Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Bawaslu Kabupaten Malang Petakan 22 Indikator TPS Rawan di Pilkada 2024

Agung Baskoro by Agung Baskoro
21 November 2024

JAVASATU.COM-MALANG- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Malang telah memetakan potensi kerawanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Malang, Muhamad Hazairin. (Foto: Istimewa)

Berdasarkan analisis terhadap 22 indikator dari 8 variabel, Bawaslu mengidentifikasi berbagai potensi masalah yang dapat mengganggu jalannya pemungutan suara secara demokratis.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Malang, Muhamad Hazairin, mengungkapkan bahwa pemetaan ini dilakukan untuk memitigasi kerawanan dan memastikan Pemilu berjalan lancar.

“Proses pengumpulan data dilakukan dari 10 hingga 15 November 2024, mencakup 390 desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Malang,” ungkap Hazairin dalam siaran pers pada Rabu (20/11/2024) yang diterima redaksi media ini.

ADVERTISEMENT

Hasil Pemetaan TPS Rawan

Bawaslu menemukan ada empat indikator TPS rawan yang paling sering terjadi:

  1. Pemilih tambahan (DPTb): Teridentifikasi di 513 TPS.

  2. Petugas pemilu lintas domisili: Sebanyak 460 TPS memiliki petugas yang bertugas di luar wilayah domisilinya.

  3. Pemilih disabilitas: Tercatat di 1.192 TPS.

  4. Kendala jaringan internet: Ditemukan di 122 TPS.

Selain itu, terdapat 12 indikator lainnya yang juga cukup signifikan, seperti pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS), riwayat PSU/PSSU, intimidasi, politik uang, hingga lokasi TPS yang sulit dijangkau atau rawan bencana.

Lanjutnya, adapun enam indikator yang jarang terjadi, seperti praktik kekerasan atau penghinaan berbasis SARA, tetap diantisipasi oleh Bawaslu.

Strategi Pencegahan

Untuk mengantisipasi kerawanan ini, Bawaslu Kabupaten Malang telah menyusun langkah-langkah strategis, meliputi:

  1. Patroli pengawasan di wilayah TPS rawan.

  2. Koordinasi dengan pemangku kepentingan seperti KPU, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah.

  3. Sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat.

  4. Kolaborasi dengan pengawas partisipatif dan organisasi masyarakat.

  5. Penyediaan posko pengaduan, baik offline maupun online, untuk mempermudah laporan masyarakat.

“Kerjasama lintas pihak sangat diperlukan agar potensi kerawanan ini dapat diantisipasi dengan baik,” kata Hazairin.

Rekomendasi untuk KPU

Berdasarkan pemetaan ini, Bawaslu memberikan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), antara lain:

  • Menginstruksikan jajaran PPS dan KPPS untuk mengantisipasi kerawanan di TPS.
  • Berkoordinasi dengan stakeholder terkait keamanan, distribusi logistik, dan gangguan teknis lainnya.
  • Memastikan distribusi logistik tepat waktu dan sesuai jumlah, terutama untuk kelompok rentan.

“Dengan langkah-langkah tersebut, Bawaslu berharap Pemilu 2024 dapat berlangsung tanpa hambatan berarti, mewujudkan proses demokrasi yang jujur dan adil,” tandasnya. (Agb/Saf)

Tags: Bawaslu Kabupaten MalangPilkadaPilkada Kabupaten Malang
Previous Post

Bawaslu Kota Batu Petakan 26 Indikator Kerawanan TPS pada Pilkada 2024

Next Post

Debat Publik Pilbup Gresik: Wadah Pendidikan Politik dan Transparansi Program

Related Posts

Sahat Simangunsong Pimpin Fraksi NasDem DPRD Kota Sukabumi, Siap Emban Amanah
Politik

Sahat Simangunsong Pimpin Fraksi NasDem DPRD Kota Sukabumi, Siap Emban Amanah

27 Oktober 2026
Asep Japar Maju Jadi Calon Ketua Golkar Kabupaten Sukabumi di Musda XI
Politik

Asep Japar Maju Jadi Calon Ketua Golkar Kabupaten Sukabumi di Musda XI

23 Oktober 2026
NasDem Kota Malang Bidik Satu Fraksi di 2029
Politik

NasDem Kota Malang Bidik Satu Fraksi di 2029

4 Oktober 2026
NasDem Ingin Kursi DPR RI Malang Raya Kembali pada 2029
Politik

NasDem Ingin Kursi DPR RI Malang Raya Kembali pada 2029

4 Oktober 2026
Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?
Politik

Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?

2 Oktober 2026
NasDem Kota Malang Perkuat Struktur DPRT Lowokwaru lewat Konsolidasi
Politik

NasDem Kota Malang Perkuat Struktur DPRT Lowokwaru lewat Konsolidasi

28 September 2026
Next Post
Debat Publik Pilbup Gresik: Wadah Pendidikan Politik dan Transparansi Program

Debat Publik Pilbup Gresik: Wadah Pendidikan Politik dan Transparansi Program

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com