email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 22 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

OPINI: Mampukah Kerja Sama Internasional Menyelamatkan Kinerja BUMN?

by Javasatu
10 Juni 2026
ilustrasi ai

OPINI

Mampukah Kerja Sama Internasional Menyelamatkan Kinerja BUMN?

Oleh: Evika Dwi Anggraini – Mahasiswa Administrasi Publik, FISIP Untag Banyuwangi
(Artikel ini untuk tugas perkuliahan)

BUMN atau Badan Usaha Milik Negara bukanlah lembaga pemerintahan, melainkan badan usaha yang memiliki peran sangat penting dalam membangun perekonomian Indonesia. BUMN tidak hanya bertugas mencari keuntungan, tetapi juga menjadi instrumen negara dalam menyediakan pelayanan publik, membuka lapangan pekerjaan, serta menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Namun, di tengah persaingan global dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, BUMN menghadapi sejumlah tantangan serius, seperti kurangnya inovasi, rendahnya efisiensi, serta tata kelola yang masih belum optimal. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan: mampukah kerja sama internasional menjadi jalan untuk menyelamatkan kinerja BUMN?

Pada dasarnya, kerja sama internasional tidak hanya sekadar hubungan bisnis antarnegara, tetapi juga menjadi sarana untuk memperoleh pengetahuan, pengalaman, teknologi, serta sistem pengelolaan yang lebih maju dari negara-negara lain yang telah berhasil menerapkannya. Tidak sedikit negara berkembang yang berhasil meningkatkan kualitas perusahaan dalam negerinya melalui kolaborasi global dan transfer pengetahuan dengan negara lain.

Salah satu manfaat utama kerja sama internasional adalah transfer pengetahuan (knowledge transfer). Melalui kerja sama dengan perusahaan asing, BUMN dapat mempelajari sistem manajemen modern, penggunaan teknologi canggih, hingga strategi pelayanan yang lebih efektif. Transfer pengetahuan menjadi sangat penting karena kemajuan perusahaan tidak hanya bergantung pada besarnya modal yang dikeluarkan, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan global yang terus terjadi.

Info Grafis Teoritis dan Empiris

Contoh kerja sama internasional yang dilakukan Indonesia saat ini dapat dilihat pada PT PLN (Persero), yang tengah menjalin berbagai kolaborasi internasional dalam pengembangan energi terbarukan sebagai upaya menghadapi tantangan transisi energi global. PLN berkolaborasi dengan United Nations Office for Project Services (UNOPS) untuk melakukan kajian transisi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), pengembangan jaringan pintar (smart grid), dan berbagai program lainnya.

Selain itu, anak usaha PLN, yakni PLN Indonesia Power (PLN IP), juga membidik proyek energi bersih di kawasan Amerika dan Karibia dengan fokus pada eksplorasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala besar. Melalui berbagai forum global seperti COP28 dan aliansi transisi energi, PLN telah menjalin kerja sama strategis yang mencakup program peningkatan kapasitas, pendanaan, serta pengembangan inisiatif hidrogen hijau.

Meski demikian, kerja sama internasional bukan berarti menyerahkan seluruh pengelolaan kepada pihak asing. Kerja sama tersebut harus dilakukan secara selektif dan tetap mengutamakan kepentingan nasional. Apabila tidak dikelola dengan baik, ketergantungan terhadap teknologi dan tenaga ahli asing justru dapat melemahkan kemandirian BUMN itu sendiri.

BacaJuga :

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

OPINI: Transfer Pengetahuan BUMN: Belajar Tak Sekadar Meniru

Keberhasilan kerja sama internasional sangat bergantung pada kesiapan internal BUMN. Apabila budaya kerja masih birokratis, transparansi masih rendah, dan inovasi masih minim, maka ilmu serta teknologi baru yang diperoleh dari luar tidak akan memberikan manfaat yang optimal. Oleh karena itu, kerja sama internasional harus diiringi dengan peningkatan kualitas SDM di lingkungan BUMN, reformasi tata kelola perusahaan, serta penguatan integritas agar kolaborasi yang dilakukan benar-benar menghasilkan perubahan yang nyata.

Pada akhirnya, kerja sama internasional memang tidak dapat secara instan mengubah dan menyelamatkan seluruh BUMN. Namun, apabila disertai dengan transfer pengetahuan yang efektif, tata kelola yang baik, serta komitmen untuk terus melakukan perubahan dan inovasi, kerja sama internasional dapat menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kinerja BUMN Indonesia.

Di era globalisasi dan perkembangan teknologi saat ini, BUMN tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan domestik. BUMN juga harus belajar dari pengalaman dunia agar mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: OpiniUntag Banyuwangi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TransNusa Buka Rute Bali-Surabaya, Mulai 21 September

Polisi Gandeng Ojol dan Relawan Ambulans, Jaga Lalu Lintas Gresik

Anggi Fauzi Nahkodai DPD GMNI Jawa Barat 2026-2028

Polres Majalengka Tangkap 40 Tersangka dalam Sebulan, 6 Orang Ternyata Residivis

Kerap Ditabrak Mobil, Warga Usul Bundaran Pattimura Kota Malang Jadi Monumen Singa

DPRD dan Pemkot Malang Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Dari Warung Kopi Merjosari Kota Malang, Polisi dan Ojol Bicara Keselamatan Jalan

Museum Keliling Ungkap Cerita di Balik Topeng Panji dan Filosofi Keris ke Siswa SD

Ngalam Hebak Bisa Jadi Ruang Belajar Budaya bagi Mahasiswa

Pemkab Majalengka Ungkap Perkembangan Kasus PMI Nenah Arsinah di UEA

Prev Next

POPULER HARI INI

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

BERITA LAINNYA

TransNusa Buka Rute Bali-Surabaya, Mulai 21 September

Polisi Gandeng Ojol dan Relawan Ambulans, Jaga Lalu Lintas Gresik

Anggi Fauzi Nahkodai DPD GMNI Jawa Barat 2026-2028

Polres Majalengka Tangkap 40 Tersangka dalam Sebulan, 6 Orang Ternyata Residivis

Kerap Ditabrak Mobil, Warga Usul Bundaran Pattimura Kota Malang Jadi Monumen Singa

DPRD dan Pemkot Malang Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Dari Warung Kopi Merjosari Kota Malang, Polisi dan Ojol Bicara Keselamatan Jalan

Museum Keliling Ungkap Cerita di Balik Topeng Panji dan Filosofi Keris ke Siswa SD

Ngalam Hebak Bisa Jadi Ruang Belajar Budaya bagi Mahasiswa

Pemkab Majalengka Ungkap Perkembangan Kasus PMI Nenah Arsinah di UEA

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Jembatan Sasak Beureum Sumedang Ditargetkan Rampung 28 Desember

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

KKI Jatim Seleksi Atlet untuk Piala Panglima TNI

KKI Jatim Bekali Atlet dan Pelatih Pemahaman Perwasitan

Ngalam Hebak Siap Dideklarasikan, Merawat Malang sebagai Ruang Bersama

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved