email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 29 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Komjen Karyoto Disebut Masuk Bursa Calon Kapolri, JNF: Penolakan Malah Bikin Namanya Meroket

by Syaiful Arif
29 Juli 2026

JAVASATU.COM- Nama Komjen Polisi Karyoto kembali mencuat dalam bursa calon Kapolri di tengah isu pergantian Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri itu dinilai masih memiliki peluang kuat, meski muncul isu keraguan terkait hubungan kekeluargaannya dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM.

Koordinator Justicia Networking Forum (JNF) Anto Yulianto. (Sumber Foto: JNF/Ist)

Koordinator Justicia Networking Forum (JNF) Anto Yulianto menilai dinamika tersebut justru dapat membuat posisi Komjem Karyoto semakin diperhitungkan. Menurutnya, rekam jejak, kompetensi, dan pengalaman Komjen Karyoto harus menjadi dasar utama dalam menilai calon Kapolri.

“Komjen Pol Karyoto tetap akan menjadi calon Kapolri meskipun terdapat persepsi atau kekhawatiran terkait potensi ketidaknetralan akibat hubungan kekeluargaan dengan seorang kepala daerah,” kata Anto, Rabu (29/7/2026).

Isu mengenai Komjen Karyoto mencuat setelah muncul pemberitaan dan informasi yang mengaitkan posisi Karyoto dengan hubungan keluarganya dengan Dedi Mulyadi. Dalam informasi tersebut, disebut adanya kekhawatiran mengenai potensi pengaruh hubungan keluarga terhadap netralitas Polri.

Namun, informasi tersebut merupakan isu yang beredar dan belum menjadi pernyataan resmi Presiden Prabowo Subianto mengenai pencalonan Komjen Karyoto sebagai Kapolri.

Anto mengatakan, kekhawatiran terkait hubungan keluarga tidak semestinya menjadi satu-satunya pertimbangan dalam menentukan calon pimpinan tertinggi Polri. Ia menilai kompetensi, integritas, rekam jejak, serta profesionalisme harus menjadi parameter utama.

“Bagi kami, penilaian terhadap kelayakan calon harus didasarkan pada integritas, kompetensi, rekam jejak, serta komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional, independen, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Menurut Anto, hubungan kekerabatan secara hukum tidak otomatis menjadi penghalang seseorang untuk menduduki jabatan publik. Sepanjang memenuhi persyaratan, mengikuti prosedur yang sah, serta tidak terdapat penyalahgunaan kewenangan, hubungan keluarga tidak dapat dijadikan dasar tunggal untuk menggugurkan seseorang dari bursa jabatan.

“Hubungan darah atau kekerabatan semata tidak otomatis melahirkan pelanggaran. Selama memenuhi syarat, memiliki kompetensi, melalui prosedur yang sah, serta tidak terdapat penyalahgunaan kewenangan, maka secara administratif pengangkatan jabatan tersebut dapat dibenarkan,” katanya.

Anto juga menyoroti popularitas Dedi Mulyadi yang semakin kuat di tingkat nasional. Menurutnya, posisi politik KDM yang semakin dikenal publik membuat isu hubungan keluarga dengan Komjen Karyoto ikut menjadi perhatian dalam pembahasan bursa Kapolri.

Dari perspektif politik, kata Anto, pertimbangan mengenai netralitas institusi strategis seperti Polri merupakan hal yang wajar. Namun, keputusan terhadap calon Kapolri tetap harus mengedepankan aspek profesionalitas dan rekam jejak.

“Penolakan calon hanya karena hubungan keluarga juga memiliki risiko politik. Langkah tersebut dapat menimbulkan persepsi bahwa pemerintah lebih mempertimbangkan kalkulasi politik daripada aspek kompetensi, rekam jejak, dan profesionalitas calon,” tutur Anto.

Di sisi lain, nama Komjen Karyoto dinilai memiliki modal pengalaman yang kuat. Sebelum dipercaya menjadi Kabaharkam Polri, Komjen Karyoto menjabat Kapolda Metro Jaya. Ia juga memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan penegakan hukum, termasuk pernah bertugas sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK.

BacaJuga :

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

Peringati Kudatuli, DPC PDIP Kabupaten Malang: Demokrasi Harus Terus Diperjuangkan

Komjen Karyoto resmi menjabat Kabaharkam Polri pada Agustus 2025 setelah sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya. Dalam posisi tersebut, ia menjadi salah satu perwira tinggi Polri yang memegang tanggung jawab strategis dalam bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Anto menyebut dukungan terhadap Komjen Karyoto juga datang dari sejumlah kalangan, termasuk tokoh agama dan intelektual. Menurutnya, dukungan tersebut membuat nama Komjen Karyoto tetap menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan dalam bursa calon Kapolri.

“Meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai penggantian Kapolri, nama Komjen Pol Karyoto semakin mendapat dukungan yang menguat dari berbagai perspektif. Ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kandidat kuat dalam bursa calon Kapolri,” ujarnya.

Anto menilai perdebatan mengenai Komjen Karyoto justru menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap sosok yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin Polri. Karena itu, isu penolakan terhadap Komjen Karyoto, menurutnya, tidak serta-merta menghapus peluangnya.

“Komjen Pol Karyoto ditolak sebagai calon Kapolri malah akan semakin meroket,” pungkas Anto. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Justicia Networking ForumPOLRI

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Komjen Karyoto Disebut Masuk Bursa Calon Kapolri, JNF: Penolakan Malah Bikin Namanya Meroket

MUI Gresik Tekankan Profesionalisme Petugas Bimbingan Rohani

Rakor KKMI Dukun Bahas KMA 736-737, TPG Guru Jadi Perhatian

Gresik Raih Peringkat 1 Indeks Perlindungan Anak Jatim, Masuk 3 Besar Nasional

Mahasiswa UNIRA Malang Racik Wisata Sumber Duren Kecopokan Berbasis Potensi Lokal

Pemkab Majalengka Dorong Ruang Aman Anak, dari Rumah hingga Dunia Digital

Bakorwil Malang dan Pemkab Malang Percepat Pembangunan Koridor Selatan Jatim

Raih 6 Medali Peparprov, Atlet NPCI Kabupaten Malang Belum Terima Bonus

Pengamat Hukum Soroti Bentrokan Matraman: Konflik Individu Jangan Jadi Konflik Kelompok

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

Prev Next

POPULER HARI INI

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

Modus Baru Penyelundupan Timah di Belitung, Disamarkan Bersama Oli Bekas dan Burung

Mahasiswa UNIRA Malang Racik Wisata Sumber Duren Kecopokan Berbasis Potensi Lokal

Bakorwil Malang dan Pemkab Malang Percepat Pembangunan Koridor Selatan Jatim

Pengamat Hukum Soroti Bentrokan Matraman: Konflik Individu Jangan Jadi Konflik Kelompok

BERITA LAINNYA

Komjen Karyoto Disebut Masuk Bursa Calon Kapolri, JNF: Penolakan Malah Bikin Namanya Meroket

MUI Gresik Tekankan Profesionalisme Petugas Bimbingan Rohani

Rakor KKMI Dukun Bahas KMA 736-737, TPG Guru Jadi Perhatian

Gresik Raih Peringkat 1 Indeks Perlindungan Anak Jatim, Masuk 3 Besar Nasional

Mahasiswa UNIRA Malang Racik Wisata Sumber Duren Kecopokan Berbasis Potensi Lokal

Pemkab Majalengka Dorong Ruang Aman Anak, dari Rumah hingga Dunia Digital

Bakorwil Malang dan Pemkab Malang Percepat Pembangunan Koridor Selatan Jatim

Raih 6 Medali Peparprov, Atlet NPCI Kabupaten Malang Belum Terima Bonus

Pengamat Hukum Soroti Bentrokan Matraman: Konflik Individu Jangan Jadi Konflik Kelompok

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Puma Al Aljun FA Wakili Majalengka di Piala Soeratin U-15 Jawa Barat

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved