Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dua Kecamatan di Kabupaten Malang Terancam Kekeringan Akibat Sedimentasi Gorong-gorong di Kota Malang

Julian Sukrisna by Julian Sukrisna
10 September 2021
0

JAVASATU-MALANG- Akibat gorong-gorong yang ber-hulu pada Dam Kadalpang yang ada di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang mengalami sedimentasi, dua Kecamatan di wilayah Kabupaten Malang terancam mengalami kekeringan. Dua Kecamatan itu yakni Pakisaji dan Kepanjen.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto. (Foto: Dok)

Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto menjelaskan ada 931 hektar lahan tebu di wilayah Kecamatan Pakisaji dan 560 hektar di wilayah kecamatan Kepanjen yang terdampak adanya sedimentasi pada gorong-gorong berhulu pada Dam Kadalpang yang ada di jalan Mayjen Panjaitan Dalam, Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang tersebut.

“Selain lahan tebu, lahan sawah di dua kecamatan itu juga mengalami gangguan terkait kebutuhan air petani, padahal sekarang belum musim kemarau, lahan padi juga ada ribuan hektar, ” kata Didik, Jumat (10/9/2021).

Kata Didik, petani di dua kecamatan yakni Pakisaji dan Kepanjen mengeluhkan kekurangan air untuk irigasi pertanian dan perkebunan. Pemicu utama kurangnya pasokan air itu adalah adanya sedimentasi pada gorong-gorong yang ber-hulu di DAM Kadalpang.

“DAM Kadalpang ini ada di Bethek Kota Malang, karena aliran sungai dari DAM penampung ada di Kota sampai menuju ke wilayah Pakisaji dan Kepanjen, ” urainya.

Sebab itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumber daya Air Provinsi Jawa Timur untuk mencarikan solusi mengatasi kekurangan air bagi petani di dua Kecamatan di Kabupaten Malang.

“Sebab di lapangan ditemukan ada terowongan 200 meter di Bethek Kota Malang yang tertutup dengan sedimen, sehingga perlu peralatan sedot, agar air bisa mengalir,” terangnya.

“Terowongan itu sisa peninggalan zaman Belanda, namun terowongan itu tidak bisa dimasukin oleh Manusia untuk melakukan pengerukan, perlu Long Arm untuk mengeruk, kami tidak punya alat itu, ” lanjut Wabup.

Sedianya, akan dilakukan pengerukan oleh Provinsi Jawa Timur pada gorong gorong yang buntu, mengalami sedimentasi tersebut.

Sehingga, sementara ada sejumlah solusi alternatif yang harus dilakukan agar pasokan air tetap bisa mengalir ke wilayah Pakisaji dan Kepanjen.

” Di antaranya yakni perlu disiapkan sempalan DAM baru yang bisa diambilkan dari sungai Brantas menuju ke Sengguruh, Kepanjen, ” urainya.

” Alternatif kedua yakni Dinas PU SDA Kabupaten Malang mencarikan alternatif saluran air dari DAU agar bisa masuk melalui sungai di Dinoyo hingga Mergan untuk dialirkan ke Pakisaji dan Kepanjen, karena DAM Kadalpang sudah tidak memungkinkan, ” sambung Didik.

Baca Juga:
  • Temuan Prasasti Karanggayam Teronggok di Kandang Sapi – Kliktimes.com
Politisi PDI Perjuangan itu mengapresiasi Dinas PU Sumber Daya Air Kabupaten Malang yang mencarikan solusi untuk mengatasi kekuarangan air di dua kecamatan itu, sehingga kebutuhan air petani bisa tercukupi sementara.

” Kendati demikian kami berharap Dinas PU Provinsi Jawa Timur mengambil alih penanganan sedimentasi itu, karena ini melibatkan wilayah Kota Malang. Kami konsen pada petani, jangan sampai masyarakat petani ini tidak tercukupi kebutuhan airnya, karena ini soal pangan,” pungkasnya. (Krs/Saf)

Tags: didik gatot subrotoFasilitas PublikSedimentasiWabup Malang
Previous Post

Jaga Kelestarian, Warga Lereng Arjuno Rintis Wisata Kampung Anggrek Sejak 2017

Next Post

Sarasehan dengan PHRI, Disparbud Gresik Tekankan Persaingan Sehat Bisnis Perhotelan dan Restoran

Related Posts

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang
Kabupaten Malang

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

26 April 2026
Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan
Berita

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

25 April 2026
Jalan Diperbaiki, Warga Malang Selatan Apresiasi Kinerja Bina Marga
Berita

Jalan Diperbaiki, Warga Malang Selatan Apresiasi Kinerja Bina Marga

25 April 2026
SPBU “Nakal” di Kota Malang Disanksi, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite 30 Hari
Berita

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polres Malang Bongkar Oplosan LPG Subsidi

24 April 2026
Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi
Berita

Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi

24 April 2026
Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi
Berita

Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi

23 April 2026
Next Post
Sarasehan dengan PHRI, Disparbud Gresik Tekankan Persaingan Sehat Bisnis Perhotelan dan Restoran

Sarasehan dengan PHRI, Disparbud Gresik Tekankan Persaingan Sehat Bisnis Perhotelan dan Restoran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Bina Kamila Racik Identitas Fashion Unik untuk Girl Group South Queen
  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com