email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 7 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kawasan Ekosistem Esensial Mangrove Ujungpangkah Gresik Diusulkan Jadi Situs Ramsar

by Sudasir Al Ayyubi
3 Juni 2021

Javasatu,Gresik- Selain menjadi upaya pelestarian habitat burung, mangrove dan pemberdayaan UMKM. Kawasan Ekosistem Esensial Mangrove Ujungpangkah (KEE MUP) di Kabupaten Gresik juga diusulkan sebagai situs Ramsar.

KEE MUP. (Foto: Istimewa)

Diketahui, Situs Ramsar merupakan kawasan yang ditetapkan untuk melindungi kelestarian dan fungsi lahan basah di dunia. Situs ini merupakan wujud komitmen Indonesia terhadap Konvensi Ramsar yang mengikat untuk konservasi dam pemanfaatan lahan basah secara berkelanjutan.

Untuk itu pada Rabu (2/6/2021) siang, jurnalis, akademisi dan aktivis lingkungan mengunjungi KEE MUP dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah Sedunia  (World Wetlands Day – WWD) yang digelar Direktorat Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial (BPEE), Kementrian LH dan Kehutanan.

Dalam kesempatan ini, mereka diajak melihat dari dekat segala potensi di kawasan KEE MUP yang sudah ditetapkan Pemprov Jatim melalui SK Gubernur Jawa Timur No: 188/233/KPTS/013/2020. Area ini seluas 1.554,27 H di Desa Pangkahwetan, Pangkahkulon dan Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah.

Melalui keterangan tertulis, Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial, Asep Sugiharta mwngatakan KEE MUP merupakan muara Sungai Bengawan Solo, sehingga lokasi ini kaya dengan sumber daya alam yang penting bagi sejumlah jenis burung air maupun biota laut.

“Potensi keanekaragaman hayati di KEE Ujungpangkah meliputi 17 jenis mangrove dan 72 jenis burung air, baik penetap maupun burung migran seperti Pelikan Australia (Pelecanus Conspicillatus), dan beberapa jenis berstatus Endangered menurut IUCN Red List dan dilindungi Undang-Undang,” katanya.

Peringatan Hari Lahan Basah tahun 2021 dilaksanakan melalui beberapa rangkaian kegiatan antara lain penyusunan dokumen usulan KEE MUP sebagai situs Ramsar.

Dalam kesempatan ini, juga ada pelepasan burung ke habitat alamnya di KEE Mangrove Ujungpangkah sejumlah 25 ekor yaitu burung Kowak malam kelabu (Nycticorax Nycticorax) sebanyak 10 ekor dan Ibis putih kepala hitam sebanyak 15 ekor.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lahan basah, meningkatkan peran aktif Pemda dan para pihak dalam bidang konservasi lahan basah,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup M Najikh mengungkapkan pemerintah daerah terus mendorong agar KEE MUP bisa menjadi bagian penting dalam pelestarian hayati yang ada di Indonesia.

BacaJuga :

Dispendukcapil Raih WBBM, Wali Kota Malang Wahyu Minta Pelayanan Terus Ditingkatkan

Bakorwil Malang Dorong Pencegahan Stunting dari Hulu, 9 Daerah Diminta Bergerak

“Tentu kami bangga dengan dipilihnya Ujungpangkah sebagai kawasan ekosistem esensial. Semoga bermanfaat. Kami tentu mendukung,” ucap Najikh.

Selain itu, ternyata masyarakat di kawasan KEE MUP sudah terampil dalam mengolah segala potensi alam di sekitarnya. Misalnya, mengolah Mangrove menjadi sirup minuman serta kopi. Ada pula, stik mangrove serta keripik.

Kemudian, ada pula masyarakat yang memanfaatkan kerang hijau hasil budidaya nelayan dijadikan kerupuk, petis, serta camilan lainnya yang tentunya bisa meningkatkan daya ekonomi masyarakat.

“Ini berbahan dasar mangrove, buahnya kami jadikan olahan kopi serta sirup yang menyegarkan. Ada pula stik mangrove,” tutur salah satu pelaku UMKM yang berjualan di area Wisata Banyuurip Mangrove Center yang masuk KEE MUP Gresik. (Bas/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dinas Lingkungan Hidup GresikKawasan Ekosistem Esensial Mangrove UjungpangkahKecamatan GresikKEE MUPKEE UjungpangkahKementerian Lingkungan Hidup dan KehutananPemerintah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dispendukcapil Raih WBBM, Wali Kota Malang Wahyu Minta Pelayanan Terus Ditingkatkan

Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB Siapkan Langkah Antisipasi

TISI Deklarasikan Taufiq Ismail sebagai Calon Peraih Nobel Sastra Dunia

Sambut HUT ke-81 TNI, Bhakti Kesehatan Layani 580 Warga di Jakarta

Nazali Lempo Tawarkan Arah Baru Penegakan Hukum Indonesia

Harlah Sabilu Taubah Blitar Merakyat, Warga Doa Bersama hingga Mancing

Malam Akrab Jadi Tradisi Warga RT 03 RW 07 Penanggungan Kota Malang

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Prev Next

POPULER HARI INI

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

BERITA LAINNYA

Dispendukcapil Raih WBBM, Wali Kota Malang Wahyu Minta Pelayanan Terus Ditingkatkan

Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB Siapkan Langkah Antisipasi

TISI Deklarasikan Taufiq Ismail sebagai Calon Peraih Nobel Sastra Dunia

Sambut HUT ke-81 TNI, Bhakti Kesehatan Layani 580 Warga di Jakarta

Nazali Lempo Tawarkan Arah Baru Penegakan Hukum Indonesia

Harlah Sabilu Taubah Blitar Merakyat, Warga Doa Bersama hingga Mancing

Malam Akrab Jadi Tradisi Warga RT 03 RW 07 Penanggungan Kota Malang

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved