Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tangis Diam Aiman Witjaksono: Dari Air Ledeng Berkarat hingga Generasi Cemas

[SERI-3 Selesai] Sisi humanis yang jarang terungkap: Kenangan meminum air ledeng rasa besi, didikan ayah agar tak lupa kondisi negara, hingga keresahannya melihat anak-anak miskin terjerat minuman manis

Julian Sukrisna by Julian Sukrisna
8 Desember 2025
0

JAVASATU.COM- Di balik citranya yang tegas dan suara baritonnya yang menggelegar, Aiman Witjaksono menyimpan sisi melankolis saat bicara soal ketimpangan sosial di Indonesia. Wajahnya berubah sendu saat Deddy Corbuzier menanyakan masa kecilnya.

Lahir dari keluarga yang ayahnya bekerja di Kompas Gramedia, Aiman sebenarnya hidup berkecukupan. Namun, sang ayah bersikeras menyekolahkannya di SD Negeri di kawasan Ciputat, yang saat itu masih masuk Kabupaten Tangerang, agar Aiman mengerti realitas bangsanya.

“Supaya kamu tahu kondisi negara ini,” ucap Aiman menirukan alasan ayahnya.

Aiman Witjakcono saat Podcast bersama Deddy Corbuzier. (Tangkapan layar siniar kanal Youtube Dedy Corbuzier)

Air Berasa Besi

Pelajaran itu meresap dalam. Aiman mengenang momen bermain ke rumah teman SD-nya yang hidup pas-pasan. Saat disuguhi air minum, Aiman kecil enggan meminumnya karena rasanya aneh.

“Rasanya enggak enak. Ternyata setelah gua tahu sekarang, itu besi semua, Man. Itu air ledeng mengandung besi,” kenangnya pilu.

Ia membayangkan bagaimana temannya meminum air tidak layak itu sejak bayi hingga dewasa, sebuah potret kemiskinan struktural yang merusak kesehatan generasi miskin secara perlahan.

Kemiskinan Dulu vs Sekarang

Aiman melihat ada pergeseran pola kemiskinan yang mengerikan. Dulu, meski orang hidup susah, ketahanan keluarga masih kuat.

“Dulu susah tapi kita cenderung rukun di keluarga,” katanya.

Sekarang, kemiskinan seringkali berpaket dengan kehancuran rumah tangga (broken home), yang diperparah dengan gempuran teknologi. Aiman miris melihat anak-anak balita dari keluarga prasejahtera yang “diasuh” oleh gawai (gadget) agar diam.

“Anak penarik ojol… pakai tab (tablet) anak kecil umur 4 tahun,” ujarnya.

Fenomena ini, ditambah dengan konsumsi minuman manis kemasan (sugary drinks) yang murah dan merajalela di warung-warung, menjadi bom waktu bagi Indonesia. “Minum setiap hari, selesai kau. Bahaya banget,” Aiman memperingatkan ancaman penyakit metabolik yang mengintai kelas bawah.

Masa Depan Indonesia

Menutup perbincangan, Aiman menitipkan pesan bahwa kunci perbaikan Indonesia 10 tahun ke depan hanya ada pada dua hal: Pendidikan dan Pemberantasan Korupsi.

Baginya, jika korupsi bisa ditekan, anggaran negara bisa dialokasikan untuk memperbaiki gizi dan pendidikan anak-anak yang kini terancam oleh “air besi” dan “minuman manis” tersebut. “Pendidikan dan pemberantasan korupsi. Mau berubah? Itu dua yang harus dirubah,” pungkasnya. (Jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Deddy Corbuzier (Tayang: 3 Desember 2025)

Tags: GenerasiEmasHumanInterestKabar TranskripKesehatanAnakKesenjanganSosialpendidikan
Previous Post

Panen Edamame di SAE Lapas Malang Capai 3 Kuintal: Pembinaan Berjalan Efektif

Next Post

“PKB Mendengar” di Blitar, Serap Aspirasi Ekonomi, Pendidikan hingga Isu Gen Z

Related Posts

Dari Nilai Merah di Singapura hingga Harvard: Kisah Stella Christie, Ilmuwan “Tak Dikenal” yang Dipinang Prabowo
Kabar Transkrip

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

9 Desember 2025
Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil
Kabar Transkrip

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

9 Desember 2025
Usulan “Gila” Susno Duadji untuk Presiden: “Nonaktifkan Kapolri, Tunjuk 3 Tokoh Sipil Pimpin Kepolisian!”
Kabar Transkrip

Usulan “Gila” Susno Duadji untuk Presiden: “Nonaktifkan Kapolri, Tunjuk 3 Tokoh Sipil Pimpin Kepolisian!”

9 Desember 2025
Tragedi Banjir Aceh: “Tsunami Kedua” dan Tangisan Mualem di Tengah Duka
Kabar Transkrip

Tragedi Banjir Aceh: “Tsunami Kedua” dan Tangisan Mualem di Tengah Duka

9 Desember 2025
Wamen Stella Christie Bongkar Mitos “IQ 80” Orang Indonesia: Anak Kita Tidak Bodoh, Sistemnya yang Salah!
Kabar Transkrip

Wamen Stella Christie Bongkar Mitos “IQ 80” Orang Indonesia: Anak Kita Tidak Bodoh, Sistemnya yang Salah!

8 Desember 2025
Pengakuan Ngeri Susno Duadji: “Menghukum Orang Kasus Korupsi dengan Pasal Pembunuhan Pun Bisa!”
Kabar Transkrip

Pengakuan Ngeri Susno Duadji: “Menghukum Orang Kasus Korupsi dengan Pasal Pembunuhan Pun Bisa!”

9 Desember 2025
Next Post
“PKB Mendengar” di Blitar, Serap Aspirasi Ekonomi, Pendidikan hingga Isu Gen Z

“PKB Mendengar” di Blitar, Serap Aspirasi Ekonomi, Pendidikan hingga Isu Gen Z

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • TransNusa Buka Rute Bali-Melbourne
  • KYM dan SATUPENA Siapkan Nubar Puisi Nasional di Kota Batu, Digelar 8 November
  • Retreat Kepala Sekolah Kota Malang Dibatalkan, Program Kompetensi Tetap Jalan
  • Pemkab Gresik Perketat Pengawasan LPG 3 Kg, HET Pangkalan Rp18 Ribu
  • Bakorwil Malang Raih Terbaik Lomba Kebersihan Masjid dan Toilet Jatim
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com