email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemdes Senggreng Libas Stunting dengan Si Mudin

by Agung Baskoro
27 Februari 2023

JAVASATU.COM-MALANG- Pemerintah Desa (Pemdes) Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang terus berupaya serius menekan angka sunting. Langkah yang dilakukan dengan inovasi program  yang diberi nama Sistem Mencegah Stunting Dini (Si Mudin).

Kades Senggreng, Dita saat sambutan launching Si Mudin. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Ini merupakan program baru yang dibuat Pemdes Senggreng, utamanya adalah mencegah terjadinya anak stunting sejak dini. Dengan cara menerjunkan petugas atau kader yang di ambil dari setiap Rukun Tetangga (RT).

Para kader tersebut selain memantau kesehatan para tetangga dekatnya, juga ditugaskan memberikan edukasi kepada pasangan yang akan mengajukan permohonan pernikahan.

Selanjutnya pasangan yang mengajukan permohonan nikah, nantinya akan dicatat oleh petugas pencatatan pernikahan di desa atau biasa disebut ‘Pak Modin’. Pencatatan tersebut nantinya akan dimasukkan kedalam Si Mudin.

Kepala Desa (Kades) Senggreng Rendyta Witrayani Setyawan mengatakan, inovasi Si Mudin ini merupakan program percepatan dan akurat dalam mengatasi stunting.

“Pak Mudin ini akan memasukkan data si calon pengantin ke sistem. Yang secara otomatis, datanya akan muncul dalam sistem dan bisa langsung dipantau oleh kader stunting kita. Jika datanya sudah masuk, barulah giliran kader stunting ini yang bergerak untuk mendatangi si calon pengantin untuk melakukan edukasi secara berkala,” ujar wanita yang akrab disapa Dita itu, Senin (27/2/2023).

(Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Kepala desa yang viral dengan kecantikannya itu juga menyebut bahwa, ia sudah mempersiapkan 34 kader terbaiknya, untuk menuju desa Zero stunting.

“Jadi one kader one RT. Kalau Pak Modin yang mencatat pengajuan pernikahan ada dua orang,” imbuh Dita.

BacaJuga :

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Dituding Pungli, Pengelola Coban Sewu Bantah dan Akan Tempuh Hukum

(Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Diakui oleh Dita, bahwa di wilayahnya terdapat 36 anak yang dalam kondisi stunting. Namun dengan segala upaya yang telah dilakukan, angka stunting di Desa Senggreng akan secepatnya turun. Termasuk dengan inovasi Si Mudin yang telah diluncurkan saat ini.

“Karena dengan adanya Si Mudin harapan kami juga mencegah stunting dari hulu yaitu edukasi dan pemeriksaan kepada calon pengantin. Sehingga dengan adanya sistem yang kami gagas ini, harapan ke depan angka stunting di Desa Senggreng zero,” pungkas Dita. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Desa SenggrengInovasi Desakecamatan sumberpucungPemdesRendyta Witrayani SetyawanSi Mudinstunting

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Camat Gresik Lepas 26 Kafilah MTQ Tingkat Kabupaten 2026, Targetkan Prestasi

Kemarau Mengintai, Bupati Yani Minta PMI Gresik Siaga Air Bersih

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved