email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 6 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Khofifah Anggap Tugas Guru Bahasa Daerah Sebagai ‘Transfer of Attitude’

by Syaiful Arif
11 Juli 2023
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-MALANG- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyambut baik adanya kegiatan peningkatan kompetensi guru bahasa daerah di Jawa Timur. Peresmian acara ini berlangsung di Hotel Montana Dua, Kota Malang, Senin (10/07/2023) malam.

Gubernur Jatim Khofifah membuka kegiata peningkatan kompetensi guru bahasa asing Jawa Timur. (Foto: Javasatu.com)

Menurutnya, amanah yang diemban sebagai pengajar bahasa daerah tidak mudah. Karena yang disampaikan kepada muridnya tidak hanya perihal pengetahuan, namun juga perihal ajaran sikap.

“Maka guru-guru bahasa ini sebetulnya bebannya tidak ringan, karena mereka tidak sekadar transfer of knowledge tapi juga transfer of attitude,” jelas Khofifah Indar Parawansa.

Ia mencontohkan bahasa Jawa, yang menurutnya tidak cukup hanya mengajarkan pemahaman bahasa secara teknis. Namun seorang guru bahasa daerah juga mengulas tentang akar budayanya.

“Tidak sekadar hanya honocoroko, tapi lihat dari akar budaya sampai kemudian melahirkan bahasa,” ujarnya.

Banyaknya bahasa dan budaya di Jawa Timur, menjadi keinginan Khofifah untuk didalami tiap daerah masing-masing. Menurutnya, banyak ciri khas yang perlu diulik karena hadir dengan keunikannya sendiri.

“Misalnya, salamnya Suku Tengger. Kemudian Osing, bagaimana sebetulnya kultur Osing. Kemudian daerah-daerah Matraman yang dekat dengan Solo dan Ngayujokarto, pasti sentuhannya berbeda,” imbuh Khofifah.

BacaJuga :

PERADI Malang Sosialisasikan KUHAP 2025 saat Buka Puasa Bersama

Pemkot Malang Jemput Dukungan Kemenkeu untuk Revitalisasi Pasar Besar Malang

Bahasa daerah tidak sekadar masalah berbahasa, Gubernur Jatim yakin banyak nilai-nilai luhur yang turut dibawa. Termasuk masalah sikap dan kearifan lokal.

“Ada unggah ungguh di dalamnya. Ada bangunan karakter di dalamnya, ada kearifan lokal di dalamnya,” jelasnya lebih lanjut.

Penguatan kompetensi guru bahasa daerah di jenjang SMA inilah menjadi momen tepat untuk merevitalisasi budaya bahasa yang semakin waktu semakin menghilang.

“Termasuk saya, kalau diminta sambutan berbahasa Jawa utuh, itu juga belum tentu saya bisa menyampaikan secara lebih fluent (lancar),” tandasnya. (Nuh/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: berita videoGubernur JatimGuruJawa TimurKhofifah Indar ParawansaPemprov Jatimvideo

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

Ramadan Berbagi, Lazisnu Banyutengah Gresik Bagikan 513 Paket Beras ke Warga

Salat Jumat di Wringinanom, Kapolres Gresik Ajak Warga Jaga Keamanan Ramadan

PG Meritjan Kediri Gelar Pasar Murah Gula Rp15 Ribu/Kg Selama Ramadan

PERADI Malang Sosialisasikan KUHAP 2025 saat Buka Puasa Bersama

Komunitas SEGO Team Malang Santuni Anak Yatim di Dua Panti Asuhan saat Ramadan

Modus Polisi Gadungan, Pria di Malang Rampas Mobil Innova Saat Test Drive

Wabup Gresik Ingatkan Tawuran Sahur, Sekaligus Sosialisasikan Layanan Darurat 112

Kasum TNI Tekankan Peran Binter dalam Keberhasilan Operasi Militer

Komunitas Pelapak Car Free Day Gresik Buka Puasa dan Santuni Yatim

Prev Next

POPULER HARI INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Komunitas SEGO Team Malang Santuni Anak Yatim di Dua Panti Asuhan saat Ramadan

PERADI Malang Sosialisasikan KUHAP 2025 saat Buka Puasa Bersama

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Empat ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon Dibebaskan

BERITA LAINNYA

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

PG Meritjan Kediri Gelar Pasar Murah Gula Rp15 Ribu/Kg Selama Ramadan

Kasum TNI Tekankan Peran Binter dalam Keberhasilan Operasi Militer

Empat ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon Dibebaskan

Babinsa Kodim Blora Dampingi Petani Panen Padi di Tunjungan

Kasdim Blora Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial di Kunduran

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Warga Disabilitas di Banjararum Singosari Diserahkan ke RSBL Pasuruan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved