email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 7 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

by Redaksi Javasatu
6 Maret 2026
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Unit musik folk sadcore asal Jakarta, Mantra Angin, resmi merilis single perdana berjudul “Sampai Gelap Mengepung” pada 4 Maret 2026. Lagu ini menjadi penanda awal perjalanan musikal band yang terbentuk pada Agustus 2025 tersebut.

Mantra Angin. (Credit: Mantra Angin)

Single debut ini sekaligus memperkenalkan arah musik dan gagasan yang ingin dibawa Mantra Angin, yakni merespons kegelisahan sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Vokalis sekaligus gitaris Mantra Angin, Huda R Alam, mengatakan lagu tersebut lahir dari refleksi terhadap berbagai ketidakpastian yang dirasakan banyak orang saat ini.

“Semoga ini menjadi jalan penyerahan kami menuju temuan-temuan baru. Bisa berupa teman baru, jalan keluar baru, atau sekadar tempat beristirahat di tengah banyak hal yang tidak menentu,” ujar Huda dalam keterangan tertulis, Jumat (6/2/2026).

Secara musikal, “Sampai Gelap Mengepung” dibangun dengan aransemen folk minimalis yang intim. Gitar akustik Huda menjadi fondasi utama melodi, dipadukan dengan permainan bas Fernando Oktora, sentuhan piano dari M. Iqbal, serta harmoni vokal Huda bersama Genevieve Ribka Wowor.

Pendekatan musik tersebut terinspirasi dari tradisi slowcore dan sadcore era 1990-an yang menonjolkan tempo lambat, ruang hening, serta emosi yang kuat dalam setiap lirik.

Dari sisi konsep, lagu ini terinspirasi dari gambaran dunia yang terasa menekan dan penuh ketidakpastian. Mantra Angin mencoba merespons ketakutan sosial tersebut melalui pendekatan musik yang kontemplatif.

BacaJuga :

Debut Angele Lapp di “Downtown Girl”, Bidik Pasar Pop Filipina Modern

Rekso Rilis Lagu Religi “Idul Fitri”, Angkat Makna Syukur dan Kemenangan Ramadan

Proses kreatif lagu ini memakan waktu sekitar lima bulan dan dikerjakan di sela kesibukan para personel. Dari sejumlah draf yang sempat digarap, “Sampai Gelap Mengepung” akhirnya dipilih untuk diproduksi secara serius sebagai single perdana.

Dalam proses produksi, Mantra Angin menggandeng Adi Alam sebagai produser yang dinilai memiliki kedekatan dengan pendekatan musik folk. Ia diberi ruang untuk membentuk karakter bunyi hingga menemukan warna yang menjadi identitas awal band tersebut.

Melalui perilisan single ini, Mantra Angin berharap dapat menghadirkan pengalaman mendengarkan yang reflektif bagi para pendengar di tengah dinamika kehidupan modern.

Single “Sampai Gelap Mengepung” sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital sejak 4 Maret 2026 dan dirilis secara independen. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: BandMantra AnginmusikMusisiPenyanyi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

Ramadan Berbagi, Lazisnu Banyutengah Gresik Bagikan 513 Paket Beras ke Warga

Salat Jumat di Wringinanom, Kapolres Gresik Ajak Warga Jaga Keamanan Ramadan

PG Meritjan Kediri Gelar Pasar Murah Gula Rp15 Ribu/Kg Selama Ramadan

PERADI Malang Sosialisasikan KUHAP 2025 saat Buka Puasa Bersama

Komunitas SEGO Team Malang Santuni Anak Yatim di Dua Panti Asuhan saat Ramadan

Modus Polisi Gadungan, Pria di Malang Rampas Mobil Innova Saat Test Drive

Wabup Gresik Ingatkan Tawuran Sahur, Sekaligus Sosialisasikan Layanan Darurat 112

Kasum TNI Tekankan Peran Binter dalam Keberhasilan Operasi Militer

Komunitas Pelapak Car Free Day Gresik Buka Puasa dan Santuni Yatim

Prev Next

POPULER HARI INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Komunitas SEGO Team Malang Santuni Anak Yatim di Dua Panti Asuhan saat Ramadan

PERADI Malang Sosialisasikan KUHAP 2025 saat Buka Puasa Bersama

Ramadan Berbagi, Lazisnu Banyutengah Gresik Bagikan 513 Paket Beras ke Warga

Empat ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon Dibebaskan

BERITA LAINNYA

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

PG Meritjan Kediri Gelar Pasar Murah Gula Rp15 Ribu/Kg Selama Ramadan

Kasum TNI Tekankan Peran Binter dalam Keberhasilan Operasi Militer

Empat ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon Dibebaskan

Babinsa Kodim Blora Dampingi Petani Panen Padi di Tunjungan

Kasdim Blora Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial di Kunduran

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Disabilitas di Banjararum Singosari Diserahkan ke RSBL Pasuruan

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d