Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kualitas Gizi Makanan Warga Gresik Dapat Perhatian Lebih dari Dinkes

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
24 Februari 2021
4

Javasatu,Gresik- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keamanan pangan yang berkualitas dan bergizi untuk dikonsumsi sehari-hari.

pertemuan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan, di gedung pertemuan LDII, Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 750 Gresik. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Gresik, Rini Sulistyoasih mengatakan, hal itu sesuai amanat UU Nomor 18 tahun 2012 tentang pangan. Pembangunan keamanan pangan dimulai dari tingkat individu, keluarga hingga masyarakat. Menurutnya, potensi risiko keamanan pangan dapat terjadi di setiap rantai suplai pangan.

“Karena itu perlu ada upaya yang menyentuh strata ini secara konsisten sehingga pangan aman bermutu dan bergizi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya di Gresik” papar Rini saat pertemuan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan, di gedung pertemuan LDII, Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 750 Gresik. Rabu (25/11/2020).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinkes Gresik tersebut digelar mulai 24 hingga 25 November 2020, dan diikuti oleh masyarakat dari berbagai profesi seperti, Guru, Kader Kesehatan, Lingkungan Pondok hingga Siswa.

ADVERTISEMENT

Menurut Rini, program keamanan pangan dapat terlaksana dengan baik apabila semua unsur terlibat dan bersinergi dengan baik, mulai dari pemerintah, swasta dan masyarakat sebagai konsumen secara komprehensif dan berkesinambungan.

“Maka pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinkes perlu memberikan prioritas terhadap pengembangan, pembinaan dan pengawasan pada keamanan pangan tersebut” terangnya.

Selain itu, promosi kesehatan, advokasi dan pemberdayaan masyarakat untuk merubah perilaku masyarakat dianggap penting oleh Dinkes.

“Untuk menambah pengetahuan tentang bahaya makanan dari segi fisik, mikrobiologi dan kimia. Dan juga cara pengolahan dan penyimpanannya, apalagi di era pandemi seperti ini, untuk mutu dan gizi makanan benar-benar diperhatikan. Kami berharap para audien yang hadir bisa menyebarkan informasi ke teman, kader bahkan masyarakat umum” jelas Rin.

Sementara itu, pemateri dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya. Staf BBPOM Surabaya, Nur Zainab menjelaskan, tentang edukasi makanan yang baik untuk dikonsumsi.

“Yakni terhindar kemungkinan dari cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan agama, keyakinan dan budaya masyarakat, sehingga aman untuk dikonsumsi” beber Zainab. (Bas/Saf)

Previous Post

Bakso Tetelan, Khas Dengan Kuah Lombok

Next Post

Malang Makmur-Malang Bangkit Saling Serang, Malang Jejeg Diuntungkan

Related Posts

BEM Unair Cek Kesehatan Gratis Lansia di Ngajum Malang, Diapresiasi Warga
Kesehatan

BEM Unair Cek Kesehatan Gratis Lansia di Ngajum Malang, Diapresiasi Warga

24 Oktober 2026
Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis
Kesehatan

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

14 Oktober 2026
Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare
Kesehatan

Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare

28 September 2026
PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini
Kesehatan

PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini

23 September 2026
Philips Future Health Index 2026: AI Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kesiapan Masih Jadi Tantangan
Kesehatan

Philips Future Health Index 2026: AI Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kesiapan Masih Jadi Tantangan

1 September 2026
PKG Gresik Capai 28,8 Persen, Targetkan 46 Persen hingga Desember 2026
Kesehatan

PKG Gresik Capai 28,8 Persen, Targetkan 46 Persen hingga Desember 2026

19 Agustus 2026
Next Post
Malang Makmur-Malang Bangkit Saling Serang, Malang Jejeg Diuntungkan

Malang Makmur-Malang Bangkit Saling Serang, Malang Jejeg Diuntungkan

Comments 4

  1. Ping-balik: BKKBN: Lebih Baik Beli Makanan Bergizi untuk Anak Ketimbang Beli Rokok - Noktah Merah
  2. Ping-balik: BKKBN: Lebih Baik Beli Makanan Bergizi untuk Anak Ketimbang Beli Rokok - Imperium Daily
  3. Ping-balik: BKKBN: Lebih Baik Beli Makanan Bergizi untuk Anak Ketimbang Beli Rokok - Beritaloka
  4. Ping-balik: BKKBN: Lebih Baik Beli Makanan Bergizi untuk Anak Ketimbang Beli Rokok - Nusa Daily

Pos-pos Terbaru

  • Turnamen Mini Soccer Hari Santri Tambakrejo, 8 Sekolah Lolos Babak Lanjutan
  • BEM Unair Cek Kesehatan Gratis Lansia di Ngajum Malang, Diapresiasi Warga
  • Event K-Pop SKJ Summer Bloom di Spencer Green Hotel Batu 15 November
  • Safari Subuh Kapolres Majalengka, Warga Usul Zebra Cross dari Arah Cigasong menuju Mambo
  • Polres Batu Ungkap 8 Kasus Curanmor, 11 Tersangka Ditangkap dalam 12 Jam
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com