email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 24 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Museum Bahari: Menyelami Jejak Maritim Nusantara untuk Generasi Muda

by Javasatu
12 September 2025
Artikel ini ditulis oleh: Andi M. Nirmansyah/ Pokjawarkotu (Kelompok Kerja Wartawan Kota Tua)

JAVASATU.COM- Di sudut kawasan Kota Tua, Jakarta, berdiri sebuah bangunan tua yang menyimpan napak tilas kejayaan bahari Indonesia. Gedung bersejarah di Jalan Pasar Ikan No. 1, Jakarta Utara, itu kini dikenal sebagai Museum Bahari, tempat di mana aroma rempah dan kisah pelaut Nusantara masih terasa hingga hari ini.

(Sumber Foto: Pokja Warkotu)

Museum Bahari resmi dibuka pada tahun 1977. Namun, jauh sebelumnya, bangunan ini adalah gudang penyimpanan milik Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Dari sinilah rempah-rempah, kopi, hingga teh dikumpulkan sebelum diberangkatkan ke berbagai penjuru dunia.

Lokasinya yang berada dekat Pelabuhan Sunda Kelapa, yakni salah satu pelabuhan tertua di Indonesia, menjadikannya saksi bisu perdagangan maritim sejak masa kolonial.

Memasuki area museum, pengunjung seakan diajak menyeberang waktu. Koleksi yang terpajang tidak sekadar benda mati, melainkan potongan sejarah.

Di antara yang paling menarik adalah replika kapal tradisional Nusantara, seperti pinisi dari Bugis-Makassar dan jukung dari Bali, yang menunjukkan betapa hebatnya kemampuan leluhur bangsa dalam merancang perahu.

Tak ketinggalan, deretan alat navigasi kuno, artefak perdagangan rempah, serta diorama pertempuran laut yang menggambarkan serunya perjalanan Indonesia sebagai bangsa maritim.

Namun, Museum Bahari bukan sekadar gudang artefak. Lebih dari itu, ia adalah ruang belajar terbuka tentang jati diri bangsa.

BacaJuga :

TransNusa Buka Jakarta-Bangkok, Bisa Lanjut ke Banyak Destinasi Dunia

Nabung 2 Tahun, Warga Perumahan Banjararum Asri Singosari Berangkat Melali ke Bali

Melalui setiap koleksinya, museum ini mengingatkan betapa pentingnya laut dalam membentuk identitas Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Laut bukan hanya pemisah, melainkan penghubung budaya, perdagangan, dan peradaban.

Bagi generasi muda, berkunjung ke Museum Bahari ibarat membaca buku sejarah dalam bentuk nyata. Mereka bisa merasakan bagaimana laut membentuk kehidupan, sekaligus menyerap kearifan lokal yang diwariskan nenek moyang. Pesan yang tersirat jelas: menjaga warisan maritim adalah menjaga masa depan bangsa.

Menutup perjalanan di museum ini, pengunjung tak hanya pulang dengan ingatan tentang koleksi bersejarah, tetapi juga dengan kesadaran baru, bahwa Indonesia sejatinya adalah bangsa pelaut yang besar, dengan laut sebagai halaman depan rumahnya. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Museum BahariWisata BudayaWisata ReligiWisata Sejarah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Rumah Budaya Ratna Malang Genap 2 Tahun, “Karsa Wacana” Hadirkan Sastra dan Seni

Curanmor di Bululawang, Satu Pelaku Ditangkap, Rekannya Diburu Polisi

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

TNI Jaring Talenta Muda Bidang Siber Lewat Cyber Competition 2026

MUI Gresik Dorong Desa Bikin Perdes Anti Maksiat

TNI Siagakan 66.510 Personel Tangani Karhutla di Indonesia

Ribuan Jemaah Hadiri Haul Sunan Gresik ke-626, Ustazah Halimah Alaydrus Isi Pengajian Putri

Jalan Salagedang-Nanggewer Majalengka Diperbaiki, Pengendara Bandel Bikin Pekerja Kewalahan

Polres Malang Perkuat Sinergi Lintas Instansi Tekan Kejahatan 3C

Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Bidik Santri Berprestasi di Dunia Esports

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

TNI Jaring Talenta Muda Bidang Siber Lewat Cyber Competition 2026

MUI Gresik Dorong Desa Bikin Perdes Anti Maksiat

HUT ke-81 RI, DPRD dan Pemkot Kediri Serukan Gotong Royong

BERITA LAINNYA

Rumah Budaya Ratna Malang Genap 2 Tahun, “Karsa Wacana” Hadirkan Sastra dan Seni

Curanmor di Bululawang, Satu Pelaku Ditangkap, Rekannya Diburu Polisi

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

TNI Jaring Talenta Muda Bidang Siber Lewat Cyber Competition 2026

MUI Gresik Dorong Desa Bikin Perdes Anti Maksiat

TNI Siagakan 66.510 Personel Tangani Karhutla di Indonesia

Ribuan Jemaah Hadiri Haul Sunan Gresik ke-626, Ustazah Halimah Alaydrus Isi Pengajian Putri

Jalan Salagedang-Nanggewer Majalengka Diperbaiki, Pengendara Bandel Bikin Pekerja Kewalahan

Polres Malang Perkuat Sinergi Lintas Instansi Tekan Kejahatan 3C

Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Bidik Santri Berprestasi di Dunia Esports

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

HUT ke-81 RI, SMP YPI Darussalam 1 Cerme Borong Dua Juara

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

Baru 3 Bulan Bebas Penjara, Residivis Gresik Kembali Terjerat Judol dan Sabu

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved