email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Analis Sebut Penangkapan “The Doctor” Selaras Asta Cita Presiden

by Redaksi Javasatu
7 April 2026

JAVASATU.COM- Bareskrim Polri berhasil menangkap buronan bandar narkoba Andre Fernando alias “The Doctor” yang sebelumnya diketahui membantu pelarian bandar narkoba Koh Erwin.

Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung (kanan). (Foto: Dok/Ist)

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengatakan Andre ditangkap oleh tim gabungan Bareskrim dan Hubinter Polri pada Minggu (5/4/2026) di Penang, Malaysia.

“Bahwa benar, pada hari Minggu tanggal 5 April 2026, DPO (daftar pencarian orang) atas nama Andre Fernando alias Charlie alias ‘The Doctor’ berhasil ditangkap oleh tim gabungan,” kata Eko Hadi dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026).

Bukti Keseriusan Polri Berantas Narkoba

Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, menilai operasi gabungan tersebut menunjukkan soliditas aparat dalam menjalankan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam Asta Cita yang menekankan penguatan pencegahan dan pemberantasan narkoba.

“Oleh sebab itu, sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), kami mendukung sepenuhnya dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah cepat, terukur, dan tegas dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantoro beserta seluruh jajarannya atas keberhasilan menangkap buronan bandar narkotika Andre Fernando alias ‘The Doctor’ yang sempat membantu pelarian bandar narkoba Koh Erwin,” ujar Nasky dalam keterangan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/4/2025).

Nasky yang juga penulis buku Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata dan Dedikasi untuk Masyarakat menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi kuat antara Bareskrim dan Hubinter Polri dalam memberantas jaringan narkotika.

“Langkah tegas Bareskrim Polri dan jajarannya ini menjadi pesan moral bagi publik bahwa menyelamatkan nyawa warga dan melindungi masa depan generasi bangsa adalah prioritas utama,” tegasnya.

Narkoba Ancaman Ketahanan Nasional

Nasky yang juga alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta menegaskan bahwa peredaran narkoba telah menjadi ancaman nyata bagi ketahanan nasional.

“Peredaran narkoba merusak moral, menghancurkan generasi, dan menggerogoti masa depan bangsa,” ujarnya.

Ia menilai langkah Bareskrim Polri sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam agenda reformasi hukum dan penguatan ketahanan bangsa.

Selain itu, Nasky yang menjabat sebagai Ketua Indonesia Youth Epicentrum menyebut keberhasilan ini menunjukkan kemampuan Indonesia dalam memburu pelaku kejahatan meski berada di luar negeri.

“Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri telah menunjukkan komitmen kuat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba dari dalam negeri hingga luar negeri,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut juga selaras dengan komitmen Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam pemberantasan narkoba yang menjadi salah satu fokus utama dalam Asta Cita Presiden.

Dorong Penindakan Lebih Agresif

Founder Nasky Milenial Center itu mendorong Bareskrim Polri untuk tetap agresif dalam memberantas narkoba hingga ke akar.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa setengah-setengah. Harus lebih agresif, terstruktur, dan melibatkan sinergi semua lembaga penegak hukum. Pendekatan harus dari hulu ke hilir untuk melindungi generasi muda dan mewujudkan Indonesia Emas,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa penindakan harus dilakukan secara komprehensif.

BacaJuga :

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

“Penindakan dilakukan mulai dari bandar besar, jaringan internasional di pintu masuk negara, hingga pengedar di tingkat akar rumput,” tambahnya.

Momentum Perkuat Kerja Sama Internasional

Lebih lanjut, Nasky berharap penangkapan Andre Fernando alias “The Doctor” dapat menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama internasional, serta meningkatkan kapasitas intelijen, pengawasan, dan penindakan.

“Ini momentum penting. Kita harus terus memperkuat kapasitas aparat, memperluas kerja sama global, dan memastikan tidak ada ruang bagi sindikat narkoba untuk beroperasi di wilayah Indonesia,” tuturnya.

Ia juga menekankan agar penindakan menyasar seluruh rantai distribusi narkoba.

“Jangan hanya menyasar pengedar kecil. Bandar besar harus dijerat tuntas, termasuk penyitaan seluruh aset hasil kejahatan mereka. Negara harus hadir melindungi rakyatnya,” pungkas Nasky. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: narkobaNasky Milenial CenterNasky Putra TandjungPOLRI

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Camat Gresik Lepas 26 Kafilah MTQ Tingkat Kabupaten 2026, Targetkan Prestasi

Kemarau Mengintai, Bupati Yani Minta PMI Gresik Siaga Air Bersih

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d