email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Museum Bahari: Menyelami Jejak Maritim Nusantara untuk Generasi Muda

by Redaksi Javasatu
12 September 2025
Artikel ini ditulis oleh: Andi M. Nirmansyah/ Pokjawarkotu (Kelompok Kerja Wartawan Kota Tua)

JAVASATU.COM- Di sudut kawasan Kota Tua, Jakarta, berdiri sebuah bangunan tua yang menyimpan napak tilas kejayaan bahari Indonesia. Gedung bersejarah di Jalan Pasar Ikan No. 1, Jakarta Utara, itu kini dikenal sebagai Museum Bahari, tempat di mana aroma rempah dan kisah pelaut Nusantara masih terasa hingga hari ini.

(Sumber Foto: Pokja Warkotu)

Museum Bahari resmi dibuka pada tahun 1977. Namun, jauh sebelumnya, bangunan ini adalah gudang penyimpanan milik Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Dari sinilah rempah-rempah, kopi, hingga teh dikumpulkan sebelum diberangkatkan ke berbagai penjuru dunia.

Lokasinya yang berada dekat Pelabuhan Sunda Kelapa, yakni salah satu pelabuhan tertua di Indonesia, menjadikannya saksi bisu perdagangan maritim sejak masa kolonial.

Memasuki area museum, pengunjung seakan diajak menyeberang waktu. Koleksi yang terpajang tidak sekadar benda mati, melainkan potongan sejarah.

Di antara yang paling menarik adalah replika kapal tradisional Nusantara, seperti pinisi dari Bugis-Makassar dan jukung dari Bali, yang menunjukkan betapa hebatnya kemampuan leluhur bangsa dalam merancang perahu.

Tak ketinggalan, deretan alat navigasi kuno, artefak perdagangan rempah, serta diorama pertempuran laut yang menggambarkan serunya perjalanan Indonesia sebagai bangsa maritim.

Namun, Museum Bahari bukan sekadar gudang artefak. Lebih dari itu, ia adalah ruang belajar terbuka tentang jati diri bangsa.

Melalui setiap koleksinya, museum ini mengingatkan betapa pentingnya laut dalam membentuk identitas Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Laut bukan hanya pemisah, melainkan penghubung budaya, perdagangan, dan peradaban.

BacaJuga :

Gresik Universal Science Hadir, Wisata Edukasi Digital Interaktif untuk Anak dan Keluarga

Ambulans Gratis Polres Gresik, Penjemput Harapan Pasien Bawean

Bagi generasi muda, berkunjung ke Museum Bahari ibarat membaca buku sejarah dalam bentuk nyata. Mereka bisa merasakan bagaimana laut membentuk kehidupan, sekaligus menyerap kearifan lokal yang diwariskan nenek moyang. Pesan yang tersirat jelas: menjaga warisan maritim adalah menjaga masa depan bangsa.

Menutup perjalanan di museum ini, pengunjung tak hanya pulang dengan ingatan tentang koleksi bersejarah, tetapi juga dengan kesadaran baru, bahwa Indonesia sejatinya adalah bangsa pelaut yang besar, dengan laut sebagai halaman depan rumahnya. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Museum BahariWisata BudayaWisata ReligiWisata Sejarah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

Kalapas Malang Berganti, Teguh Pamuji Pamit, Christo Toar Resmi Menjabat

Ngopi Filantropi Lazisnu Dukun Tekankan Transparansi ZIS

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Prev Next

POPULER HARI INI

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

BERITA LAINNYA

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Prev Next

POPULER MINGGU INI

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d