email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 24 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemuda Banyuwangi Ciptakan Aplikasi AI “SeeShark” untuk Selamatkan Hiu Indonesia

by Syaiful Arif
4 November 2025

JAVASATU.COM- Di tengah krisis populasi hiu di Indonesia, seorang pemuda asal Banyuwangi Jawa Timur menciptakan terobosan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pelestarian predator puncak laut tersebut.

Oka Bayu Pratama memperlihatkan Hiu Martil, salah satu spesies yang dilindungi. (Foto: Dok/Ist)

Ia adalah Oka Bayu Pratama (24), inovator muda yang mengembangkan aplikasi SeeShark, sistem AI pertama di Indonesia yang mampu mengidentifikasi spesies hiu secara cepat dan akurat hanya dari foto potongan tubuhnya.

Inovasi ini lahir dari keprihatinan Oka terhadap fakta ironis bahwa Indonesia menjadi negara penangkap hiu terbesar di dunia, meski memiliki keanekaragaman hiu tertinggi, yakni 114 dari 500 spesies hiu dunia.

“Kami sering lihat di pelabuhan, hiu sudah dipotong-potong. Petugas kesulitan mencatat jenisnya karena identifikasi dilakukan manual. Dari situ saya pikir, kenapa tidak pakai AI saja,” ujar Oka, Selasa (4/11/2025).

Dari Budidaya Lele ke Inovasi Konservasi

Berbekal kemampuan di bidang AI, IoT, dan Web Development, Oka mengembangkan SeeShark secara mandiri dengan modal dari hasil budidaya lele yang ia jalankan di kampung halamannya, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

“Saya biayai riset ini dari hasil budidaya lele. Uang itu saya pakai untuk beli peralatan, turun ke pelabuhan, dan melatih model AI agar bisa mengenali pola tiap spesies hiu,” kata mahasiswa Universitas Airlangga ini.

Aplikasi SeeShark menggunakan teknologi deep learning untuk mengenali pola pada kulit, sirip, atau bagian tubuh hiu lainnya. Dengan database 9.600 foto dari 10 spesies hiu rentan, SeeShark mampu mengidentifikasi spesies dengan akurasi 95,3 persen hanya dalam hitungan detik.

Selain itu, aplikasi ini menampilkan status konservasi IUCN dan status perlindungan CITES, memberikan peringatan otomatis bagi petugas jika spesies yang didaratkan masuk kategori dilindungi.

Dipakai di Tiga Pelabuhan dan Diakui BRIN

SeeShark telah diuji di tiga pelabuhan utama, yakni Banyuwangi, Lamongan, dan Lombok Timur dan telah membantu mengidentifikasi lebih dari 1.000 gambar hiu di lapangan.

Aplikasi ini juga telah divalidasi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta memperoleh dua hak cipta dan satu permohonan paten.

Dukungan Garda Lestari dan Filosofi Kesejahteraan

Inovasi SeeShark dikembangkan di bawah naungan organisasi kepemudaan Garda Lestari, yang berprinsip “Kelestarian Sejati Dimulai dari Kesejahteraan.”

BacaJuga :

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

Ketua Garda Lestari Andri Saputra menilai teknologi seperti SeeShark bisa menjembatani kepentingan ekonomi nelayan dan konservasi lingkungan.

“Dengan data akurat, pengelolaan sumber daya laut bisa lebih adil dan berkelanjutan. Kami ingin teknologi ini menjadi alat pemberdayaan, bukan penghalang ekonomi,” ujarnya.

Selain sektor maritim, Garda Lestari juga mengembangkan proyek ekonomi hijau seperti Kampung Aren (Si Macan) di Banyuwangi untuk memberdayakan masyarakat melalui hilirisasi nira aren.

Masuk Finalis Nasional SATU Indonesia Awards 2025

Inovasi SeeShark membawa Oka masuk 10 besar finalis nasional 16th SATU Indonesia Awards 2025 kategori Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna. Program apresiasi tahunan PT Astra International Tbk ini diikuti lebih dari 17 ribu peserta dari seluruh Indonesia.

“Saya tidak menyangka bisa masuk 10 besar. Ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tapi bukti bahwa inovasi dari daerah juga bisa berkontribusi untuk dunia,” kata Oka.

Publik dapat mendukung Oka melalui voting online di situs resmi astra.co.id hingga 4 November 2025.

Dengan semangat dan ketekunan, pemuda Banyuwangi ini membuktikan bahwa pelestarian laut bisa dimulai dari tangan anak muda desa — dan satu ide besar berbasis AI. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: AIAplikasiDesa BayuHiuKecamatan SonggonSeeSharkTekonologi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

Persib vs Arema, 40 Bus Aremania ke Bandung, Bawa Misi Damai dan Silaturahmi

450 Atlet Muda Ramaikan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

Nasky: Menteri Imipas Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Ilegal sesuai Asta Cita Presiden

Polda Jateng Tangkap Bandar Narkoba di Demak

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Sabu “Tempel”, 36,64 Gram Diamankan

ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Prev Next

POPULER HARI INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

BERITA LAINNYA

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

450 Atlet Muda Ramaikan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

Nasky: Menteri Imipas Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Ilegal sesuai Asta Cita Presiden

Polda Jateng Tangkap Bandar Narkoba di Demak

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Sabu “Tempel”, 36,64 Gram Diamankan

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d