email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 25 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

122 Sapi di Kabupaten Malang Terindikasi PMK, Mutasi Ternak Dibatasi

by Agung Baskoro
13 Mei 2022

JAVASATU.COM- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang mencatat 122 ekor sapi terindikasi terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemerintah Kabupaten Malang membatasi mutasi atau perpindahan ternak untuk menekan risiko penularan ke daerah lain.

Ilustrasi terkait PMK di kabupaten Malang. (Gambar dibuat menggunakan ai)

Bupati Malang HM Sanusi mengatakan langkah pembatasan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian wabah. Ternak yang terindikasi PMK ditangani dengan antibiotik, vitamin, serta penyemprotan disinfektan.

“Sudah dilakukan pengobatan menggunakan antibiotik, vitamin dan penyemprotan disinfektan. Sudah sembuh 10 sampai 20 persen,” ujar Sanusi, Jumat (13/5/2022).

Selain membatasi perpindahan ternak, Pemkab Malang memperketat pengawasan pemotongan sapi. Sanusi mengatakan hanya Rumah Pemotongan Hewan (RPH) milik pemerintah yang diperbolehkan beroperasi, sementara RPH swasta ditutup sementara.

“RPH pribadi ditutup, hanya RPH pemerintah saja yang boleh beroperasi. Itu untuk pengawasan. Karena sapi yang kena itu kan tidak boleh dipotong, hanya dimusnahkan,” terang Sanusi.

Plt Kepala DPKH Kabupaten Malang Nurcahyo mengatakan hingga saat itu belum tersedia vaksin khusus PMK. Penanganan ternak masih mengandalkan disinfektan, antibiotik, dan vitamin.

“Vaksinasinya kan belum ada, jadi sementara itu disinfektan, antibiotik dan vitamin. Sapinya yang tertular sekitar 122, yang sembuh sekitar 15 sampai 19,” kata Nurcahyo, Jumat (13/5/2022).

BacaJuga :

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Dorong Pers Makin Profesional

Hari Tani Nasional, LPPNU Gresik Dorong Petani NU Perkuat Ketahanan Pangan

Dari 122 sapi yang terindikasi PMK, belum ada yang dilaporkan dalam kondisi parah hingga harus dilakukan pemotongan paksa. Menurut Nurcahyo, tindakan tersebut hanya dilakukan terhadap ternak yang mengalami kondisi kronis dan tidak dapat disembuhkan.

“Jadi sebetulnya bukan pemusnahan. Kalau terjangkit PMK yang kronis dan tidak bisa diobati, itu dipotong paksa. Yang terkena penyakit itu dimusnahkan, namun daging yang lain masih aman dikonsumsi. Dimusnahkan hanya bagian yang terkena, yang lainnya tidak apa-apa,” pungkas Nurcahyo. (agb/saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten MalangKabupaten MalangPenyakit Mulut dan KukuPeternakan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Tim 11 TEP UB Kenalkan Nila Braja 001 untuk Budidaya Ikan di Klamono Sorong

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Dorong Pers Makin Profesional

Hari Tani Nasional, LPPNU Gresik Dorong Petani NU Perkuat Ketahanan Pangan

Tak Ada Beton, Tak Ada Aspal, Iing Misbahuddin Ngobrolin Nasib UMKM di Talaga

Kota Malang Raih IHYA 2026, Dua Tahun Berturut-turut

Kopi Amstirdam Didorong Jadi Brand Global, Bukan Sekadar Komoditas

Warga Kedungkandang Malang Diingatkan Bahaya SUTT 150 kV

Jelang HUT TNI, Moeldoko Ingatkan Prajurit Jaga Profesionalisme

Bukan Cuma Lomba, MTQ Nasional 2026 Putar Ekonomi Rp1,2 Triliun

PPIR Konsolidasi di Malang, SAPIR Jatim Resmi Bergabung

Prev Next

POPULER HARI INI

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

BERITA LAINNYA

Tim 11 TEP UB Kenalkan Nila Braja 001 untuk Budidaya Ikan di Klamono Sorong

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Dorong Pers Makin Profesional

Hari Tani Nasional, LPPNU Gresik Dorong Petani NU Perkuat Ketahanan Pangan

Tak Ada Beton, Tak Ada Aspal, Iing Misbahuddin Ngobrolin Nasib UMKM di Talaga

Kota Malang Raih IHYA 2026, Dua Tahun Berturut-turut

Kopi Amstirdam Didorong Jadi Brand Global, Bukan Sekadar Komoditas

Warga Kedungkandang Malang Diingatkan Bahaya SUTT 150 kV

Jelang HUT TNI, Moeldoko Ingatkan Prajurit Jaga Profesionalisme

Bukan Cuma Lomba, MTQ Nasional 2026 Putar Ekonomi Rp1,2 Triliun

PPIR Konsolidasi di Malang, SAPIR Jatim Resmi Bergabung

Prev Next

POPULER MINGGU INI

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved