email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Wamen Stella Christie Bongkar Mitos “IQ 80” Orang Indonesia: Anak Kita Tidak Bodoh, Sistemnya yang Salah!

[SERI-2] Mengapa anak Indonesia sulit berargumentasi? Stella Christie menolak narasi IQ rendah dan menawarkan solusi berbasis sains: dari mengajarkan matematika pada bayi hingga membangun asrama "Sekolah Garuda" untuk calon pemimpin.

by Julian Sukrisna
8 Desember 2025

JAVASATU.COM- Ada keresahan besar yang dirasakan Akbar Faizal tentang kualitas nalar anak bangsa. Mengapa anak-anak kita sulit menjelaskan pikiran mereka sendiri? Apakah benar IQ rata-rata orang Indonesia rendah?

Prof. Stella Christie dengan tegas membantah mitos inferioritas tersebut. “Ilmuwan yang mengatakan itu (IQ Indonesia 80) dia sudah dipecat,” tegas Stella. Menurutnya, narasi IQ rendah justru mematikan ruang gerak anak.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Stella Christie. (Foto: Tangkapan layar kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored)

Sistem yang Membungkam

Stella menjelaskan bahwa kemampuan berpikir logis sudah dimiliki manusia sejak bayi. Masalahnya, sistem pendidikan kita tidak memberikan “insentif” bagi anak untuk bertanya atau berargumen.

“Lebih banyak hukumannya atau dibilang ‘entar dulu jangan ribut-ribut’… daripada diberikan insentif,” kritik Stella.

Matematika Sejak Bayi?

Sebagai ilmuwan kognitif, Stella menyayangkan jarangnya penggunaan evidence-based (bukti sains) dalam metode mengajar di Indonesia. Ia memberi contoh radikal: matematika bisa diajarkan sejak dini, bahkan pada bayi, namun bukan dengan rumus.

“Besok kita ke sekolah, kita jalan yuk. Kita hitung yuk berapa langkah?” contoh Stella . Percakapan sederhana yang mengandung unsur angka (mathematical sense) inilah yang terbukti secara sains membangun otak anak, namun jarang dilakukan orang tua di Indonesia .

Proyek Ambisius: Sekolah Garuda

Untuk mencetak pemimpin masa depan yang beragam, Stella merancang program “Sekolah Unggul Garuda”. Program ini terdiri dari pembangunan 20 sekolah baru dan pembinaan sekolah eksisting (seperti Pradita Dirgantara) .

BacaJuga :

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

Kurikulumnya akan mengadopsi International Baccalaureate (IB) karena terbukti meningkatkan peluang diterima di universitas top dunia . Yang menarik, sekolah ini mewajibkan asrama agar anak Papua bisa hidup bersama anak Aceh, memecah sekat kesukuan sejak dini. (Jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored (Tayang: 4 Desember 2025)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Cara mengajar matematika anak usia diniKabar TranskripKurikulum IB IndonesiaSekolah Unggul GarudaWamen Stella Christie pendidikan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TK Siti Maryam Depok Kenalkan Aksi Iklim Sejak Usia Dini

Jelang Sura Agung, Polres Gresik Larang Konvoi dan Bawa Sajam

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

PMI, Puskesmas dan Warga Selodakon Jember Bersatu Perangi DBD

DPRD Kabupaten Malang: Jalan Balekambang Diperlebar untuk Genjot Wisata

Komisi IX DPR Siap Awasi Kebijakan Pemerintah soal Harga Obat

620 Lampu Tenaga Surya akan Terangi Jalur Gondanglegi-Balekambang

Jalan Gondanglegi-Balekambang Jadi Jalan Nasional Mulai 2027

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

Iduladha Satukan Mahasiswa KKN Al-Qolam Malang dengan Warga Kampung Baru

Prev Next

POPULER HARI INI

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Rumah di Rembun Dampit Digerebek, Polisi Temukan 44,6 Gram Sabu

Pengedar Sabu di Tumpang Diciduk, Polisi Buru Jaringan Pemasok

BERITA LAINNYA

TK Siti Maryam Depok Kenalkan Aksi Iklim Sejak Usia Dini

Jelang Sura Agung, Polres Gresik Larang Konvoi dan Bawa Sajam

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

PMI, Puskesmas dan Warga Selodakon Jember Bersatu Perangi DBD

DPRD Kabupaten Malang: Jalan Balekambang Diperlebar untuk Genjot Wisata

Komisi IX DPR Siap Awasi Kebijakan Pemerintah soal Harga Obat

620 Lampu Tenaga Surya akan Terangi Jalur Gondanglegi-Balekambang

Jalan Gondanglegi-Balekambang Jadi Jalan Nasional Mulai 2027

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

Iduladha Satukan Mahasiswa KKN Al-Qolam Malang dengan Warga Kampung Baru

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Matvey Safonov Siap Bersaing Raih Posisi Utama di PSG

Road Race Malang Tekan Balap Liar, Ajang Berburu Talenta Pembalap Muda

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved