JAVASATU.COM- Bakorwil III Malang meluncurkan program inovasi Vestawil sebagai upaya mendorong ekonomi hijau dan meningkatkan kesejahteraan petani. Program ini akan mulai diperkenalkan melalui soft launching pada 17 April 2026 di Gedung Bakorwil III Malang, Jawa Timur, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Keris Nasional, World Creative and Innovation Day (WCID), dan Hari Bumi Sedunia.

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, mengatakan Vestawil dirancang sebagai solusi jangka panjang berbasis pemberdayaan petani, optimalisasi lahan, dan penguatan ketahanan pangan.
“Vestawil adalah investasi jangka panjang Bakorwil III Malang. Program ini membangun ekosistem ekonomi hijau berbasis perkebunan tanaman buah bernilai ekonomis tinggi,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Program ini akan dijalankan melalui skema agrososiopreneur berbasis kolaborasi dan crowdfunding, dengan fokus pada pengembangan komoditas unggulan. Pada tahap awal, Vestawil akan diterapkan di tiga desa di Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, yakni Tangkilsari, Pandanmulyo, dan Gungsari.
Asep menjelaskan, lahan di tiga desa tersebut akan ditanami tanaman buah bernilai tinggi seperti durian, alpukat, dan kelengkeng sebagai bagian dari strategi peningkatan ekonomi petani.
“Tujuan utama Vestawil adalah peningkatan kesejahteraan kelompok tani, optimalisasi pemanfaatan lahan, serta strategi alternatif ketahanan pangan,” katanya.
Selain aspek ekonomi, program ini juga diarahkan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan melalui konsep ekonomi hijau, termasuk peluang pengembangan carbon trading di masa depan.
Bakorwil III Malang menargetkan program Vestawil berjalan dalam jangka panjang hingga lima tahun ke depan (2026–2030), dengan harapan dapat menjadi model kolaborasi lintas sektor.
Asep menambahkan, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk perbankan dan lembaga keuangan nasional.
“Harapannya program ini bisa didukung dan dikolaborasikan dengan seluruh stakeholder, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Selain peluncuran Vestawil, rangkaian kegiatan di Bakorwil III Malang juga akan diisi dengan pameran keris pusaka dan digitalisasi koleksi Tosan Aji Nusantara sebagai bagian dari integrasi budaya, inovasi, dan keberlanjutan. (wes/arf)