email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 7 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Siswa Asal Malang Borong Medali Pencak Silat Banyuwangi Championship

by Agung Baskoro
23 Maret 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Dalam Even Banyuwangi Championship Pencak Silat yang diselenggarakan di GOR TAWANGALUN, Kabupaten Banyuwangi, 3 siswa asal Kabupaten Malang menorehkan hasil yang membanggakan, dengan menyabet 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu.

(Foto: Istimewa)

Ketiganya adalah Mohammad Salman Mika Amrullah juara 1 kategori usia dini putra-mini, Adzkia Rajwa Pahlevi juara 1 usia dini-A, Ibnu Syddad Abqori Ongko Widjoyo juara 2 usia dini putra-A dan Mohammad Aimar Azka Amrullah mendapat medali perunggu.

Salah satu orang tua siswa yang berprestasi dan membanggakan daerah asal itu mengaku sangat senang dengan perjuangan anaknya, hingga mendapatkan hasil sesuai targetnya.

“Ini adalah even besar pertama yang diikuti anak kami. Namun sudah mendapat prestasi yang luar biasa. Kalau anak kami sendiri, disekolah sudah berlatih selama dua tahun, akan tetapi baru terjuan ke gelanggang di kejuaraan baru kali ini,” ujar Mohammad Azmi Amrullah, yang merupakan orang tua dari Mohammad Salman Mika Amrullah, peraih medali emas tersebut, Rabu (23/3/2022).

Pria yang akrab disapa Azmi tersebut juga mengatakan, anaknya meraih juara pada kategori usia dini (8 tahun), melalui grup pencak silat Tapak Suci Jolotundo asal Surabaya, lantaran di sekolahnya tidak mengeluarkan kontingen secara mandiri.

“Terimakasih, sekolah sudah memfasilitasi anak kami dalam berlatih. Namun besar harapan kami, sekolah Al-Uswah Singosari mengeluarkan kontingen secara mandiri. Hal Ini penting, karena bisa mewakili sekolah, bahkan mengharumkan nama Kabupaten Malang di tingkat Jawa Timur, atau Nasional. Kali ini, anak kami bergabung group silat asal Surabaya, Tapak Suci Jolotundo,” ucap Azmi bangga.

Masih di tempat yang sama, Randy Reza Pahlevi, atau orang tua dari Adzkia Rajwa Pahlevi juga mendorong pihak sekolah mengeluarkan kontingen secara mandiri.

BacaJuga :

Polisi Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Sumberpucung Malang

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

“Sekolah kami sudah mendukung dan memfasilitasi, akan tetapi besar harapan kami harus mampu mengeluarkan kontingen secara mandiri. Kami yakin dengan 4 orang siswa dari Al-Uswah bisa meraih medali, apalagi diikuti oleh kontingen sekolah kami sendiri. Tidak menutup kemungkinan bisa banyak medali yang bisa diraih,” ujarnya, Rabu (23/3/2022).

Sementara itu, Naning Suci Wulandari, orang tua dari Ibnu Syddad Abqori Ongko Widjoyo menyampaikan, akan terus bersemangat untuk mengikuti event-event besar berikutnya.

“Kami akan terus semangat berlatih dan akan mengikuti kejuaran besar berikutnya. Khususnya di Malang, ” tandas wanita berjilbab tersebut.

Ketua Even Championship Banyuwangi Pencak silat, Romy Ardiansyah mengatakan, bahwa kejuaraan ini tujuannya, menepis anggapan pencak silat sebagai olahraga tradisional dan dianggap sebelah mata. Padahal olahraga pencak silat adalah olahraga yang bernilai jual dan bergengsi.

“Secara keseluruhan, kami sudah menggelar sebanyak event 18 kali di Indonesia yaitu Pulau Jawa dan Bali peminatnya sangat bagus. Seperti saat ini di Banyuwangi diikuti 2100 peserta. Namun karena ini open tournament, maka juga ada peserta dari luar kota seperti Surabaya, Jember, Situbondo, Bandung, bahkan Bali, ” ujar Romy Ardiansyah.

Romy melanjutkan bahwa pihak telah bekersama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur, IPSI Banyuwangi, KONI Banyuwangi, Dispora Banyuwangi.

“Habis ini akan menggelar event ke Magelang, lalu Banten, kemudian ke Bali. Dengan harapan, olahraga pencak silat disenangi oleh banyak masyarakat luas, ” Imbuhnya.

Lebih jauh, Romy juga menuturkan, bahwa dalam kejuaraan yang digelar selama dua hari mulai Senin 21 Maret hingga Selasa 22 Maret 2022 tersebut, menggunakan sistem pemasalan. Dengan memperkenalkan pencak silat terhadap pemula.

“Jadi kita memperkenalkan pencak silat dari usia dini. Orang mengenal silat itu tidak usia dini, tapi SMP dan SMA baru bergabung silat. Dan sistem pemasal adalah pemula yang baru terjun ke gelanggang. Dengan begitu mereka belajar dan berani terjun ke lapangan. Tak hanya itu, semua peserta yang kalah bertanding juga mendapatkan medali, agar bersemangat ketika kembali ke daerahnya , ” pungkasnya. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Banyuwangi ChampionshipPencak Silat

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polisi Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Sumberpucung Malang

Jagung Jadi Andalan Gresik Utara, Panceng Disiapkan Jadi Lumbung Pangan

Sidang Gugatan Wanprestasi Developer Perumahan di Kediri, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Cari Untung

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Babinsa di Blora Latih PBB Siswa SDN 5 Jepon, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

718 Mahasiswa KKN-BBK UNAIR Diterjunkan di Gresik, Usung Program SDGs

Diskopindag Kota Malang Fasilitasi Sertifikasi ISO Pabrik Rokok

Tower Telekomunikasi Tak Berizin di Parengan Tuban Disegel Satpol PP

Bupati Pasuruan Temui Pedagang Eks Pasar Gondanglegi, Ini Responsnya

Pemkab Bojonegoro Tata Ulang Kota, Ini Rencana Besarnya

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

18 Januari 2026 Legenda Sepak Bola Indonesia akan “Bentrok” di Malang

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Diskopindag Kota Malang Fasilitasi Sertifikasi ISO Pabrik Rokok

Sidang Gugatan Wanprestasi Developer Perumahan di Kediri, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Cari Untung

BERITA LAINNYA

Sidang Gugatan Wanprestasi Developer Perumahan di Kediri, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Cari Untung

Babinsa di Blora Latih PBB Siswa SDN 5 Jepon, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

Tower Telekomunikasi Tak Berizin di Parengan Tuban Disegel Satpol PP

Bupati Pasuruan Temui Pedagang Eks Pasar Gondanglegi, Ini Responsnya

Dandim 0721/Blora Lepas 34 Prajurit Purna Tugas

Apresiasi Tokoh Lintas Agama Warnai Sukses Operasi Lilin Candi 2025 di Jateng

Musisi Asal Gunung Kawi Matoha Mino Luruskan Stigma Mistis Lewat Lagu “Gunung Kawi”

Single Debut Thalia Gunawan “Kamu yang di Bangku Depan” Rilis, Cerita Cinta Remaja di Kelas

Pemkab Kediri Alokasikan Rp58,5 Miliar Lanjutkan Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati

Petani Lereng Gunung Sindoro Kompak Jaga Hutan Lewat Syukuran Panen

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

Mayat Pria Mengapung di Sungai Molek Malang Teridentifikasi

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved