email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 17 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tragedi Banjir Aceh: “Tsunami Kedua” dan Tangisan Mualem di Tengah Duka

by Julian Sukrisna
8 Desember 2025

JAVASATU.COM- Banjir besar yang melanda Aceh dalam 10 hari terakhir telah melumpuhkan sebagian besar wilayah provinsi tersebut. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, menyebut bencana ini sebagai “tsunami kedua” yang dampaknya mengingatkan pada tragedi 2004 silam.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem dalam wawancara eksklusif dengan Najwa Shihab pada Minggu (07/12/2025) malam, tak kuasa menahan air matanya. (Foto: Tangkapan layar kanal YouTube Najwa Shihab)

Dalam wawancara eksklusif dengan Najwa Shihab pada Minggu (07/12/2025) malam, Mualem tak kuasa menahan air mata saat menceritakan kondisi rakyatnya.

“Semoga bantuan dapat di Aceh, dapat orang tolong ke Aceh,” ujarnya terisak, menggambarkan beratnya beban yang dipikul di tengah kehancuran infrastruktur dan korban jiwa yang terus bertambah.

Keanehan Alam dan Dampak Masif

Hujan deras yang mengguyur selama 8 hari 8 malam menjadi pemicu utama bencana ini. Namun, Mualem menyoroti beberapa keanehan yang membedakan banjir kali ini dengan tsunami 2004. Ia mencatat bahwa air banjir berwarna hitam, berbau, dan menyebabkan gatal serta perih.

Lebih mengerikan lagi, Mualem menyaksikan banyak hewan melata seperti ular besar dan biawak yang biasanya bertahan hidup, kini mati terbawa arus. Jenazah korban manusia pun ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, tersangkut di pohon atau jembatan karena ketiadaan lahan kering untuk pemakaman.

Infrastruktur pun hancur lebur. Rumah-rumah kayu tersapu bersih ke laut, jembatan putus, dan akses jalan darat di beberapa kabupaten seperti Aceh Tamiang, Bireuen, dan Aceh Tengah lumpuh total. Aceh Tamiang disebut sebagai wilayah terparah, diikuti Aceh Utara dan Aceh Timur.

Respons Tanggap Darurat dan Kendala

Memasuki hari ke-10, Mualem melaporkan bahwa listrik mulai menyala dan beberapa jembatan darurat telah dibangun. Namun, distribusi bantuan ke daerah terisolir masih menjadi tantangan besar. Di Aceh Timur, misalnya, wilayah Pinding belum tersentuh bantuan sama sekali.

BacaJuga :

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

Untuk mengatasi hal ini, Mualem telah meminta bantuan helikopter kepada Presiden untuk menjangkau daerah terpencil. Ia juga proaktif meminta bantuan negara sahabat seperti Malaysia dan China yang telah mengirimkan tim medis dan obat-obatan, tanpa melalui birokrasi pusat yang berbelit.

Kritik Keras untuk Pemimpin Daerah

Di tengah upaya kerasnya, Mualem tak segan mengkritik bupati-bupati yang dinilainya lamban dan kurang bertanggung jawab.

“Kalau ada pemimpin yang cengeng seperti itu ya balik kanan saja,” tegasnya. Ia menyesalkan adanya laporan pemimpin daerah yang justru asyik berkaraoke di saat rakyatnya menderita.

Harapan dan Kebutuhan Mendesak

Saat ini, kebutuhan paling mendesak bagi warga Aceh adalah obat-obatan, perlengkapan dapur, alat ibadah, selimut, pakaian, dan gas LPG 3 kg.

Untuk jangka panjang, Mualem menekankan pentingnya pemulihan sektor pendidikan, mengingat banyak sekolah hancur. Ia berharap proses belajar mengajar bisa segera pulih dengan bantuan tenda-tenda darurat.

Menutup wawancara, Mualem kembali mengingatkan pentingnya berserah diri kepada Tuhan di tengah musibah ini.

“Kalau kita bergantung pada manusia, kita kecewa. Tapi kalau kita bergantung kepada Allah, kita terima semua apa adanya,” pungkasnya dengan nada pasrah namun penuh keyakinan. (jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Najwa Shihab pada Minggu (07/12/2025) malam.

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: BencanaKabar TrasnskripNajwa Shihab
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

FKPQ Cerme Salurkan Donasi Rp17,4 Juta untuk Korban Bencana, Gelar Raker 2026

Dankodaeral X Cup 2026 Satukan Masyarakat Papua Lewat Sepak Bola

OPINI: Menimbang Dampak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 bagi Guru, Siswa dan Sekolah

Mediasi Ditempuh, Proses Hukum Konflik SMK Turen Malang Tak Dihentikan

Polemik Dualisme Yayasan SMK Turen, Bupati Malang Turun Tangan Cari Solusi

Polantas Menyapa, Cara Humanis Satlantas Gresik Rangkul Driver Trans Jatim

Isra Mikraj, SD An Nur Al Anwar Bululawang Malang Cetak Generasi Qur’ani

Emba Jetbus Run Malang, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Dorong Ekonomi Lokal

Dankodaeral X Cup 2026 Jadi Wadah Salurkan Energi Positif Anak Muda Papua

Nelayan Mengare Gresik Diajak Menjaga Kelestarian Ekosistem Laut

Prev Next

POPULER HARI INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Emba Jetbus Run Malang, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Dorong Ekonomi Lokal

Isra Mikraj, SD An Nur Al Anwar Bululawang Malang Cetak Generasi Qur’ani

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

BERITA LAINNYA

Dankodaeral X Cup 2026 Satukan Masyarakat Papua Lewat Sepak Bola

OPINI: Menimbang Dampak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 bagi Guru, Siswa dan Sekolah

Dankodaeral X Cup 2026 Jadi Wadah Salurkan Energi Positif Anak Muda Papua

Dukung Program MBG, Juru Masak di Blitar Ikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi

Isra Mikraj, Wali Kota Kediri Santuni Anak Yatim dan Duafa

Apresiasi Langkah Cepat Kakorlantas Tangani Insiden Mobil Patwal di Tol Tomang

JessC Fokus Garap Pasar Indonesia Usai Tutup Tur Dunia di Kuala Lumpur

OPINI: Implementasi Kebijakan Fiskal Daerah dalam Mendorong Inovasi dan Teknologi di Jatim

Babinsa Dampingi Posyandu Balita di Blora, Dukung Pencegahan Stunting

OPINI: Belajar dari Isra Mikraj (Spirit Kepemimpinan Amanah di Tengah Krisis Kepercayaan)

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Dua Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemkot Malang Diadukan ke DPRD

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d