tertuju kepada penjual es kelapa muda dan langsung memesannya. Awak mediapun disuruh memesannya juga, untuk minum bersama.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itupun tidak canggung saat menikmati es kelapa muda meskipun hanya alakadarnya.
Rupanya Bupati Malang ini tak segan membaur dan bercengkrama dengan masyarakatnya, meski harus menikmati minuman di pedagang kaki lima.
Hampir 10 menit, Sanusi menikmati es kelapa muda. Setelah selesai, dia beranjak dan melanjutkan sidak di area parkir Dispendukcapil.
Seperti diketahui, Dispendukcapil menjadi tempat pertama yang disidak Sanusi. Pada sidak kali ini, Sanusi didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Nurman Ramdansyah serta Inspektur Inspektorat Kabupaten Malang, Tridiyah Maestuti.
Pada sidak di Dispendukcapil, Sanusi juga berdialog dengan sejumlah pemohon administrasi kependudukan. Salah satu hal yang banyak dikeluhkan masyarakat adalah waktu layanan yang cukup lama.
Sekitar 45 menit Sanusi melakukan sidak disini. Ada beberapa evaluasi yang disampaikan Sanusi usai melakukan sidak di Dispendukcapil.
“Gak ada temuan, tapi perlu peningkatan. Sosialisasi soal persyaratan itu supaya masyarakat memahami. Karena pemohon banyak, petugas terbatas, jadi pemohon bisa nunggu sampai 4 jam. Kedepan saya berharap, satu jam itu sudah selesai,” kata Sanusi. (Agb/Arf)