email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Portal Bendungan Lahor Dibuka Paksa, Warga Tolak Retribusi Akses Malang-Blitar

by Agung Baskoro
2 April 2026

JAVASATU.COM- Sejumlah warga membuka paksa portal pintu masuk Bendungan Lahor, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, sebagai bentuk penolakan terhadap retribusi yang selama ini diberlakukan. Aksi tersebut terjadi sejak Senin (30/3/2026) dan hingga Rabu (1/4/2026) akses Malang–Blitar masih bisa dilalui tanpa pungutan biaya.

Credit: Agung Baskoro

Salah satu warga, Hadi Wiyono atau yang akrab disapa Pak Dur, menilai penarikan retribusi tidak memiliki dasar yang jelas.

“Pertimbangannya tidak boleh ada retribusi karena itu bukan aset milik pemerintah daerah, tapi milik BUMN,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).

Pantauan di lokasi, tidak ada petugas yang berjaga di loket pintu masuk. Bahkan, sebuah banner bertuliskan “Portal Gratis untuk Seluruh Rakyat Indonesia” terpasang di atas loket. Kondisi ini membuat seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, bebas melintas tanpa pembayaran.

Pak Dur menyebut, aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap kebijakan retribusi yang dinilai tidak transparan.

“Semua warga kecewa, hasil retribusi ke mana dan untuk apa? Itu yang dipertanyakan,” katanya.

Ia menegaskan, warga berharap portal tetap dibuka tanpa pungutan ke depan.

“Tuntutannya jelas, tidak boleh ada retribusi,” tegasnya.

BacaJuga :

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Menurutnya, penolakan tidak hanya datang dari warga Sumberpucung, tetapi juga dari beberapa kecamatan lain yang terdampak kebijakan tersebut.

“Kalau tetap diberlakukan, warga tidak akan tinggal diam,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak Perum Jasa Tirta I selaku pengelola Bendungan Lahor belum memberikan keterangan resmi terkait aksi pembukaan portal dan penolakan retribusi tersebut. (agb/nuh)

Share this:

  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook

Like this:

Like Loading...
Tags: BendunganKabupaten Malangkecamatan sumberpucungPortalRetribusi

Comments 14

  1. Darma S says:
    2 minggu ago

    Sebetulnya kalau seperti yg sdh berjalan lama bayar pakai uang tunai 1,000,- mungkin masyarakat tidak muncul emosi mendadak seperti ini,,,tapi semenjak dirubah cara bayar pakai e-tol itw yg juga ikut membuat masyarakat emosi,,,kenapa hanya lewat begitu saja kok harus pakai e-tol,,,??? Tidak semua orang itw memilikinya,,,apakah kita harus putar balik jauh lagi lewat jalur bis untuk menuju ke malang,,,??? Terimakasih salam sejahtera dan sehat selalu utk seluruh WNI,,Amin YRA,,,

    Balas
  2. Garendikuswanto says:
    2 minggu ago

    Uang retribusi jg bisa buat memperbaiki jalan jg, menurut saya sebagai warga karangkates tahun demi tahun kaya gak ada perubahan, jalan pun banyak yg rusak

    Balas
  3. Garendikuswanto says:
    2 minggu ago

    Bendungan gak ada indah2 nya sama sekali tiap tahun, kl pun berbayar seharusnya buatlah taman2 bunga2 yg terawat dan selalu bersih dengan mengambil jasa karyawan warga area bendungan paling nggak, ya itung2 mambuka lapangan pekerjaan secara shift jangan kan rumput yg tinggi2 sperti gak enak dipandang, tiru tata2 kotaw besar cara perawatan taman dengan mepekerjakan warga area bendungan paling nggak, imbasnya kl pemandangan bagus kan yg mampir banyak buat berwisata dan umkm yg jualan kena dampak untungnya jg

    Balas
  4. Deni says:
    2 minggu ago

    Sebenarnya kami yg beberapa kali lewat situ TDK masalah sih jika ditarik 1000 rupiah saja.. tapi akhir² ini jadi ribet cara bayarnya hrs pakai e tol segala, ini yg bikin ruwet..

    Balas
  5. zazaenal4 says:
    2 minggu ago

    Aneh memang, pejabat selalu saja berpikirnya bagaimana cara untuk mendapatkan uang dari rakyat lewat pungutan², sama sekali tidak pernah berpikir untuk mensejaterahkan rakyatnya

    Balas
  6. Edy Sukahar says:
    2 minggu ago

    Syukur kapok dibuka warga. Setiap lewat harus pakai e toll… Jadi selama ramadhan lewat arah timur atau barat. Biar mampus petugasnya tidak dapat uang lagi.

    Balas
  7. Agus bidi says:
    2 minggu ago

    Karena mmg bukan jalan umum., juga bukan jln.milik pemkab malang…..kami faham itu. Mangkanya kami rela bayar kalo lewat situ. Lbh cepat dan lbh aman

    Balas
    • Tohir says:
      2 minggu ago

      Jalan berbayar ya Om, hasil retribusi itu ratusan juta per hari ya Om,
      Saya gak faham Uangnya masuk kantong siapa ya Om ? Kalo untuk perawatan jalan brp juta per bulan?
      Jembatan Suramadu yg lewat laut bisa gratis, masa ini lewan jln bendungan berbayar

      Balas
    • TOHIR says:
      2 minggu ago

      Haaaaaa silahkan anda bebas berkomentar

      Balas
  8. bambang erlianto says:
    2 minggu ago

    Pengelolanya GOBLOX,,, saya dari dulu lewat tidak Sudi bayar,, uang retribusi hanya utk kadang korupsi,,,

    Balas
  9. Hendra Aristyawan says:
    2 minggu ago

    Iya benar ini. Itu alih2 setiap yg lewat diharuskan membeli tiket bendungan, padahal hanya lewat aja karena merupakan jalan alternatif yang aman. Daripada lewat luar jalannya berkelok-kelok

    Yang istirahat aja silahkan ditarik parkir.
    Bendungannya juga gitu2 aja. Ya silahkan dikelola untuk ada permainan2 air, biar lebih menarik dan orang2 berhenti menikmati pemandangan, keindahan serta buat istirahat

    Balas
    • Wahyu PW says:
      2 minggu ago

      Nah….
      Ini cocog..
      Hidup rakyat.

      Balas
  10. Cipto Bambang says:
    2 minggu ago

    Kenapa jika ada yg mudah malah di persulit, lha wong sepedah roda dua kok suruh pakai e tol..

    Balas
  11. Cipto Bambang says:
    2 minggu ago

    Sangat setuju , khusus sepeda roda dua gratis lebih baik, apalagi roda dua ojol,

    Balas

Leave a ReplyCancel reply

BERITA TERBARU

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Lapas Malang Perangi HP Ilegal, Pungli dan Narkoba: Tanpa Kompromi

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Perayaan Hari Keris di Bakorwil Malang, Tugu Tirta Gaungkan Inovasi Air Bersih

Kecamatan Bungah Juara Umum MTQ Gresik 2026

Jaga Sumber Air DAS Brantas, 100 Pohon Ditanam di Hulu Kota Batu

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Kecamatan Bungah Juara Umum MTQ Gresik 2026

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Jaga Sumber Air DAS Brantas, 100 Pohon Ditanam di Hulu Kota Batu

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Pelatihan Juru Masak MBG Batch 3 di Blitar, Peserta Uji Kompetensi Masakan Indonesia

Band Emo Asal Sidoarjo Decemberism Rilis “A Summer Bluer”, tentang Perpisahan

Munas IKAPETE, Prof Masykuri Terpilih Lagi, Targetkan Penguatan Program Nasional

TNI Tegaskan Dua Insiden Penembakan di Papua Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Aksi KKB Tewaskan 12 Orang, Warga Sinak Terpaksa Mengungsi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d