email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Wamen Stella Christie Bongkar Mitos “IQ 80” Orang Indonesia: Anak Kita Tidak Bodoh, Sistemnya yang Salah!

[SERI-2] Mengapa anak Indonesia sulit berargumentasi? Stella Christie menolak narasi IQ rendah dan menawarkan solusi berbasis sains: dari mengajarkan matematika pada bayi hingga membangun asrama "Sekolah Garuda" untuk calon pemimpin.

by Julian Sukrisna
8 Desember 2025

JAVASATU.COM- Ada keresahan besar yang dirasakan Akbar Faizal tentang kualitas nalar anak bangsa. Mengapa anak-anak kita sulit menjelaskan pikiran mereka sendiri? Apakah benar IQ rata-rata orang Indonesia rendah?

Prof. Stella Christie dengan tegas membantah mitos inferioritas tersebut. “Ilmuwan yang mengatakan itu (IQ Indonesia 80) dia sudah dipecat,” tegas Stella. Menurutnya, narasi IQ rendah justru mematikan ruang gerak anak.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Stella Christie. (Foto: Tangkapan layar kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored)

Sistem yang Membungkam

Stella menjelaskan bahwa kemampuan berpikir logis sudah dimiliki manusia sejak bayi. Masalahnya, sistem pendidikan kita tidak memberikan “insentif” bagi anak untuk bertanya atau berargumen.

“Lebih banyak hukumannya atau dibilang ‘entar dulu jangan ribut-ribut’… daripada diberikan insentif,” kritik Stella.

Matematika Sejak Bayi?

Sebagai ilmuwan kognitif, Stella menyayangkan jarangnya penggunaan evidence-based (bukti sains) dalam metode mengajar di Indonesia. Ia memberi contoh radikal: matematika bisa diajarkan sejak dini, bahkan pada bayi, namun bukan dengan rumus.

“Besok kita ke sekolah, kita jalan yuk. Kita hitung yuk berapa langkah?” contoh Stella . Percakapan sederhana yang mengandung unsur angka (mathematical sense) inilah yang terbukti secara sains membangun otak anak, namun jarang dilakukan orang tua di Indonesia .

Proyek Ambisius: Sekolah Garuda

Untuk mencetak pemimpin masa depan yang beragam, Stella merancang program “Sekolah Unggul Garuda”. Program ini terdiri dari pembangunan 20 sekolah baru dan pembinaan sekolah eksisting (seperti Pradita Dirgantara) .

BacaJuga :

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

Kurikulumnya akan mengadopsi International Baccalaureate (IB) karena terbukti meningkatkan peluang diterima di universitas top dunia . Yang menarik, sekolah ini mewajibkan asrama agar anak Papua bisa hidup bersama anak Aceh, memecah sekat kesukuan sejak dini. (Jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored (Tayang: 4 Desember 2025)

Share this:

  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook

Like this:

Like Loading...
Tags: Cara mengajar matematika anak usia diniKabar TranskripKurikulum IB IndonesiaSekolah Unggul GarudaWamen Stella Christie pendidikan

Leave a ReplyCancel reply

BERITA TERBARU

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Lapas Malang Perangi HP Ilegal, Pungli dan Narkoba: Tanpa Kompromi

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Perayaan Hari Keris di Bakorwil Malang, Tugu Tirta Gaungkan Inovasi Air Bersih

Kecamatan Bungah Juara Umum MTQ Gresik 2026

Jaga Sumber Air DAS Brantas, 100 Pohon Ditanam di Hulu Kota Batu

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Kecamatan Bungah Juara Umum MTQ Gresik 2026

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Jaga Sumber Air DAS Brantas, 100 Pohon Ditanam di Hulu Kota Batu

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Pelatihan Juru Masak MBG Batch 3 di Blitar, Peserta Uji Kompetensi Masakan Indonesia

Band Emo Asal Sidoarjo Decemberism Rilis “A Summer Bluer”, tentang Perpisahan

Munas IKAPETE, Prof Masykuri Terpilih Lagi, Targetkan Penguatan Program Nasional

TNI Tegaskan Dua Insiden Penembakan di Papua Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Aksi KKB Tewaskan 12 Orang, Warga Sinak Terpaksa Mengungsi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d