JAVASATU.COM- Aliansi Kehendak Rakyat (Akhera) memasang puluhan spanduk di sejumlah ruas jalan strategis di Kota Bekasi, Senin (31/8/2026). Spanduk tersebut berisi seruan kepada masyarakat untuk mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus memberi kesempatan pemerintah menjalankan programnya.

“Spanduk ini berisi seruan kepada masyarakat agar mendukung dan mengawal jalannya pemerintahan Prabowo Subianto. Ini juga bentuk penegasan kepada siapapun untuk tidak merecoki jalannya pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto,” kata Aktivis Akhera Riza Ahmad.
Riza mengatakan pemasangan spanduk merupakan sikap organisasi dalam merespons berbagai isu dan narasi yang dinilai dapat menyudutkan pemerintah serta memicu kegaduhan politik.
Menurutnya, puluhan spanduk dipasang di sejumlah wilayah Kota Bekasi, di antaranya Jatiwaringin, Pondok Gede, Kranji, Harapan Indah, Rawa Panjang, Jatiasih, dan sejumlah lokasi lainnya.
“Mandat rakyat, Prabowo Presiden RI lima tahun, bukan dua tahun. Mau jadi Presiden RI ikut Pemilu 2029,” demikian salah satu tulisan yang terpampang dalam spanduk tersebut.
Spanduk lainnya bertuliskan, “Beri Kesempatan Pemerintahan Prabowo Subianto Bekerja Tuntaskan Program untuk Rakyat: Jangan Direcoki.”
Riza menyebut pemasangan spanduk tersebut merupakan bentuk penegasan bahwa pergantian kepemimpinan nasional harus dilakukan melalui mekanisme demokrasi dan konstitusional.
“Pergantian kepemimpinan nasional harus ditempuh melalui mekanisme demokrasi dan konstitusional, bukan dengan cara memprovokasi, menghasut, atau menciptakan kerusuhan yang akan menjadikan rakyat sebagai tumbal ambisi berkuasa,” ujarnya.
Akhera berencana melanjutkan pemasangan spanduk di sejumlah kota lainnya. Setelah Bekasi, kegiatan serupa disebut akan dilakukan di Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya, dan sejumlah daerah lainnya.
“Pasca dari Bekasi, aktivis Akhera akan melaksanakan pemasangan dan penyebaran spanduk di kota-kota lain seperti Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya dan kota lainnya,” ujar Riza. (arf)