JAVASATU.COM- Gerakan Pramuka Kota Kediri bersama Relawan Suket Teki mulai melakukan bedah tiga rumah warga kurang mampu melalui program Perkemahan Wirakarya 2026. Proses pembongkaran rumah penerima bantuan dimulai pada Senin (8/6/2026) dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pramuka Peduli yang didukung Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian warga yang membutuhkan.
“Perkemahan Wirakarya tahun ini memberikan tiga titik bedah rumah untuk Kota Kediri. Pagi hari ini proses pembongkaran sudah dimulai,” ujar Ketua Harian Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri, Adi Sutrisno.
Menurut Adi, program tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwarda Jawa Timur, Arumi Bachsin, ke Kota Kediri beberapa waktu lalu. Melalui kegiatan ini, Pramuka tidak hanya berfokus pada pembinaan anggota, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pelaksanaan bedah rumah dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan Relawan Suket Teki, Kwarcab Kota Kediri, pemerintah kelurahan, pengurus RT/RW, hingga warga sekitar.
“Ini adalah aksi sosial dan kolaborasi kebaikan untuk kemanusiaan. Kami bersama-sama membantu warga yang rumahnya memang membutuhkan perbaikan,” katanya.
Adi menjelaskan, ketiga rumah yang menjadi sasaran program saat ini ditargetkan selesai dibangun kembali pada akhir Juni 2026 agar segera dapat ditempati oleh penerima manfaat dengan kondisi yang lebih layak dan aman.
“Dari Kwarda Jawa Timur ada tiga rumah yang menjadi sasaran. Target kami akhir bulan ini seluruh proses pembangunan sudah selesai,” tegasnya.

Selain program Perkemahan Wirakarya, Kota Kediri juga akan menjalankan program bedah rumah dalam skala lebih besar melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP). Program tersebut diperkirakan menyasar sekitar 400 rumah warga yang membutuhkan perbaikan.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, program bedah rumah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kota Kediri. (kur/arf)