JAVASATU.COM- Perputaran ekonomi dari gelaran MS Glow For Men Malang Half Marathon 2026 disebut menembus angka Rp20 miliar. Event lari yang digelar Minggu (26/4/2026) dengan start di Balai Kota Malang dan finish di Stadion Gajayana ini sukses menarik ribuan peserta dari berbagai daerah.

Founder J99 Corp, Gilang Widya Pramana (Juragan 99), sekaligus pemilik MS Glow, mengungkapkan bahwa dampak ekonomi dari event ini terasa langsung, terutama di sektor perhotelan dan UMKM.
“Satu runner biasanya membawa keluarga. Jadi benar-benar dampaknya besar untuk Kota Malang, dengan estimasi perputaran ekonomi di atas Rp20 miliar,” ujar Gilang.
Menurut Juragan 99, kehadiran ribuan peserta yang sebagian besar datang bersama keluarga turut meningkatkan okupansi hotel, menggerakkan sektor kuliner, serta memperkuat peran UMKM. Para peserta bahkan telah datang sejak beberapa hari sebelum lomba untuk berwisata di Kota Malang.
Ia menegaskan, ajang ini memang dirancang untuk mendorong sport tourism di Kota Malang sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
“Visi saya sederhana: saya ingin memajukan kota kelahiran saya melalui sport tourism. Lewat event ini, kita menarik ribuan pelari dari luar kota bahkan luar negeri. Dampaknya nyata; hotel penuh, kuliner UMKM laku keras,” katanya.
Dengan target 7.000 peserta dari kategori 21,1K, 10K, dan 5K, event ini menjadi magnet baru bagi komunitas lari nasional. Antusiasme warga lokal juga disebut meningkat signifikan.
“Target 7.000 peserta adalah angka yang menantang tapi realistis. Saya sangat senang melihat warga Malang mulai ‘demam lari’. Harapan saya, ini jadi pesta rakyat,” jelasnya.
Rute lomba dirancang melewati titik-titik ikonik Kota Malang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi peserta.
“Kami ingin pelari merasakan vibe Kota Malang, dari Balai Kota hingga Stadion Gajayana. Rutenya melewati landmark bersejarah agar pelari tidak hanya capek, tapi juga terhibur,” ungkap Gilang.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam menyukseskan event berskala besar seperti ini.
“Kalau swasta berjalan sendiri tidak akan bisa. Dukungan dari pemerintah kota hingga tingkat bawah sangat luar biasa dan membuat event ini sukses,” ujarnya.
Ke depan, Gilang menargetkan peningkatan skala event, termasuk jumlah peserta hingga dua kali lipat dan kehadiran pelari internasional.
“Tahun depan insyaallah kita tingkatkan lagi menjadi 12.000 sampai 14.000 peserta. Kami ingin Malang jadi destinasi utama para runner,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan dukungannya terhadap event ini sebagai bagian dari pengembangan sport tourism daerah.
“Saya sangat mendukung event ini karena memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan menjadi bagian dari program unggulan Kota Malang,” ujar Wahyu.
Ia menilai event ini mampu memberikan pengalaman berbeda bagi peserta sekaligus mengangkat citra Kota Malang.
“Banyak pelari mengatakan event di Kota Malang berbeda, kotanya sejuk, pengamanannya baik, dan pelaksanaannya bagus. Ini menjadi kebanggaan bagi kami,” katanya.
Wahyu memastikan, MS Glow For Men Malang Half Marathon akan masuk dalam agenda tahunan kota mulai 2027.
“Ke depan ini akan menjadi event tahunan sebagai bagian dari sport tourism Kota Malang,” pungkasnya.
Dengan capaian perputaran ekonomi hingga Rp20 miliar, MS GLOW For Men Malang Half Marathon 2026 dinilai menjadi salah satu event strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis sport tourism. (saf)