email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 1 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mendengar Proposal Prabowo Soal Perdamaian Rusia-Ukraina

by Javasatu
18 Juni 2023
(Foto: Satupena/Istimewa)

Mendengar Proposal Prabowo Soal Perdamaian Rusia-Ukraina

Oleh: Denny JA – Konsultan Politik, Founder LSI-Denny JA, Penggagas Puisi Esai, Sastrawan, dan Penulis Buku

“Sebuah keberanian yang memukau.” Demikian komentar Sarang Shidore. Ia direktur studi dan peneliti senior di Quincy Institute for Responsible Statecraft, sebuah wadah pemikir Amerika Serikat.

Shirore memuji proposal Prabowo yang tak biasa. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue ke-20. Pertemuan ini berlangsung di Hotel Shangri-La Singapura pada tanggal 2 sampai dengan 4 Juni 2023, dihadiri oleh 41 negara.

Ujar Shidore, yang dimuat oleh This Weekend in Asia (South China Morning), “Pidato Prabowo memberikan perspektif yang berbeda dibandingkan yang sering kita dengar dari Washington dan sekutunya.” (1)

Kegiatan IISS Shangri-La Dialogue ini secara resmi dibuka oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.

Menhan Prabowo bersama Menhan Korsel dan Vice President European Commission diagendakan menjadi pembicara di sesi ketiga dengan tema pembahasan mengenai Resolving Regional Tensions.

Sebelumnya Menhan Prabowo melakukan pertemuan dengan delegasi Amerika Serikat dan Negara ASEAN pada pertemuan U.S. – Southeast Asia Countries Multilateral Meeting.

Ujar Prabowo, konflik Rusia-Ukrania telah menimbulkan ketidakpastian ekonomi bagi negara-negara Global South, seperti gangguan pada ekspor makanan dan bahan bakar.

“Perdamaian lebih baik dibandingkan kehancuran.” Tapi solusi yang ditawarkan Prabowo sungguh tak biasa.

Prabowo mengusulkan tiga pokok. Pertama, gencatan senjata antara Rusia dan Ukrania. Perang segera dihentikan.

Kedua, membangun zona demiliterisasi. Kedua belah pihak mundur sejauh 15 kilometer (kira-kira 10 mil) dari posisi depan masing-masing negara.

Zona demiliterisasi harus diawasi oleh pasukan penjaga perdamaian yang dikirimkan oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ketiga, Referendum PBB diadakan untuk memastikan objektivitas harapan mayoritas penduduk di wilayah bersengketa.

Isi proposal Prabowo mengejutkan. Tak heran, proposal ini kemudian menjadi percakapan internasional yang luas.

Saya menonton sesi tanya jawab Prabowo di acara itu dalam cuplikan video. Delegasi dari Eropa bertanya dan menyerang Prabowo agak keras.

“Mengapa dalam proposal itu anda melupakan bahwa Rusia adalah pihak yang mengintervensi. Dan Ukrania itu sebuah negara berdaulat. Bukankah jika proposal anda dijalankan, itu justru akan mengganggu keamanan Eropa?”

Ada pula yang bertanya. “Mengapa solusi anda seolah netral saja tak menyatakan siapa yang salah dan benar?”

Jawaban Prabowo kuat. Ia bicara lancar dalam bahasa Inggris. Cara menjawabnya penuh retorika. Argumennya menohok dengan pengalaman sejarah dunia ketiga.

Ujar Prabowo, “Jangan salah dalam menilai proposal ini. Saya memang sedang tidak lagi perlu menyatakan siapa salah dan siapa benar. Saya hanya memajukan cara menyelesaikan konflik di tahap yang sekarang.”

“Sikap Indonesia sudah sangat jelas. Kami termasuk yang melawan intervensi Rusia. Silahkan lihat catatannya.”

“Teman- teman di Eropa jangan lupakan. Kami mengalami intervensi jauh lebih buruk dibandingkan yang dialami kini oleh negara di Eropa.”

“Tanyalah kepada teman- teman di Vietnam. Tanyalah kepada teman- teman di Korea. Tanyalah kepada Timur Tengah, Afrika dan kami sendiri di Indonesia.”

“Kami sudah lebih dulu mengalami apa arti diintervensi dan penjajahan.”

“Tapi sekarang kita bicara solusinya. Zona demiliterisasi sudah pernah diterapkan. Ini bukan hal baru. Juga soal gencatan senjata dan referendum.”

Saya kutip pernyataan Prabowo di atas dari ingatan.

Usulan Prabowo soal menghentikan konflik Rusia- Ukrania mungkin diterima atau ditolak. Atau mungkin juga proposal itu akan lebih dielaborasi dikemudian hari.

Memang sudah cukup banyak ragam usulan untuk menghentikan perang Rusia- Ukrania. Antara lain, yang diajukan oleh ahli seperti Alexander J. Motyl. Menurutnya konflik Rusia- Ukrania hanya berhenti jika Ukrania menang perang. Atau jika Putin dibuat tak lagi berkuasa di Rusia.

Tapi bagaimana kah cara Ukrania bisa menang perang? Dibantu besar- besaran oleh NATO? Bagaimana pula membuat Putin tak lagi berkuasa di Rusia? Apakah NATO membantu untuk mengkudeta Putin?

Solusi di atas sama pula susahnya. Susah membayangkan Ukrania menang perang atas Rusia. Susah pula membayangkan mengkudeta Putin dari kekuasaan.

Tapi susah pula membayangkan jika Putin masih berkuasa ia menghentikan perang untuk mengalahkan Ukrania. Susah pula membayangkan Rusia mengalahkan Ukrania karena NATO tak akan membiarkan Rusia menang, yang membahayakan masa depan Eropa.

Semua solusi serba susah. Tapi melihat putra Indonesia mengajukan proposal untuk isu dunia yang kini paling hot, dihadapan 41 negara dari berbagai kekuatan yang ada, menimbulkan optimisme. Walau ujungnya, proposal itu juga ditolak oleh Ukrania.

Yess, Indonesia ini negara besar. Tahun 2045 diprediksi kita menjadi negara keempat terbesar secara ekonomi.

BacaJuga :

OPINI: Transfer Pengetahuan BUMN: Belajar Tak Sekadar Meniru

OPINI: Monitoring, Evaluasi dan Akuntabilitas, Kunci Keberhasilan Public Private Partnership

Negara besar harus pula melahirkan tokoh- tokoh yang besar pula, yang berani lantang ikut bersuara persoalan besar dunia.

Menonton Prabowo di panggung internasional itu melambungkan romantisme bangkitnya Indonesia di Forum Internasional. (*)

 


Catatan:
1. Berita soal respon atas proposal Prabowo
https://amp.scmp.com/week-asia/politics/article/3223563/asias-russia-west-balancing-act-show-push-peace-ukraine-indonesias-prabowo

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Source: Koordinator Satupena Jawa Timur, Akaha Taufan Aminudin
Tags: Denny JASatupenaSatupena Jawa Timur

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polres Gresik Dukung Sekolah Rakyat, Fokus Cetak Generasi Unggul

HUT ke-65 SMAN 1 Majalengka Meriah, Ada Bazar hingga GOR Baru

Kebakaran Sembayat, Pemkab Gresik Bantu Korban Pulihkan Rumah

Suyadi Bawa Bantuan Material untuk Pembangunan Pos Warga di Bakalankrajan

Sekolah Rakyat Gresik Tampung Siswa dari Lamongan dan Bawean

Dikira Suara Hujan, Warga Sumedang Kaget Kebun Seberang Rumah Terbakar

PN Malang Lakukan Konstatering Tanah dan Bangunan di Pahlawan Trip

Nasky Apresiasi Hoegeng Awards 2026, Cerminan Dedikasi Polri untuk Masyarakat

Tak Cuma Sekolah Gratis, Sekolah Rakyat Gresik Punya Program Tahfiz

405 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Gresik

Prev Next

POPULER HARI INI

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

Mutasi Besar Pemkot Malang, Erik Setyo Santoso Tak Lagi Jadi Sekda

Tiga Jalan Protokol Kota Batu Ditutup Minggu 2 Agustus 2026, Ini Rinciannya

Wanita Tewas Mengapung di Sumur Warga Bululawang Malang, Diselidiki Polisi

Jembatan Cilengke Majalengka Rusak, DPUTR Siapkan Perbaikan

BERITA LAINNYA

Polres Gresik Dukung Sekolah Rakyat, Fokus Cetak Generasi Unggul

HUT ke-65 SMAN 1 Majalengka Meriah, Ada Bazar hingga GOR Baru

Kebakaran Sembayat, Pemkab Gresik Bantu Korban Pulihkan Rumah

Suyadi Bawa Bantuan Material untuk Pembangunan Pos Warga di Bakalankrajan

Sekolah Rakyat Gresik Tampung Siswa dari Lamongan dan Bawean

Dikira Suara Hujan, Warga Sumedang Kaget Kebun Seberang Rumah Terbakar

PN Malang Lakukan Konstatering Tanah dan Bangunan di Pahlawan Trip

Nasky Apresiasi Hoegeng Awards 2026, Cerminan Dedikasi Polri untuk Masyarakat

Tak Cuma Sekolah Gratis, Sekolah Rakyat Gresik Punya Program Tahfiz

405 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Gresik

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

Tiga Jalan Protokol Kota Batu Ditutup Minggu 2 Agustus 2026, Ini Rinciannya

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

14,95 Ton Timah Ilegal Digagalkan di Pangkal Balam, Potensi Kerugian Rp9,76 Miliar

TransNusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur, Jakarta Terbang Tiga Kali Sehari

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved