Javasatu,Gresik- Selain dijuluki kota industri, Kabupaten Gresik juga dijuluki kota wali dan kota santri. Banyak keragaman kuliner menjadi ikon atau ciri khas daerah yang terletak di pesisir sebelah utara pulau Jawa ini.

Dari kuliner makanan antara lain ada Nasi Krawu, Karak, Otak-otak Bandeng. Dari camilan ada Pudak, Jubung serta masih banyak lagi. Dan Minuman ada Legen, Wedang Pokak, Kopi Gresikan dan lainnya.
Keragaman kuliner khas Gresik itu sebaiknya harus di lestarikan keberadaanya agar tak punah ditelan zaman, sehingga menjadi branding Kabupaten Gresik sepanjang masa.

Seperti halnya minuman legen yang menjadi favorit di kala pasca Idul Fitri ini. Banyak masyarakat memburu minuman tradisional ini dan cocok diminum saat cuaca panas terik dengan ditambahkan es batu.
Diketahui, selain minuman legen yang menyegarkan. Air legen juga bermanfaat untuk tubuh seperti mampu memperbaiki fungsi ginjal, mengatasi impotensi, hingga meredakan sakit punggung.

Legen dengan nama ilmiah Borrassus Flabellifer ini dihasilkan dari manggar nya (Bungah) pohon Siwalan yang ada sulur nya. Dari Bungah tersebut menghasilkan air legen dengan cara disadap getahnya dan di tampung menggunakan wadah.
Hingga saat ini, Legen menjadi minuman favorit kalangan muda maupun tua. Hal ini nampak ketika sebelum dan sesudah pasca Idul fitri khususnya di Kecamatan Panceng di kawasan jalan menuju ke pantai Pasir Putih Dalegan Panceng Kabupaten Gresik.

Hampir di sepanjang jalan menuju ke destinasi wisata Pasir Putih Dalegan Panceng ditemukan penjual minuman Legen yang dikemas menggunakan botol.
Harman salah satu petani penghasil Legen Dusun Shoberoh Desa Dalegan Kecamatan Panceng Gresik mengatakan, permintaan minuman Legen pasca Idul Fitri meningkat. Bahkan, saat menyambut tamu, minuman Legen menjadi favorit untuk dipilih.
“Alhamdulillah ini menjadi tradisi bagi para pemudik dan masyarakat luar daerah untuk memburu air legen sebagai minuman khas pasca Idul Fitri” kata Harman kepada Javasatu.com, Sabtu (15/5/2021).

Harman menambahkan, selama ini legen belum pernah di analisa secara medis, akan tetapi banyak orang luar daerah yang datang ke pedukuhan kami untuk mencari legen murni, menurut pengakua mereka dapat rekomendasi dari dokter untuk minum legen secara rutin hal ini dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit.
“Ini juga bisa memberikan pedukuhan kami menjadi terkenal dengan julukan Kampung Legen” ujar Harman.

“Momen Idul fitri ini juga menjadi media temu kangen bagi para pemudik untuk merasakan kebersamaan dalam sebuah acara bersama dengan minum air legen sebagai bentuk persaudaraan kekompakan dan persatuan” jelas Harman yang juga selaku Kepala Dusun Shoberoh kepada Javasatu.com. (Hoo/Saf)
Comments 1