JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri kembali menggelontorkan anggaran sebesar Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) pada 2026. Pada tahap ketiga ini, fokus pekerjaan diarahkan pada pemasangan atap stadion yang ditargetkan selesai pada akhir tahun.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito memastikan pekerjaan konstruksi tahap ketiga berjalan sesuai jadwal. Berdasarkan kontrak kerja, proyek tersebut dilaksanakan selama 180 hari kalender, mulai 3 Juni hingga 29 November 2026.
“Bobot pekerjaan terbesar tahap ini, 70 persen pada pekerjaan pemasangan atap. Pemasangan atap kita selesaikan di 2026,” kata Mas Dhito saat meninjau progres pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Selasa (9/6/2026).
Selain pemasangan atap, pembangunan tahap ketiga juga mencakup pengembangan kawasan stadion atau site development. Salah satu pekerjaan yang dikebut yakni pembangunan akses jalan yang nantinya digunakan oleh suporter dan pengunjung stadion.
Menurut Mas Dhito, pembangunan stadion yang menjadi salah satu proyek strategis daerah tersebut harus berjalan sesuai aturan dan terbebas dari potensi maladministrasi. Karena itu, setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan pendampingan dari Kejaksaan Tinggi serta supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Karena apapun step by step yang kita lakukan kita konsultasikan segala sesuatunya supaya tidak ada catatan mal administrasi,” ujarnya.
Stadion Gelora Daha Jayati yang berlokasi di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, merupakan proyek pembangunan multiyears yang dimulai sejak 2023. Pengerjaan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan konstruksi dan kemampuan anggaran daerah.
Pada tahap keempat yang dijadwalkan berlangsung pada 2027, Pemerintah Kabupaten Kediri akan melanjutkan pembangunan jalan kawasan stadion, pemasangan lampu stadion, pekerjaan arsitektur, hingga pemasangan sekitar 10 ribu kursi penonton.
Meski pembangunan masih berlanjut, Mas Dhito berharap Stadion Gelora Daha Jayati sudah bisa mulai dimanfaatkan pada 2027. Untuk mewujudkan target tersebut, Pemkab Kediri akan berkonsultasi dengan PSSI guna mengetahui standar minimum yang harus dipenuhi agar stadion dapat digunakan sembari menunggu penyelesaian pembangunan secara keseluruhan.
“Kita akan konsultasi dengan konsultan dari PSSI, kira-kira standar minimalnya apa dulu untuk 2026, karena 2027 kita masih berlanjut,” pungkasnya.
Dengan rampungnya pemasangan atap pada 2026, progres pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati diharapkan semakin mendekati target operasional.
Stadion ini diproyeksikan menjadi fasilitas olahraga representatif bagi masyarakat Kabupaten Kediri sekaligus mendukung pengembangan sepak bola dan kegiatan olahraga di daerah. (kur/arf)