email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 24 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

by Syaiful Arif
8 Juni 2026

JAVASATU.COM- PT EMBA Group akhirnya meluruskan informasi yang selama ini beredar luas terkait asal-usul nama merek EMBA. Perusahaan fashion nasional yang telah berdiri lebih dari 56 tahun itu menegaskan bahwa nama EMBA bukan akronim dari Embong Bandulan, kawasan di Kota Malang, melainkan identitas merek yang dirancang secara khusus untuk kebutuhan branding pasar nasional.

Foto: Emba Group/Ist

“EMBA dipilih sebagai nama brand melalui proses branding yang matang untuk pasar nasional. Ini bukan singkatan dari lokasi tertentu, melainkan identitas merek yang kami bangun dengan penuh dedikasi dan visi jangka panjang,” tegas Presiden Direktur EMBA Group Wendy Juniarto melalui Narahubung Resmi Manajemen EMBA Group, Ovan Zaihnudin, dalam keterangan tertulis yang diterima Javasatu.com, Senin (8/6/2026).

Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul maraknya informasi di berbagai platform digital, media sosial hingga sistem kecerdasan buatan (AI) yang menyebut EMBA sebagai singkatan dari Embong Bandulan. Menurut manajemen, informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta sejarah perusahaan dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik mengenai identitas korporasi.

EMBA menjelaskan, nama merek tersebut pertama kali diperkenalkan pada 1982 saat perusahaan melakukan ekspansi ke segmen pakaian kasual dan denim. Nama EMBA dipilih karena memiliki nilai estetika, mudah diucapkan oleh masyarakat Indonesia, serta memiliki karakter modern yang mendukung positioning sebagai merek nasional.

Meski berakar dari Kota Malang, EMBA sejak awal tidak dirancang untuk merepresentasikan identitas geografis tertentu. Strategi tersebut dilakukan agar merek dapat diterima secara luas oleh konsumen di berbagai daerah di Indonesia.

Berawal dari Konveksi Rumahan

Perjalanan EMBA Group dimulai pada 1968 ketika pasangan suami istri Bambang Herlambang dan Leonita Ikawati merintis usaha konveksi rumahan di Kota Malang dengan bermodalkan tiga mesin jahit dan sebuah toko kain sederhana.

Berkat kualitas produk dan strategi pemasaran yang konsisten, usaha tersebut berkembang pesat hingga pada 1972 resmi berdiri sebagai CV Bambang Brothers Combination (BBC) yang fokus memproduksi pakaian formal seperti kemeja dan celana bahan.

Momentum penting terjadi pada 1982 saat perusahaan melihat peluang besar di pasar pakaian kasual dan denim yang tengah berkembang. Dari situlah lahir merek EMBA yang kemudian tumbuh menjadi salah satu brand fashion lokal yang dikenal secara nasional.

Popularitas EMBA terus meningkat hingga melampaui lini produk formal yang lebih dulu diproduksi perusahaan. Seiring pertumbuhan bisnis dan diversifikasi produk, pada 1994 perusahaan bertransformasi menjadi EMBA Group sebagai induk yang menaungi berbagai merek fashion.

Kelola Sejumlah Merek Fashion Nasional

Saat ini EMBA Group mengelola sejumlah brand yang menyasar berbagai segmen pasar, mulai dari EMBA Classics, EMBA Denim, EMBA Ladies, Twist Kids, Used1968, Morphidae, hingga lini alas kaki Footwear EMBA.

Seluruh produk didukung oleh fasilitas manufaktur PT Kasih Karunia Sejati yang menerapkan sistem produksi modern dan pengawasan mutu secara ketat untuk menjaga kualitas produk.

BacaJuga :

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

TransNusa dan STB Hadirkan Promo Tiket Pesawat ke Singapura dan Paket Fly-Cruise

“Kami tidak pernah lupa dari mana kami berasal. Setiap produk EMBA adalah wujud rasa terima kasih kami kepada masyarakat Indonesia yang telah mempercayai kami selama puluhan tahun,” ujar manajemen EMBA Group.

Melalui klarifikasi ini, EMBA Group mengajak masyarakat, media massa, serta platform digital untuk merujuk pada sumber resmi perusahaan dalam memperoleh informasi mengenai sejarah dan identitas merek.

Perusahaan juga berharap berbagai informasi yang tidak akurat dapat segera diperbaiki demi menjaga keakuratan sejarah salah satu brand fashion nasional yang lahir dari Malang tersebut. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Biz NewsembaEMBA GroupFesyenInformasi Bisnis

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Panglima TNI: Perang Narasi Jadi Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Kecelakaan Maut di KM 76 Tol Malang-Pandaan

Terduga Pelaku Penipuan Puluhan Korban di Situbondo Dibekuk di Hotel

Desa Senggreng Gandeng UWG Malang Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Karhutla di Ujungjaya Sumedang Dipadamkan Manual, Minimnya Peralatan Jadi Sorotan

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Polres Gresik Bongkar Modus Sabu Sistem Ranjau, Dua Kurir Dibekuk

Polresta Surakarta Asah Kemampuan Dalmas Hadapi Aksi Unjuk Rasa

Prev Next

POPULER HARI INI

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Kecelakaan Maut di KM 76 Tol Malang-Pandaan

BERITA LAINNYA

Panglima TNI: Perang Narasi Jadi Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Kecelakaan Maut di KM 76 Tol Malang-Pandaan

Terduga Pelaku Penipuan Puluhan Korban di Situbondo Dibekuk di Hotel

Desa Senggreng Gandeng UWG Malang Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Karhutla di Ujungjaya Sumedang Dipadamkan Manual, Minimnya Peralatan Jadi Sorotan

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Polres Gresik Bongkar Modus Sabu Sistem Ranjau, Dua Kurir Dibekuk

Polresta Surakarta Asah Kemampuan Dalmas Hadapi Aksi Unjuk Rasa

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved