email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tragedi Banjir Aceh: “Tsunami Kedua” dan Tangisan Mualem di Tengah Duka

by Julian Sukrisna
8 Desember 2025

JAVASATU.COM- Banjir besar yang melanda Aceh dalam 10 hari terakhir telah melumpuhkan sebagian besar wilayah provinsi tersebut. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, menyebut bencana ini sebagai “tsunami kedua” yang dampaknya mengingatkan pada tragedi 2004 silam.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem dalam wawancara eksklusif dengan Najwa Shihab pada Minggu (07/12/2025) malam, tak kuasa menahan air matanya. (Foto: Tangkapan layar kanal YouTube Najwa Shihab)

Dalam wawancara eksklusif dengan Najwa Shihab pada Minggu (07/12/2025) malam, Mualem tak kuasa menahan air mata saat menceritakan kondisi rakyatnya.

“Semoga bantuan dapat di Aceh, dapat orang tolong ke Aceh,” ujarnya terisak, menggambarkan beratnya beban yang dipikul di tengah kehancuran infrastruktur dan korban jiwa yang terus bertambah.

Keanehan Alam dan Dampak Masif

Hujan deras yang mengguyur selama 8 hari 8 malam menjadi pemicu utama bencana ini. Namun, Mualem menyoroti beberapa keanehan yang membedakan banjir kali ini dengan tsunami 2004. Ia mencatat bahwa air banjir berwarna hitam, berbau, dan menyebabkan gatal serta perih.

Lebih mengerikan lagi, Mualem menyaksikan banyak hewan melata seperti ular besar dan biawak yang biasanya bertahan hidup, kini mati terbawa arus. Jenazah korban manusia pun ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, tersangkut di pohon atau jembatan karena ketiadaan lahan kering untuk pemakaman.

Infrastruktur pun hancur lebur. Rumah-rumah kayu tersapu bersih ke laut, jembatan putus, dan akses jalan darat di beberapa kabupaten seperti Aceh Tamiang, Bireuen, dan Aceh Tengah lumpuh total. Aceh Tamiang disebut sebagai wilayah terparah, diikuti Aceh Utara dan Aceh Timur.

Respons Tanggap Darurat dan Kendala

Memasuki hari ke-10, Mualem melaporkan bahwa listrik mulai menyala dan beberapa jembatan darurat telah dibangun. Namun, distribusi bantuan ke daerah terisolir masih menjadi tantangan besar. Di Aceh Timur, misalnya, wilayah Pinding belum tersentuh bantuan sama sekali.

Untuk mengatasi hal ini, Mualem telah meminta bantuan helikopter kepada Presiden untuk menjangkau daerah terpencil. Ia juga proaktif meminta bantuan negara sahabat seperti Malaysia dan China yang telah mengirimkan tim medis dan obat-obatan, tanpa melalui birokrasi pusat yang berbelit.

Kritik Keras untuk Pemimpin Daerah

Di tengah upaya kerasnya, Mualem tak segan mengkritik bupati-bupati yang dinilainya lamban dan kurang bertanggung jawab.

BacaJuga :

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

“Kalau ada pemimpin yang cengeng seperti itu ya balik kanan saja,” tegasnya. Ia menyesalkan adanya laporan pemimpin daerah yang justru asyik berkaraoke di saat rakyatnya menderita.

Harapan dan Kebutuhan Mendesak

Saat ini, kebutuhan paling mendesak bagi warga Aceh adalah obat-obatan, perlengkapan dapur, alat ibadah, selimut, pakaian, dan gas LPG 3 kg.

Untuk jangka panjang, Mualem menekankan pentingnya pemulihan sektor pendidikan, mengingat banyak sekolah hancur. Ia berharap proses belajar mengajar bisa segera pulih dengan bantuan tenda-tenda darurat.

Menutup wawancara, Mualem kembali mengingatkan pentingnya berserah diri kepada Tuhan di tengah musibah ini.

“Kalau kita bergantung pada manusia, kita kecewa. Tapi kalau kita bergantung kepada Allah, kita terima semua apa adanya,” pungkasnya dengan nada pasrah namun penuh keyakinan. (jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Najwa Shihab pada Minggu (07/12/2025) malam.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BencanaKabar TrasnskripNajwa Shihab

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Berawal dari Saran Psikolog, Prass Ubah Jurnal Menjadi EP “Free as a Bird”

Cegah Penyalahgunaan, Polres Gresik Periksa Senjata Api Anggota

Penguatan Kompetensi ASN Jadi Kunci Percepatan Malang Raya Megapolitan

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Program RTLH Jadi Strategi Pemkab Gresik Percepat Pengentasan Kemiskinan

Prev Next

POPULER HARI INI

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

BERITA LAINNYA

Berawal dari Saran Psikolog, Prass Ubah Jurnal Menjadi EP “Free as a Bird”

Cegah Penyalahgunaan, Polres Gresik Periksa Senjata Api Anggota

Penguatan Kompetensi ASN Jadi Kunci Percepatan Malang Raya Megapolitan

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Program RTLH Jadi Strategi Pemkab Gresik Percepat Pengentasan Kemiskinan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Pengawasan Distribusi BBM di Jatim Diperkuat, ESDM Optimalkan Aplikasi XStar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved