JAVASATU.COM- Lapas Kelas I Malang panen kacang tanah sekaligus meresmikan toko daring PRIME L’SIMA di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Malang, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas I Malang Teguh Pamuji dan dihadiri Kepala Lapas Perempuan Malang Endang Margiati, jajaran Forkopimda, unsur TNI-Polri, pemerintah desa, kelompok tani, investor, serta mitra pihak ketiga, termasuk PT PRIME 4.0.
Lapas Kelas I Malang mengelola lahan pertanian kacang tanah seluas sekitar 10 hektare di kawasan SAE bekerja sama dengan PT PRIME 4.0.
Dari panen tahap awal, diperoleh sekitar 9 ton kacang tanah dari 1 hektare lahan. Panen akan dilanjutkan secara bertahap hingga bulan depan.
Seluruh proses pengolahan lahan hingga panen dilakukan oleh warga binaan dengan pendampingan petugas SAE dan mitra pihak ketiga.
Warga binaan yang terlibat dalam program pertanian tersebut mendapatkan premi kerja yang akan diberikan sesuai ketentuan saat yang bersangkutan bebas.
Selain panen, Lapas Kelas I Malang juga meluncurkan toko online PRIME L’SIMA sebagai sarana pemasaran hasil produksi SAE.
Kepala Lapas Kelas I Malang Teguh Pamuji menyatakan, kehadiran PRIME L’SIMA diharapkan dapat memperluas akses pasar serta meningkatkan nilai jual produk hasil pembinaan.
Kata dia, kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan program pembinaan kemandirian warga binaan berbasis pertanian.
“Peluncuran PRIME L’SIMA merupakan upaya memperkuat pemasaran hasil SAE agar memiliki daya saing. Kolaborasi dengan investor dan dukungan Forkopimda, TNI, serta Polri menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembinaan kemandirian, dari proses produksi hingga pemasaran,” ujar Teguh.
Program SAE Lapas Kelas I Malang terus dikembangkan sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan warga binaan dengan melibatkan sinergi lintas sektor.
“Melalui program ini, lapas menargetkan pembinaan yang berorientasi pada kemandirian dan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (dop/nuh)