Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pasca Longsor Tambang Emas Telan 4 Nyawa, DLH Kalteng Sarankan Pemetaan WPR, Walhi: Pemda Harus Tegas

Javasatu by Javasatu
25 Februari 2021
2
Jenazah empat penambang emas tradisional yang menjadi korban tanah longsor akibat penambangan di Desa Sarerangan, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, Kalteng, pada Sabtu (14/11/2020). (Foto: SekilasKalteng)

Javasatu,Gunung Mas- Pasca terjadinya longsor tambang emas tradisional di Desa Sarerangan, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas menelan 4 nyawa penambang pada Sabtu (14/11/2020). Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) segera membuat pemetaan wilayah pertambangan rakyat yang potensial untuk masyarakat.

“Buat alternatif pengalihan ekonomi masyarakat pasca kejadian tersebut, berupa pemetaan wilayah yang potensial, dan segera dipikirkan pemetaan WPR (wilayah pertambangan rakyat, red) tersebut” tutur Esau Tambang, Kepala DLH Provinsi Kalteng, saat dikonfirmasi. Senin (16/11/2020).

DLH pun menyarakan, agar nantinya wilayah bekas penambangan bisa di reklamasi untuk dijadikan tempat yang mampu membangkitkan roda perekonomian masyarakat.

“Yang jelas harus ada program-program yang kreatif, sehingga ekonomi masyarakat bisa terangkat dan sejahtera” terangnya.

Terpisah Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalteng, Dimas Novian menyampaikan turut berduka cita atas tragedi yang menimpah para penambang emas tradisional.

“Kondisi ini bisa terjadi di wilayah Kalteng  di mana saja, jika tak dilakukan penataan yang bagus” ucap Dimas, Senin (16/11/2020).

Walhi meminta kepada pemerintah daerah segera melakukan pembinaan terhadap para penambang tradisional, terkait keamanan diri dan kesadaran menghargai lingkungan.

“Maka, peran pemerintah daerah sangat penting dalam hal ini. Selain itu sebaiknya dilakukan pelokalisiran wilayah pertambangan melalui skema perizinan WPR. Sehingga para penambang tradisional aman dari ancaman terkait pertambangan liar” terang Dimas.

Walhi beranggapan, sebaran pertambangan yang dikelola masyarakat mungkin tidak terdata dengan bagus. Ditegaskannya, pemerintah daerah harus segera ambil sikap tegas.

“Hal ini perlu dilakukan guna meminimalisir dampak bencana yang menyebabkan kematian para penambang, dan tentunya kerusakan kondisi lingkungan di wilayah tersebut” pungkas Dimas. (SekilasKalteng)

Tags: Desa SareranganDLH KaltengKabupaten Gunung MasKalimantan TengahKecamatan TewahPantauPemerintah Kabupaten Gunung MasPeristiwaRencana KedaruratanWalhi Kalteng
Previous Post

Anak MI Ma’arif Banin Banat NU Gresik Dikebalkan ‘BIAS’

Next Post

Minim Sosialisasi Jalur Pengalihan, Omset Whiz Prime Hotel Anjlok

Related Posts

Bupati Gumas Ancam Pencabutan Izin Perusahaan Perkebunan yang Dianggap Bandel
Pantau

Bupati Gumas Ancam Pencabutan Izin Perusahaan Perkebunan yang Dianggap Bandel

18 Desember 2023
Nyelong Inga Simon Banjir Dukungan dari Tokoh Adat Dayak
Politik

Nyelong Inga Simon Banjir Dukungan dari Tokoh Adat Dayak

14 Desember 2023
Jelang Lomba, Babinsa Ajari Guru dan Pelajar SMAN 1 Tewah Teknik Videografi
TNI

Jelang Lomba, Babinsa Ajari Guru dan Pelajar SMAN 1 Tewah Teknik Videografi

18 September 2023
Ada Truk Terbalik, Ruas Jalan Kurun-Palangka Raya Macet, Rusak dan Berdebu
Fasilitas Publik

Ada Truk Terbalik, Ruas Jalan Kurun-Palangka Raya Macet, Rusak dan Berdebu

28 Juli 2023
Ketua & Pembina YP-SEI PR: Polda Kalteng Harus Awasi Persoalan Yayasan STIE Palangka Raya
Umum

Ketua & Pembina YP-SEI PR: Polda Kalteng Harus Awasi Persoalan Yayasan STIE Palangka Raya

27 November 2022
Ketum Fordayak Kalteng Minta Ganti Rugi Lahan Igo Cs Segera Direalisasikan
Umum

Ketum Fordayak Kalteng Minta Ganti Rugi Lahan Igo Cs Segera Direalisasikan

17 November 2022
Next Post
Minim Sosialisasi Jalur Pengalihan, Omset Whiz Prime Hotel Anjlok

Minim Sosialisasi Jalur Pengalihan, Omset Whiz Prime Hotel Anjlok

Comments 2

  1. Ping-balik: 34 Alat Berat Kembali Dikeluarkan dari Lokasi Tambang Ilegal - Nusa Daily
  2. Ping-balik: DLH Penajam Paser Utara Penuhi Kebutuhan TPS di Setiap Desa - Nusa Daily

Pos-pos Terbaru

  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Gugatan Hamzah terhadap PDIP Majalengka Tak Diterima PN
  • Spencer Green Hotel Batu Gelar Olimpiade Matematika Anak 29 November 2026
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com