JAVASATU.COM- Pembinaan Teritorial (Binter) menjadi kunci penting dalam mendukung keberhasilan operasi militer. Hal itu ditegaskan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Richard Tampubolon dalam Rapat Koordinasi Teritorial (Rakor Ter) TNI Tahun Anggaran 2026 di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Kamis (5/3/2026).

Rakor Ter TNI 2026 mengusung tema “Penguatan Binter TNI yang Prima, Mendukung Mewujudkan Asta Cita untuk Indonesia Maju dan Berdaulat.” Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Suhardi yang mewakili Kasum TNI.
Rapat koordinasi tersebut diikuti para pejabat teritorial dari tiga matra TNI, yakni Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, serta unsur Komando Kewilayahan di seluruh Indonesia. Peserta hadir secara langsung maupun melalui video conference.
Forum ini digelar untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, sekaligus meningkatkan peran Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) dalam menjalankan pembinaan teritorial di berbagai daerah.
Dalam sambutan Kasum TNI yang dibacakan Mayjen Suhardi, ditegaskan bahwa keberhasilan tugas operasi TNI tidak terlepas dari peran aparat kewilayahan melalui program pembinaan teritorial.
“Keberhasilan tugas operasi TNI tidak terlepas dari program pembinaan teritorial dan operasi teritorial yang dilaksanakan oleh Apkowil TNI,” ujar Suhardi membacakan sambutan Kasum TNI.
Kasum TNI juga menekankan pentingnya optimalisasi Binter secara terpadu dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membangun ketahanan wilayah nasional.
Menurutnya, pelaksanaan pembinaan teritorial dapat diwujudkan melalui berbagai program seperti ketahanan wilayah, komunikasi sosial, serta kegiatan bakti TNI yang langsung menyentuh masyarakat.
Melalui Rakor Ter TNI 2026 ini diharapkan koordinasi antar unsur kewilayahan semakin solid sehingga program pembinaan teritorial dapat berjalan efektif dalam mendukung stabilitas dan kedaulatan negara. (nuh)