email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 24 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Peternak Sapi Junrejo Kota Batu Pesimis Disinfektan Bisa Cegah PMK

by Wiyono
19 Mei 2022

JAVASATU.COM-BATU- Antisipasi dan pencegahan merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan memberikan penyemprotan cairan disinfektan dinilai oleh peternak sapi Desa Junrejo kecamatan Junrejo kota Batu masih kurang efektif, karena meski disemprot Disinfektan, belasan sapi di kota Batu mati akibat wabah PMK.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyerahkan bantuan desinfektan dan vitamin kepada peternak di posko PMK Junrejo. (Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Suwadi seorang peternak sapi warga RW 08 desa Junrejo di Posko PMK desa Junrejo di acara sambang Walikota Batu, Kamis (19/5/2022) pagi mengatakan meski kandang sapi disemprot disinfektan, sapi miliknya yang terserang wabah PMK tak bisa diselamatkan, dua ekor sapi mati.

“Sudah disemprot disinfektan dan sudah dapat bantuan obat dari dinas pertanian, ternyata juga tak dapat mencegah virus PMK. sapi saya dua, pedet (anak sapi) dan dewasa mati terserang wabah PMK, mohon solusinya” kata Suwadi dihadapan Walikota Batu Dewanti Rumpoko, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Sugeng Pramono dan beberapa pejabat lainnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya sengaja datang ke acara sambang Wali Kota di Posko PMK Junrejo bersama teman, namun temannya berhalangan hadir karena mengubur sapi yang mati terserang wabah PMK.

Sementara itu, Pendik Kepala Dusun (Kasun) Jeding Desa Junrejo membenarkan, jika dalam dua hari terakhir ini banyak warga dusun Jeding yang kehilangan sapi akibat terserang wabah PMK.

“Dari laporan warga, sapi yang mati akibat PMK adalah sapi milik Suwadi warga RW 8, itu ada dua sapi, kemudian sapi milik Misnu warga RW 08” ungkap Pendik.

Selain sapi milik warga RW 8, Pendik juga menyebut terdapat sapi milik warga RW 7 yaitu milik Dulawi, Sukadi dan Winarto.

BacaJuga :

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

Maling Emas Ngantang Dibekuk, Polisi Sita 16 Keping dan Uang Tunai

Sementara menyikapi keluhan peternak sapi warga Desa Junrejo, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sugeng Pramono meminta kepada para peternak sapi untuk tenang dan tidak panik karena sapi terkena wabah PMK bisa disembuhkan.

“Untuk mengantisipasi merebaknya virus PMK, masyarakat umum tidak boleh sembarang masuk kandang sapi. Sementara pemiliknya harus dalam kondisi bersih jika masuk kandang, karena virus ini sangat kuat. Yang penting protokol kesehatan harus dijaga” ungkap Sugeng Pramono. (Yon/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dewanti RumpokoDinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota BatuKecamatan JunrejoPenyakit Mulut dan KukuPMK Kota Batu

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Hari Tani Nasional, AMARAH Brawijaya Aksi di DPRD Kota Malang, Ini Tuntutannya

Hari Tani Nasional, Anak TK di Depok Belajar Jadi Petani dari Kebun Sekolah

Pemkab Gresik Ajak Warga Cek dan Perbarui DTSEN

Kopi Keliling Polisi di Gresik, Warga Bisa Sampaikan Keluhan Kamtibmas

Hari Tani, Mas Dhito Bangun 26 Sumur Submersible untuk Hadapi Kemarau

Ngalam Hebak Gelar Panggung Budaya 14 Jam di Celaket, Ini Rutenya

Jelang HUT ke-81 TNI, H.B.L. Mantiri Pesan Prajurit Tetap Solid

Pramuka Gresik Mulai Beralih ke Administrasi Digital

Motor Dicuri di Rest Area Wahas Gresik, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

Petrokimia Gresik dan MUI Bahas Pemberdayaan Ekonomi Umat

Prev Next

POPULER HARI INI

Agum Gumelar Ingatkan Prajurit TNI Pegang Teguh Sapta Marga

SOR Baribis Majalengka Tetap Dibangun, Desain Digeser 20 Meter karena Sesar

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

BERITA LAINNYA

Hari Tani Nasional, AMARAH Brawijaya Aksi di DPRD Kota Malang, Ini Tuntutannya

Hari Tani Nasional, Anak TK di Depok Belajar Jadi Petani dari Kebun Sekolah

Pemkab Gresik Ajak Warga Cek dan Perbarui DTSEN

Kopi Keliling Polisi di Gresik, Warga Bisa Sampaikan Keluhan Kamtibmas

Hari Tani, Mas Dhito Bangun 26 Sumur Submersible untuk Hadapi Kemarau

Ngalam Hebak Gelar Panggung Budaya 14 Jam di Celaket, Ini Rutenya

Jelang HUT ke-81 TNI, H.B.L. Mantiri Pesan Prajurit Tetap Solid

Pramuka Gresik Mulai Beralih ke Administrasi Digital

Motor Dicuri di Rest Area Wahas Gresik, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

Petrokimia Gresik dan MUI Bahas Pemberdayaan Ekonomi Umat

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Jembatan Sasak Beureum Sumedang Ditargetkan Rampung 28 Desember

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved