email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 13 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Siswa Asal Malang Borong Medali Pencak Silat Banyuwangi Championship

by Agung Baskoro
23 Maret 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Dalam Even Banyuwangi Championship Pencak Silat yang diselenggarakan di GOR TAWANGALUN, Kabupaten Banyuwangi, 3 siswa asal Kabupaten Malang menorehkan hasil yang membanggakan, dengan menyabet 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu.

(Foto: Istimewa)

Ketiganya adalah Mohammad Salman Mika Amrullah juara 1 kategori usia dini putra-mini, Adzkia Rajwa Pahlevi juara 1 usia dini-A, Ibnu Syddad Abqori Ongko Widjoyo juara 2 usia dini putra-A dan Mohammad Aimar Azka Amrullah mendapat medali perunggu.

Salah satu orang tua siswa yang berprestasi dan membanggakan daerah asal itu mengaku sangat senang dengan perjuangan anaknya, hingga mendapatkan hasil sesuai targetnya.

“Ini adalah even besar pertama yang diikuti anak kami. Namun sudah mendapat prestasi yang luar biasa. Kalau anak kami sendiri, disekolah sudah berlatih selama dua tahun, akan tetapi baru terjuan ke gelanggang di kejuaraan baru kali ini,” ujar Mohammad Azmi Amrullah, yang merupakan orang tua dari Mohammad Salman Mika Amrullah, peraih medali emas tersebut, Rabu (23/3/2022).

Pria yang akrab disapa Azmi tersebut juga mengatakan, anaknya meraih juara pada kategori usia dini (8 tahun), melalui grup pencak silat Tapak Suci Jolotundo asal Surabaya, lantaran di sekolahnya tidak mengeluarkan kontingen secara mandiri.

“Terimakasih, sekolah sudah memfasilitasi anak kami dalam berlatih. Namun besar harapan kami, sekolah Al-Uswah Singosari mengeluarkan kontingen secara mandiri. Hal Ini penting, karena bisa mewakili sekolah, bahkan mengharumkan nama Kabupaten Malang di tingkat Jawa Timur, atau Nasional. Kali ini, anak kami bergabung group silat asal Surabaya, Tapak Suci Jolotundo,” ucap Azmi bangga.

Masih di tempat yang sama, Randy Reza Pahlevi, atau orang tua dari Adzkia Rajwa Pahlevi juga mendorong pihak sekolah mengeluarkan kontingen secara mandiri.

BacaJuga :

AKBP Muhammad Taat Resdi Resmi Jabat Kapolres Malang, Gantikan AKBP Danang Setiyo

KKN Tematik Unira Malang Live-In di 15 Desa Wisata, Fokus Penguatan Ekosistem Berkelanjutan

“Sekolah kami sudah mendukung dan memfasilitasi, akan tetapi besar harapan kami harus mampu mengeluarkan kontingen secara mandiri. Kami yakin dengan 4 orang siswa dari Al-Uswah bisa meraih medali, apalagi diikuti oleh kontingen sekolah kami sendiri. Tidak menutup kemungkinan bisa banyak medali yang bisa diraih,” ujarnya, Rabu (23/3/2022).

Sementara itu, Naning Suci Wulandari, orang tua dari Ibnu Syddad Abqori Ongko Widjoyo menyampaikan, akan terus bersemangat untuk mengikuti event-event besar berikutnya.

“Kami akan terus semangat berlatih dan akan mengikuti kejuaran besar berikutnya. Khususnya di Malang, ” tandas wanita berjilbab tersebut.

Ketua Even Championship Banyuwangi Pencak silat, Romy Ardiansyah mengatakan, bahwa kejuaraan ini tujuannya, menepis anggapan pencak silat sebagai olahraga tradisional dan dianggap sebelah mata. Padahal olahraga pencak silat adalah olahraga yang bernilai jual dan bergengsi.

“Secara keseluruhan, kami sudah menggelar sebanyak event 18 kali di Indonesia yaitu Pulau Jawa dan Bali peminatnya sangat bagus. Seperti saat ini di Banyuwangi diikuti 2100 peserta. Namun karena ini open tournament, maka juga ada peserta dari luar kota seperti Surabaya, Jember, Situbondo, Bandung, bahkan Bali, ” ujar Romy Ardiansyah.

Romy melanjutkan bahwa pihak telah bekersama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur, IPSI Banyuwangi, KONI Banyuwangi, Dispora Banyuwangi.

“Habis ini akan menggelar event ke Magelang, lalu Banten, kemudian ke Bali. Dengan harapan, olahraga pencak silat disenangi oleh banyak masyarakat luas, ” Imbuhnya.

Lebih jauh, Romy juga menuturkan, bahwa dalam kejuaraan yang digelar selama dua hari mulai Senin 21 Maret hingga Selasa 22 Maret 2022 tersebut, menggunakan sistem pemasalan. Dengan memperkenalkan pencak silat terhadap pemula.

“Jadi kita memperkenalkan pencak silat dari usia dini. Orang mengenal silat itu tidak usia dini, tapi SMP dan SMA baru bergabung silat. Dan sistem pemasal adalah pemula yang baru terjun ke gelanggang. Dengan begitu mereka belajar dan berani terjun ke lapangan. Tak hanya itu, semua peserta yang kalah bertanding juga mendapatkan medali, agar bersemangat ketika kembali ke daerahnya , ” pungkasnya. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Banyuwangi ChampionshipPencak Silat

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Target 500 Sekolah hingga 2029

Wali Kota Malang Optimistis K3 Perkantoran dan CSR Meningkat

SPPG Rampal Celaket Malang Gagas Wisata Dapur MBG untuk Siswa

SPPG Rampal Celaket Malang Wacanakan MBG Prasmanan, Pertama di Indonesia

Eksplor Jogja, Siswa SMP YPI Darussalam 1 Cerme Study Tour Sambil Belajar Vlog Digital

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Analis Nilai Langkah Nyata Pendidikan Berkeadilan

Operasi Senyap TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport dari Ancaman OPM di Papua

Wabup Gresik Minta Guru Ubah Cara Mengajar Matematika Agar Tak Menakutkan

AKBP Ramadhan Nasution Resmi Jabat Kapolres Gresik, Gantikan AKBP Rovan Richard Mahenu

AKBP Muhammad Taat Resdi Resmi Jabat Kapolres Malang, Gantikan AKBP Danang Setiyo

Prev Next

POPULER HARI INI

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Operasi Senyap TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport dari Ancaman OPM di Papua

AKBP Ramadhan Nasution Resmi Jabat Kapolres Gresik, Gantikan AKBP Rovan Richard Mahenu

BERITA LAINNYA

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Target 500 Sekolah hingga 2029

Eksplor Jogja, Siswa SMP YPI Darussalam 1 Cerme Study Tour Sambil Belajar Vlog Digital

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Analis Nilai Langkah Nyata Pendidikan Berkeadilan

Operasi Senyap TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport dari Ancaman OPM di Papua

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

TNI dan Warga Gotong Royong Pulihkan Polindes Pascabencana di Aceh Tengah

OPINI: KIP Inovatif, Pendidikan Cerdas untuk yang Salah Sasaran

PWI Jatim Siapkan Lomba Karya Jurnalistik di HPN 2026, Hadiah Piala Prapanca

Atlet Taekwondo Emas SEA Games 2025, Alfi Kusuma Naik Pangkat Jadi Letnan Satu

Ifan Seventeen Rilis “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Kisah Cinta yang Tak Lagi Sama

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved