email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 24 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Jadi Pit Stop Terakhir Misi Ekspedisi Bengawan Solo, Ini Sekilas Desa Bedanten

by Sudasir Al Ayyubi
15 Agustus 2022

JAVASATU.COM-GRESIK- Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menerangkan, Misi Ekspedisi Bengawan Solo (MEBS) 2022 merupakan aktivitas penelitian aspek lingkungan sosial, budaya, sejarah dan potensi ekonomi di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) utama Bengawan Solo.

(Foto: Istimewa)

“Ini merupakan suatu ekspedisi luar biasa dengan riset dan penelitian terpanjang yang dilakukan oleh komunitas MEBS dan Komunitas lainnya” kata Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik saat menyambut Komunitas Ekspedisi Bengawan Solo di Desa Bedanten Kecamatan Bungah, Minggu (14/8/2022).

Gus Yani membeberkan, berangkat dari Wonogiri Jawa Tengah pada tanggal 14 Juli 2022 dan berakhir di Desa Bedanten Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik pada tanggal 14 Agustus 2022. Ekspedisi sungai terpanjang di Pulau Jawa ini telah berlangsung selama 30 hari, dengan menempuh jarak sejauh 462 kilometer, melintasi 491 desa yang berada di 12 kota dan kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Naditira Bedanten merupakan Pit Stop terakhir dari Ekspedisi, Desa Naditira paling hilir yang mempunyai catatan sejarah dan jejak peninggalan juga menyambung sejarah dengan Bengawan Solo” ungkapnya.

Diceritakan, di wilayah Kabupaten Gresik, berdasar prasasti Canggu, desa-desa tepian Bengawan solo yang disinggahi Raja Hayam Wuruk berturut turut salah satunya adalah i Madanten (di Bedanten) sebagai salah satu desa tepian sungai yang melayani jasa tambangan atau penyeberangan (naditira Pradeca) tersebut dengan nama ‘Medanten. atau sekarang yang dikenal Desa Bedanten.

Untuk itu, Bupati mengajak generasi muda sekarang dan yang akan datang untuk sadar sejarah, Menurutnya, dari sejarah dapat belajar tentang kejayaan masa lampau dan dari sejarah pula dapat melihat kehancuran.

Didampingi Anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Abu Hassan, Forkopimcam Bungah, dan Kepala Desa Bedanten Abdul Madjid, Bupati Gresik meresmikan museum untuk menyelamatkan temuan kuno atau peninggalan masa lalu dan mengunjungi salah satu makam yaitu makam Mbah Syayid Husaini.

BacaJuga :

Selamatan Dusun Tanjung Banjararum Malang Jadi Benteng Tradisi di Era Digital

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

Acara ini juga merupakan bentuk kolaborasi Pemdes Bedanten dengan MEBS dan beberapa komunitas lain diantaranya, Ademos Indonesia, National Geographic, Oi, Saya Pejalan Bijak, Stand Up Paddle dan lainnya.

Tak hanya seremonial akhir Ekspedisi, juga menggelar sarasehan bedah sejarah dan budaya Naditira Madanten 1358 refleksi nilai leluhur dalam upaya menjaga dan melestarikan bengawan dengan menghadirkan pembicara dan ahli sejarah serta diramaikan oleh musik adhibaya kesenian desa dan hiburan lainnya. (Bas/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Bengawan SoloDesa BedantenKecamatan Bungah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polres Malang Ziarah ke TMP Jelang HUT ke-80 Bhayangkara

Harga Ikan Anjlok, Nelayan Gresik Curhat ke Polisi

Gresik Dorong Hilirisasi Peternakan Kambing, Jadi Produk Bernilai Tambah

Wabup Gresik Tekankan Akuntabilitas Dana KONI

Usai Kalahkan Tiga Grandmaster, Nayaka Incar Norma GM di Vietnam

Polres Gresik Bedah Rumah Purnawirawan Polri Jelang HUT ke-80 Bhayangkara

Segini Harga Hyundai CRETA di Malang, Tiga Varian

Kelompok Eleanor Ilmu Komunikasi UMM Kenalkan Berrventure di SD Surya Buana Malang

Dua Pecatur Malang Sabet Best Board di Kejuaraan Dunia Catur 2026

Hyundai CRETA Hadir dengan Tiga Varian, Sesuaikan Gaya Hidup Konsumen

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Yayasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim Gresik Santuni 185 Yatim

Hyundai CRETA Hadir dengan Tiga Varian, Sesuaikan Gaya Hidup Konsumen

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

BERITA LAINNYA

Polres Malang Ziarah ke TMP Jelang HUT ke-80 Bhayangkara

Harga Ikan Anjlok, Nelayan Gresik Curhat ke Polisi

Gresik Dorong Hilirisasi Peternakan Kambing, Jadi Produk Bernilai Tambah

Wabup Gresik Tekankan Akuntabilitas Dana KONI

Usai Kalahkan Tiga Grandmaster, Nayaka Incar Norma GM di Vietnam

Polres Gresik Bedah Rumah Purnawirawan Polri Jelang HUT ke-80 Bhayangkara

Segini Harga Hyundai CRETA di Malang, Tiga Varian

Kelompok Eleanor Ilmu Komunikasi UMM Kenalkan Berrventure di SD Surya Buana Malang

Dua Pecatur Malang Sabet Best Board di Kejuaraan Dunia Catur 2026

Hyundai CRETA Hadir dengan Tiga Varian, Sesuaikan Gaya Hidup Konsumen

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

Kabupaten Malang 2026 Dapat Benih Tebu Rp40 Miliar, Program Dikawal Ketat

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved