email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 24 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dua Kecamatan di Kabupaten Malang Terancam Kekeringan Akibat Sedimentasi Gorong-gorong di Kota Malang

by Julian Sukrisna
10 September 2021

JAVASATU-MALANG- Akibat gorong-gorong yang ber-hulu pada Dam Kadalpang yang ada di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang mengalami sedimentasi, dua Kecamatan di wilayah Kabupaten Malang terancam mengalami kekeringan. Dua Kecamatan itu yakni Pakisaji dan Kepanjen.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto. (Foto: Dok)

Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto menjelaskan ada 931 hektar lahan tebu di wilayah Kecamatan Pakisaji dan 560 hektar di wilayah kecamatan Kepanjen yang terdampak adanya sedimentasi pada gorong-gorong berhulu pada Dam Kadalpang yang ada di jalan Mayjen Panjaitan Dalam, Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang tersebut.

“Selain lahan tebu, lahan sawah di dua kecamatan itu juga mengalami gangguan terkait kebutuhan air petani, padahal sekarang belum musim kemarau, lahan padi juga ada ribuan hektar, ” kata Didik, Jumat (10/9/2021).

Kata Didik, petani di dua kecamatan yakni Pakisaji dan Kepanjen mengeluhkan kekurangan air untuk irigasi pertanian dan perkebunan. Pemicu utama kurangnya pasokan air itu adalah adanya sedimentasi pada gorong-gorong yang ber-hulu di DAM Kadalpang.

“DAM Kadalpang ini ada di Bethek Kota Malang, karena aliran sungai dari DAM penampung ada di Kota sampai menuju ke wilayah Pakisaji dan Kepanjen, ” urainya.

Sebab itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumber daya Air Provinsi Jawa Timur untuk mencarikan solusi mengatasi kekurangan air bagi petani di dua Kecamatan di Kabupaten Malang.

“Sebab di lapangan ditemukan ada terowongan 200 meter di Bethek Kota Malang yang tertutup dengan sedimen, sehingga perlu peralatan sedot, agar air bisa mengalir,” terangnya.

BacaJuga :

HUT ke-79 Megawati, PDIP Kabupaten Malang Tanam Pohon di Pantai Donomulyo

Polisi Sosialisasi Cegah Bullying ke Wali Murid SD di Wagir Malang

“Terowongan itu sisa peninggalan zaman Belanda, namun terowongan itu tidak bisa dimasukin oleh Manusia untuk melakukan pengerukan, perlu Long Arm untuk mengeruk, kami tidak punya alat itu, ” lanjut Wabup.

Sedianya, akan dilakukan pengerukan oleh Provinsi Jawa Timur pada gorong gorong yang buntu, mengalami sedimentasi tersebut.

Sehingga, sementara ada sejumlah solusi alternatif yang harus dilakukan agar pasokan air tetap bisa mengalir ke wilayah Pakisaji dan Kepanjen.

” Di antaranya yakni perlu disiapkan sempalan DAM baru yang bisa diambilkan dari sungai Brantas menuju ke Sengguruh, Kepanjen, ” urainya.

” Alternatif kedua yakni Dinas PU SDA Kabupaten Malang mencarikan alternatif saluran air dari DAU agar bisa masuk melalui sungai di Dinoyo hingga Mergan untuk dialirkan ke Pakisaji dan Kepanjen, karena DAM Kadalpang sudah tidak memungkinkan, ” sambung Didik.

Baca Juga:
  • Temuan Prasasti Karanggayam Teronggok di Kandang Sapi – Kliktimes.com
Politisi PDI Perjuangan itu mengapresiasi Dinas PU Sumber Daya Air Kabupaten Malang yang mencarikan solusi untuk mengatasi kekuarangan air di dua kecamatan itu, sehingga kebutuhan air petani bisa tercukupi sementara.

” Kendati demikian kami berharap Dinas PU Provinsi Jawa Timur mengambil alih penanganan sedimentasi itu, karena ini melibatkan wilayah Kota Malang. Kami konsen pada petani, jangan sampai masyarakat petani ini tidak tercukupi kebutuhan airnya, karena ini soal pangan,” pungkasnya. (Krs/Saf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: didik gatot subrotoFasilitas PublikSedimentasiWabup Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Digugat Rekanan Dugaan Wanprestasi, PT Sekar Pamenang Akhirnya Buka Suara

Kodim Wonosobo Renovasi Jembatan Gantung Kalidadap, Target Rampung 1 Bulan

HUT ke-79 Megawati, PDIP Kabupaten Malang Tanam Pohon di Pantai Donomulyo

Polisi Bekuk Dua Pelaku Peredaran Sabu di Menganti, Barang Bukti Diamankan

Pemkab Gresik Deklarasikan Perlindungan Perempuan dan Anak Pasca Perceraian

Perbaikan Jalan Poros Desa di Benjeng dan Balongpanggang Diprioritaskan

Polisi Sosialisasi Cegah Bullying ke Wali Murid SD di Wagir Malang

PWI dan DPRD Gresik Dorong Smart Budgeting untuk Dongkrak PAD

TNI AU Kerahkan 257 Personel dan 4 Alutsista Cari Pesawat ATR 42-500

ASBF Jatim Terbentuk, Siap Perkuat UMKM Lewat Branding dan Talenta Digital

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Yayasan PPLP-PTPGRI Laporkan Rektor Unikama ke Polda Jatim

Singgih Cimeng Nyatakan Siap Maju Calon Ketua KONI Kabupaten Malang

Ayu Gembirawaty Fransiska Suarakan Denyut Revolusi Global Bung Karno di Lampung Timur

BERITA LAINNYA

Digugat Rekanan Dugaan Wanprestasi, PT Sekar Pamenang Akhirnya Buka Suara

Kodim Wonosobo Renovasi Jembatan Gantung Kalidadap, Target Rampung 1 Bulan

TNI AU Kerahkan 257 Personel dan 4 Alutsista Cari Pesawat ATR 42-500

ASBF Jatim Terbentuk, Siap Perkuat UMKM Lewat Branding dan Talenta Digital

Isra Mikraj, ASN Pemkab Kediri Diajak Perkuat Iman dan Etos Kerja

Enam Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Polri Bentuk Ditres PPA-PPO, Analis: Langkah Strategis Lindungi Anak dan Perempuan

Analis Apresiasi Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar SDA

Gandeng Roy Jeconiah, Tanda Seru Rilis Ulang Lagu Kontroversial “Panitia Akhirat”

JMSI Siap Jadi Mitra Strategis Kemenkop Sukseskan Koperasi Merah Putih

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Sengketa Tanah Supit Urang Memanas, Warga Laporkan Pemkot Malang ke Polisi

Guru SD di Malang Diduga Aniaya Murid, Keluarga Tidak Terima

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved