Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Unjuk Rasa Desak Kepala ATR/BPN Gresik Dicopot dan Basmi Dugaan Praktik Mafia Tanah

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
28 Oktober 2022
0

JAVASATU.COM-GRESIK- Sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Nusantara (Genpatra) menggelar aksi unjuk rasa (unras) di depan kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Gresik,, Kamis (27/10/2022).

Aksi massa Genpatra gelar unjuk rasa. (Foto: Sudasir Al-Ayyubi/Javasatu.com)

Dalam aksinya mereka menuntut Kepala ATR/BPN Gresik Asep Heri dicopot dan mendesak membasmi praktik dugaan mafia tanah.

Nampak massa demo membawa spanduk bertuliskan “Copot Asep Heri, Sebagai Kepala Kantor ATR/BPN Gresik’. Ada tulisan ‘Disini Sarang Mafia Tanah”. Serta banner bertuliskan “Tangkap dan Adili!!! Mafia Tanah yang Merampas Tanah Rakyat di Kawasan Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE Gresik”.

“Saya rakyat kecil, kembalikan sertifikat rakyat, copot bapak Asep Heri,” teriak salah satu massa demo saat orasi.

ADVERTISEMENT

Dalam orasinya massa menuding bahwa ada praktik mafia tanah di BPN Gresik. Kasus tanah salah satunya milik warga bernama Sueb Abdullah yang terletak di kawasan industri JIIPE Manyar Gresik tersebut telah di ajukan sertifikat ke BPN Gresik sejak 6 tahun silam.

“Hingga saat ini sertifikat milik Sueb Abdullah tidak diterbitkan dengan alasan tidak jelas. Aparat penegak hukum segera memberantas mafia tanah yang berada di ATR/BPN Gresik” tuntut massa.

Massa demo juga meminta bertndak transparan dan adil adanya dugaan mafia tanah di ATR/BPN Gresik, restorasi pelayanan BPN, transparansi layanan program PTSL dan recovery pasca tambang di Gresik.

“Kembalikan tanah untuk rakyat” pinta mereka dalam orasi.

(Foto: Sudasir Al-Ayyubi/Javasatu.com)

Sementara Perwakilan keluarga korban (Sueb Abdullah ) Totok Susanto mengatakan, aksi hari ini menindaklanjuti aksi sebelumnya.

“Jadi aksi yang kemaren ada mediasi akan tetapi memang dari ATR/BPN Gresik tidak punyak komitmen yang kuat untuk menyelesaikan apa yang jadi tugas mereka,” tegas Totok Susanto dalam aksinya.

Menurut dia, yang perlu digarisbawahi adalah kantor BPG Gresik diduga menjadi sarang praktik mafia tanah.

“Aksi ini sebuah bentuk sebuah keperihatinan kami terhadap apa yang telah terjadi di kantor ATR/BPN Gresik yang penuh sarang mafia tanah, sudah kami ungkapkan kemaren bahwa salah satu bukti memang kantor BPN Gresik memang dikuasai oleh mafia tanah adalah Klien kami sudah mendaftarkan tanah sejak tahun 2016 akan tetapi sampai saat ini tidak ada juntrungannya” beber Totok.

Untuk itu Totok meminta kepada para pengambil kebijakan bertindak tegas dan menyikapi permasalahan ini.

“Jadi saya harap ada tindakan kongkrit dari kantor ATR/BPN Gresik. Apabila Bapak Dirjen sudah saatnya untuk datang ke Gresik atau langsung bisa bertindak tegas atau memberikan sanksi yang berat” ungkap dia.

“Sesegera mungkin pak Kakanwil dan Pak Dirjen sekaligus Bapak Menteri, kalau memang tidak berani bertindak tegas mafia-mafia tanah yang ada di sini, maka dibubarkan saja. Justru disini ATR/BPN Gresik ambigu, ia sudah menerima pendaftaran kami dan kami sudah membayar sesuai SOP yang ada di kantor ATR/BPN, dan anehnya lagi BPN tidak berani tindak tegas karena corporate yang tadi mengajukan keberatan tidak bisa mendaftar,” imbuh Totok mengungkapkan.

(Foto: Sudasir Al-Ayyubi/Javasatu.com)

Totok menambahkan, BPN Gresik hanya mengolor waktu. Dan BPN Gresik juga mempermasalahkan data dari pihaknya. Data tersebut masih tersimpan di kantor ATR/BPN Gresik sejak tahun 2016.

“Kami berpegang teguh pada pendaftaran tanah milik klien. Di dalam berkas terdapat putusan PN dan MA yang sudah ingkra pada tahun 2017. Saat ini tanah di kuasai corporate dan tambak milik klien sudah di uruk, hasil mediasi waktu kemaren BPN hanya menjebak pada persoalan menunjukan tanda batas” jlentreh Totok.

“Siapapun tidak akan bisa menunjukan batas-batas, karena batas-batas itu sudah di hilangkan oleh corporate tersebut, namun corporate beli di perorangan berinisial SH. Untuk keluasan tanah kurang lebih 3,5 hektar” imbuh Totok.

Totok Susanto berencana akan menggelar aksi lanjutan pada 2 November 2022 di lokasi yang sama. (Bas/Saf)

Tags: BPN GresikMassa Genpatra Gresik
Previous Post

Batas Relokasi Akhir Bulan Ini, Pedagang Manyar Bongkar Kios Secara Sukarela

Next Post

Bupati Yani Kembali Tinjau Tanggul Anak Kali Lamong, Target Selesai Sepekan

Related Posts

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur
Berita

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

25 April 2026
ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji
Berita

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

23 April 2026
ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas
Berita

ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas

23 April 2026
Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU
Berita

Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU

23 April 2026
TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa
Berita

TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa

23 April 2026
MUI, BAZNAS dan Rutan Gresik Perkuat Pesantren At-Taubah untuk Warga Binaan
Berita

MUI, BAZNAS dan Rutan Gresik Perkuat Pesantren At-Taubah untuk Warga Binaan

22 April 2026
Next Post
Bupati Yani Kembali Tinjau Tanggul Anak Kali Lamong, Target Selesai Sepekan

Bupati Yani Kembali Tinjau Tanggul Anak Kali Lamong, Target Selesai Sepekan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Hari Santri, IGRA Dukun Tanamkan Akhlak Mulia Sejak Usia Dini
  • ABK Sesak Napas di Kapal, Satpolairud Gresik Evakuasi ke RS
  • BEM UNAIR Dampingi UMKM Desa Balesari Malang Urus NIB
  • Polisi Selidiki Kebakaran TPA Supit Urang Malang, Telusuri Titik Awal Api
  • Hari Santri, Fatayat NU Gresik Perkuat Pemberdayaan Desa dan Perlindungan Sosial
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com