Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tradisi ‘Sanggring’ Mengingatkan Perjuangan Sunan Dalem dalam Syiarkan Islam

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
3 April 2024
0

JAVASATU.COM-GRESIK- Tradisi masakan peninggalan Sunan Dalem, salah satu dari putra Sunan Giri hingga kini dipegang teguh dan dilestarikan oleh warga Kabupaten Gresik khususnya warga Desa Gumeno.

(Foto: Istimewa)

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya saat menghadiri semarak menyongsong 5 abad Sanggring atau kolak ayam. Tradisi ini disajikan saat buka puasa tiap malam 23 ramadan di Desa Gumeno Kecamatan Manyar, Selasa (2/4/2024).

“Tradisi sanggring di Desa Gumeno bahkan telah diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) RI. Yang kini sudah menginjak 499 tahun dan masih dilestarikan hingga saat ini,” terangnya.

Wabup menuturkan, sejarah kolak ayam bermula saat Sunan Dalem, putra kedua Sunan Giri ketika membangun masjid untuk menyebarkan agama islam,  mengalami sakit. Tidak diketahui jenis penyakitnya, dan tak ada satu pun jenis obat yang mampu menyembuhkan Sunan Dalem dari sakitnya.

ADVERTISEMENT

“Sanggring berasal dari kata, Sang dan Gring. Sang yang artinya raja/penggedhe dan Gring yang berarti gering atau sakit. Jadi, Sanggring mempunyai arti kurang lebih, raja yang sedang sakit,” tuturnya.

Hingga suatu hari, di malam dua puluh tiga ramadan, Sunan Dalem memutuskan untuk salat istikharah dan akhirnya sunan dalem mendapat petunjuk dari Allah SWT. Sunan Dalem lantas meminta para santrinya untuk menyiapkan ayam jago kampung ke masjid untuk dipotong dan dimasak menjadi kolak ayam.

“Ajaibnya setelah menyantap hidangan kolak ayam yang bahannya dicampur dengan rempah rempah tersebut. Akhirnya Sunan Dalem berangsur sembuh dari penyakitnya,” ungkap wabup.

Dikatakan, selain menjadi warisan budaya tak benda asal Kabupaten Gresik, kuliner ini juga dipercaya sebagai obat dari segala penyakit. Sehingga sampai hari ini masyarakat masih melestarikannya, dengan harapan semoga siapa saja yang memakan Sanggring akan mendapat kesembuhan dari penyakit yang di derita.

“Ini sebuah tradisi yang baik, mengingatkan bagaimana perjuangan Sunan Dalem dalam mensyiarkan agama Islam. Ini kita teruskan, mudah-mudahan membangkitkan motivasi kita agar tidak menyerah dalam kondisi apapun,” kata wabup.

Sementara, Kepala Desa Gumeno Ahmad Fathoni mengatakan, untuk melestarikan tradisi ini, warga Desa Gumeno selalu melibatkan generasi muda dalam setiap kegiatan. Anak-anak yang ada di desa diberikan wawasan seputar tradisi kolak ayam. Sehingga menjadi suatu tradisi yang diharapkan bakal terus bertahan di tengah gerusan kemajuan Gresik sebagai kota industri.

“Untuk pelaksanaan tahun ini, menghabiskan 254 ekor ayam. Kemudian ada sekitar 3200 porsi (kolak ayam) yang kami sediakan untuk takjil berbuka puasa,” singkatnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Saifudin Ghozali, Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Choirul Rizal serta Camat Manyar Hendriawan Susilo.

Kegiatan semarak menyongsong 5 abad Sanggring Gumeno juga dimeriahkan oleh kehadiran juara Qori Internasional Sayyid Zulfikar Assyaibani. (Bas/Nuh)

Tags: Desa GumenoKolak Ayam
Previous Post

Danrem Wijayakusuma Terima Jabatan Baru

Next Post

Direktur Pembiayaan Pertanian Merintis Ekosistem Pembiayaan Peternak Lokal

Related Posts

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur
Berita

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

25 April 2026
ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji
Berita

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

23 April 2026
ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas
Berita

ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas

23 April 2026
Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU
Berita

Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU

23 April 2026
TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa
Berita

TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa

23 April 2026
MUI, BAZNAS dan Rutan Gresik Perkuat Pesantren At-Taubah untuk Warga Binaan
Berita

MUI, BAZNAS dan Rutan Gresik Perkuat Pesantren At-Taubah untuk Warga Binaan

22 April 2026
Next Post
Direktur Pembiayaan Pertanian Merintis Ekosistem Pembiayaan Peternak Lokal

Direktur Pembiayaan Pertanian Merintis Ekosistem Pembiayaan Peternak Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Peziarah Makam Sunan Gresik Meningkat di Hari Santri
  • Danrem 083 Gagas Malang Kota Pejuang, Angkat Sejarah TRIP dan Laskar Sabilillah
  • HAIRUL Rilis Lagu “Dibuat Kamu”, Angkat Kisah Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
  • Kapolresta Malang Kota Ajak Warga Cegah Hoaks dan Kejahatan
  • Kejari Kabupaten Malang Tetapkan 6 Tersangka KUR Fiktif BRI, Kerugian Rp 2,7 Miliar
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com