email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 24 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dua Kecamatan di Kabupaten Malang Terancam Kekeringan Akibat Sedimentasi Gorong-gorong di Kota Malang

by Julian Sukrisna
10 September 2021

JAVASATU-MALANG- Akibat gorong-gorong yang ber-hulu pada Dam Kadalpang yang ada di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang mengalami sedimentasi, dua Kecamatan di wilayah Kabupaten Malang terancam mengalami kekeringan. Dua Kecamatan itu yakni Pakisaji dan Kepanjen.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto. (Foto: Dok)

Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto menjelaskan ada 931 hektar lahan tebu di wilayah Kecamatan Pakisaji dan 560 hektar di wilayah kecamatan Kepanjen yang terdampak adanya sedimentasi pada gorong-gorong berhulu pada Dam Kadalpang yang ada di jalan Mayjen Panjaitan Dalam, Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang tersebut.

“Selain lahan tebu, lahan sawah di dua kecamatan itu juga mengalami gangguan terkait kebutuhan air petani, padahal sekarang belum musim kemarau, lahan padi juga ada ribuan hektar, ” kata Didik, Jumat (10/9/2021).

Kata Didik, petani di dua kecamatan yakni Pakisaji dan Kepanjen mengeluhkan kekurangan air untuk irigasi pertanian dan perkebunan. Pemicu utama kurangnya pasokan air itu adalah adanya sedimentasi pada gorong-gorong yang ber-hulu di DAM Kadalpang.

“DAM Kadalpang ini ada di Bethek Kota Malang, karena aliran sungai dari DAM penampung ada di Kota sampai menuju ke wilayah Pakisaji dan Kepanjen, ” urainya.

Sebab itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumber daya Air Provinsi Jawa Timur untuk mencarikan solusi mengatasi kekurangan air bagi petani di dua Kecamatan di Kabupaten Malang.

“Sebab di lapangan ditemukan ada terowongan 200 meter di Bethek Kota Malang yang tertutup dengan sedimen, sehingga perlu peralatan sedot, agar air bisa mengalir,” terangnya.

“Terowongan itu sisa peninggalan zaman Belanda, namun terowongan itu tidak bisa dimasukin oleh Manusia untuk melakukan pengerukan, perlu Long Arm untuk mengeruk, kami tidak punya alat itu, ” lanjut Wabup.

Sedianya, akan dilakukan pengerukan oleh Provinsi Jawa Timur pada gorong gorong yang buntu, mengalami sedimentasi tersebut.

Sehingga, sementara ada sejumlah solusi alternatif yang harus dilakukan agar pasokan air tetap bisa mengalir ke wilayah Pakisaji dan Kepanjen.

” Di antaranya yakni perlu disiapkan sempalan DAM baru yang bisa diambilkan dari sungai Brantas menuju ke Sengguruh, Kepanjen, ” urainya.

BacaJuga :

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polres Malang Bongkar Oplosan LPG Subsidi

Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi

” Alternatif kedua yakni Dinas PU SDA Kabupaten Malang mencarikan alternatif saluran air dari DAU agar bisa masuk melalui sungai di Dinoyo hingga Mergan untuk dialirkan ke Pakisaji dan Kepanjen, karena DAM Kadalpang sudah tidak memungkinkan, ” sambung Didik.

Baca Juga:
  • Temuan Prasasti Karanggayam Teronggok di Kandang Sapi – Kliktimes.com
Politisi PDI Perjuangan itu mengapresiasi Dinas PU Sumber Daya Air Kabupaten Malang yang mencarikan solusi untuk mengatasi kekuarangan air di dua kecamatan itu, sehingga kebutuhan air petani bisa tercukupi sementara.

” Kendati demikian kami berharap Dinas PU Provinsi Jawa Timur mengambil alih penanganan sedimentasi itu, karena ini melibatkan wilayah Kota Malang. Kami konsen pada petani, jangan sampai masyarakat petani ini tidak tercukupi kebutuhan airnya, karena ini soal pangan,” pungkasnya. (Krs/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: didik gatot subrotoFasilitas PublikSedimentasiWabup Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Jaksa Masuk Sekolah di SMAN 9 Malang, Edukasi Bahaya Narkoba dan UU ITE

TNI-Polri di Wadaslintang Wonosobo Bersihkan Selokan, Cegah Banjir dan Penyakit

Polisi Bongkar Jaringan Sabu Modus Ranjau di Salatiga, 3 Residivis Diciduk

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polres Malang Bongkar Oplosan LPG Subsidi

SPBU “Nakal” di Kota Malang Disanksi, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite 30 Hari

Antisipasi Kemarau, Kota Malang Percepat Tanam Padi

Wabup Gresik Tutup Pelatihan BLUD, Tegaskan Layanan Kesehatan Tak Boleh Dipersulit

Prof Muhadjir Effendy Apresiasi Turnamen Sepak Bola Putri U-12 Tugu Tirta Kota Malang

Sidak IPAL SPPG Kota Malang Sukun Gadang 2, Satgas MBG Temukan Sejumlah Catatan

Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi

Prev Next

POPULER HARI INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Persib vs Arema, 40 Bus Aremania ke Bandung, Bawa Misi Damai dan Silaturahmi

Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi

Prof Muhadjir Effendy Apresiasi Turnamen Sepak Bola Putri U-12 Tugu Tirta Kota Malang

BERITA LAINNYA

TNI-Polri di Wadaslintang Wonosobo Bersihkan Selokan, Cegah Banjir dan Penyakit

Polisi Bongkar Jaringan Sabu Modus Ranjau di Salatiga, 3 Residivis Diciduk

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

450 Atlet Muda Ramaikan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

Nasky: Menteri Imipas Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Ilegal sesuai Asta Cita Presiden

Polda Jateng Tangkap Bandar Narkoba di Demak

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Sabu “Tempel”, 36,64 Gram Diamankan

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved