email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

DPRD Kabupaten Malang Menyoal Data Sapi Mati Akibat PMK: Itu Tidak Akurat

by Agung Baskoro
14 Juli 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang mempermasalahkan data yang tidak akurat dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang terkait hewan ternak sapi yang mati akibat terserang wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Ilustrasi warga di wilayah Malang Barat menguburkan sapi secara massal mati diduga akibat paparan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). (Foto: Dok Javasatu.com)

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin menyebut, ada perbedaan yang cukup besar soal jumlah sapi yang mati. Menurut DPKH Kabupaten Malang, ada sebanyak 138 ekor. Namun, data lain yang diterima dari salah satu Pemdes, jumlah tersebut merupakan jumlah ternak yang mati akibat PMK dalam satu desa.

“Penyajian data Dinas Peternakan itu tidak akurat. Di Malang Barat saja, itu ternak yang mati akibat PMK sudah hampir 2 ribu ekor,” ujar pria yang akrab disapa Amin itu, Kamis (14/7/2022).

Berdasarkan data yang dihimpun, di Desa Pujon Kidul Kecamatan Pujon, sampai saat ini ada 158 ekor sapi yang mati. Dari jumlah tersebut, 12 ekor diantaranya tercatat mati pada bulan Juli 2022 ini.

Sementara itu di Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, hingga saat ini tercatat sudah ada sebanyak 143 sapi yang mati akibat PMK. Dan tercatat ada 12 ekor yang harus dipotong paksa.

“Dari dua desa itu saja jumlah sapi yang mati akibat PMK sudah hampir 300 ekor,” tegas Amin.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

Menyinggung tentang vaksin, Amin meng-klaim masih berjalan 50 persen, dirinya juga tidak sepakat bahwa prosentase kesembuhan ternak sapi yang terpapar PMK mencapai 80 persen. Sebab, menurutnya DPKH Kabupaten Malang belum bisa menyajikan data dengan akurat.

“Artinya saya sepakat kalau 80 persen dari sapi yang terpapar PMK itu saat ini sedang perawatan atau treatment, belum kategori sembuh. Cuma lebih baik, dan menunjukan perbaikan. Makanya pendataan harus dilakukan lebih akurat, (Dinas Peternakan) harus turun, jangan hanya meminta-minta (data) saja,” tukasnya. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: DPKH Kabupaten MalangDPRD kabupaten malangPenyakit Mulut dan KukuPMK Kabupaten Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Program RTLH Jadi Strategi Pemkab Gresik Percepat Pengentasan Kemiskinan

Skadron Udara 11 Cetak Prestasi, Pilot Sukhoi Tembus 1.000 Jam Terbang

Sampah Kota Malang Capai 700 Ton per Hari, Dosen UB Dorong Pengelolaan Plastik Berbasis Ekoteologi

Garda Pemuda NasDem Kota Malang Hadiri Kongres II, Suyadi Dorong Restorasi Nyata Menuju Pemilu 2029

Penyelesaian Aset Simpang Ijen Kota Malang Tunggu Pergub dan Tarif Retribusi

Prev Next

POPULER HARI INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Garda Pemuda NasDem Kota Malang Hadiri Kongres II, Suyadi Dorong Restorasi Nyata Menuju Pemilu 2029

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Bakorwil Malang Selesaikan Sengketa Aset Pemprov Jatim Tanpa Penggusuran

Penyelesaian Aset Simpang Ijen Kota Malang Tunggu Pergub dan Tarif Retribusi

BERITA LAINNYA

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Program RTLH Jadi Strategi Pemkab Gresik Percepat Pengentasan Kemiskinan

Skadron Udara 11 Cetak Prestasi, Pilot Sukhoi Tembus 1.000 Jam Terbang

Sampah Kota Malang Capai 700 Ton per Hari, Dosen UB Dorong Pengelolaan Plastik Berbasis Ekoteologi

Garda Pemuda NasDem Kota Malang Hadiri Kongres II, Suyadi Dorong Restorasi Nyata Menuju Pemilu 2029

Penyelesaian Aset Simpang Ijen Kota Malang Tunggu Pergub dan Tarif Retribusi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Pengawasan Distribusi BBM di Jatim Diperkuat, ESDM Optimalkan Aplikasi XStar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved