email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 24 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mata Pelajaran PMP dan Kuliah Pancasila Kembali Wajib di Era Jokowi

by Redaksi Javasatu
24 Oktober 2019
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Mata Pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan mata kuliah Pancasila kembali diwajibkan di sekolah dan perguruan tinggi di era Presiden Joko Widodo. Kebijakan ini diharapkan menjadi benteng bagi generasi muda dalam mencegah masuknya paham komunis, Khilafah, dan liberal kapitalis.

Profesor Dr. H. Suko Wiyono, SH. MH, Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang. (Foto: Javasatu.com)

Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang, Prof. Dr. H. Suko Wiyono, SH MH, menyatakan pemberlakuan kembali PMP dan mata kuliah Pancasila penting untuk menanamkan nilai-nilai moral dan kewarganegaraan yang baik. Menurutnya, selama era reformasi, penghilangan mata kuliah dan PMP membuat masyarakat jauh meninggalkan nilai Pancasila, yang berimbas pada meningkatnya konflik antar suku dan agama.

“Kerusuhan sosial saat ini menunjukkan warga negara telah jauh meninggalkan nilai-nilai Pancasila. Dengan kembali diajarkannya PMP dan kuliah Pancasila, kita berharap persoalan kompleks bisa diminimalkan,” ujarnya, Kamis (24/10/2019).

Pemberlakuan ini didukung Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) serta diperkuat oleh Menteri Pendidikan, agar kurikulum Pancasila wajib diterapkan di seluruh lembaga pendidikan. Prof. Suko juga menekankan perlunya integrasi nilai Pancasila dari tingkat TK hingga perguruan tinggi agar generasi muda memiliki pemahaman moral dan sosial yang kuat.

Dwi Soetjipto, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Malang, menambahkan, pengajaran PMP akan membantu meredam konflik berbasis Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA).

Ia menilai program Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) yang kembali digalakkan di sekolah akan merekatkan persatuan bangsa.

“Pancasila diajarkan mulai TK sampai perguruan tinggi sangat penting, agar anak-anak paham toleransi dan tidak saling membully,” kata Dwi.

BacaJuga :

Lucien Sunmoon Rilis “Nothing Blooms at Midnight”, Tonggak Pendewasaan Band Malang

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi 1 Sukses, DU’A FC Juara di Stadion Gajayana

Kebijakan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan sosial-politik di era modern. (yon/jos)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Mata PelajaranPancasilaPMPUniversitas Wisnuwardhana Malangvideo

BERITA TERBARU

Tragedi Sungai Jabung, Kronologi Perempuan 17 Tahun Tewas oleh Temannya

Kapolres AKBP Rama Apresiasi Personel dan Warga Program Jogo Gresik

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Pemkab Gresik Siapkan Rp2,8 Triliun untuk Perbaikan Jalan

Safari Ramadan MUI Kebomas, Tak Sekadar Tausiyah tapi Aksi Nyata

Lucien Sunmoon Rilis “Nothing Blooms at Midnight”, Tonggak Pendewasaan Band Malang

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi 1 Sukses, DU’A FC Juara di Stadion Gajayana

Dua Mantan Petinggi KONI Kabupaten Malang Tersangka, Manajemen Akan Dirombak

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Analis Apresiasi Gerakan ASRI Polri, Langkah Nyata Kapolri Wujudkan Indonesia Sehat

Prev Next

POPULER HARI INI

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi 1 Sukses, DU’A FC Juara di Stadion Gajayana

Safari Ramadan MUI Kecamatan Gresik: Puasa adalah Jihad Lawan Nafsu

Dua Mantan Petinggi KONI Kabupaten Malang Tersangka, Manajemen Akan Dirombak

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Remaja Tewas di Sungai Jabung Malang

BERITA LAINNYA

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Analis Apresiasi Gerakan ASRI Polri, Langkah Nyata Kapolri Wujudkan Indonesia Sehat

Polda Jateng Ringkus Kurir Narkoba, 332 Gram Sabu dan 803 Butir Ekstasi Disita

Mayat di Sungai Jabung Malang Teridentifikasi, Remaja 17 Tahun Asal Nganjuk

Viral Penganiayaan Anak Kandung di Sragen, Ayah Dibekuk di Boyolali

IYE Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Kemenag Tegaskan Tak Ada Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis

Tren Hijab Ramadan 2026 di Shopee, Clean Look Jadi Favorit

Demo Damai 20 Kampung di Ilu Minta Bandara Dibuka, TNI-Polri Kawal Ketat

Publik Apresiasi Tes Urine Serentak Kapolri: Tegaskan Integritas Polri

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Remaja Tewas di Sungai Jabung Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d