email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bhatara Bonang Penjaga Eksistensi Seni Bantengan & Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Pertunjukan

by Wahyu Eko Setiawan
12 Mei 2024

JAVASATU.COM-MALANG- Salah satu sub sektor ekonomi kreatif adalah Seni Pertunjukan. Termasuk seni pertunjukan atraksi tradisional Bantengan. Yang saat ini di Malang Raya telah menjadi hiburan dan gaya hidup masyarakat pecinta seni atraksi tradisional. Muncul beragam istilah yang populer, seperti istilah “Mberot” dalam Seni Pertunjukan Bantengan. Tumbuh subur bermunculan komunitas dan paguyuban Seni Pertunjukan Bantengan. Salah satunya adalah Bhatara Bonang.

(Foto: Istimewa)

Sejak berdiri pada bulan September 2018 di Bonangan Sumber Kradenan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Bhatara Bonang telah menjadi salah satu pelopor dalam meramaikan gelaran Seni Pertunjukan Bantengan di wilayah Malang Raya. Bhatara Bonang saat ini dipimpin oleh Yofi Kurniawan. Bhatara Bonang banyak mendapatkan dukungan dari daerah tempatnya berasal. Juga sudah mempunyai fans yang tersebar di berbagai daerah di Malang Raya. Bhatara Bonang mempunyai arus tersendiri yang unik, otentik dan kreatif. Bahkan juga sudah merambah sub sektor ekonomi kreatif lainnya, yaitu Kriya, Fashion dan Musik. Tentunya, semuanya masih terkait dengan Seni Pertunjukan Bantengan.

(Foto: Istimewa)

“Seni Pertunjukan Bantengan juga harus mampu berkembang seiring kemajuan zaman. Termasuk mampu membaca minat dan kebutuhan masyarakat yang menggandrungi Seni Pertunjukan Bantengan. Maka, kita terus berkarya sambil menggali potensi, inovasi serta inspirasi dari berbagai lini kehidupan berbudaya. Khususnya, dari rahim tanah leluhur Malang Raya,” ungkap Yofi Kurniawan, saat ditemui di arena Seni Pertunjukan Bantengan Bhatara Bonang, Sabtu (11/05/2024).

(Foto: Istimewa)

Lebih jauh lagi, Riski Fradana sebagai penasehat Bhatara Bonang, menjelaskan bahwa paguyuban ini sering menggelar pementasan di berbagai tempat, dengan frekuensi minimal dua kali dalam seminggu, bahkan hingga tiga sampai lima kali dalam satu minggu. Hingga pernah dalam setiap hari dalam satu minggu. Menurut Riski Fradana, keberhasilan Bhatara Bonang dalam menyelenggarakan acara-acara yang meriah, tidak terlepas dari semangat kreativitas dan antusiasme anggotanya. Selain itu, dedikasi anggotanya dalam membuat perlengkapan pendukung seperti kepala banteng, gronjong, dan kostum sendiri melalui patungan anggota, juga menjadi perekat yang kuat di dalam keluarga besar Bhatara Bonang.

 

(Foto: Istimewa)

“Kita terus memperkuat jalinan persaudaraan, kekeluargaan dan kesadaran bersama untuk saling menjaga. Terlebih, kita semuanya harus mampu saling memperkuat dan saling menghidupi. Antara Bhatara Bonang dan para penonton, atau penggemarnya, semuanya adalah Keluarga Bedar. Kita saling jaga, saling mendukung,” urai Riski Fradana.

(Foto: Istimewa)

Lebih lanjut, Bhatara Bonang tidak hanya menjaga eksistensi seni Bantengan tradisional, tetapi juga memperkaya gaya hidup masyarakat pecinta seni di wilayah Bonangan Sumber Kradenan, hingga meluas ke seluruh daerah Malang Raya. Dengan demikian, mereka telah membuktikan diri sebagai pelopor seni budaya yang menginspirasi dan memperkuat keberagaman seni di Malang Raya. Bhatara Bonang sangat terbuka kepada siapapun untuk membuka ruang-ruang kolaborasi. Khususnya, dalam kebersamaan membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya dan kearifan lokal.

BacaJuga :

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Dituding Pungli, Pengelola Coban Sewu Bantah dan Akan Tempuh Hukum

(Foto: Istimewa)

“Harapannya, ke depan kita semuanya bisa berkolaborasi membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya dan kearifan lokal di Malang Raya. Tanah yang kita pijak untuk hidup ini, bumi Malang Raya, sangat kaya raya akan potensi kebudayaan dan kearifan lokal. Tidak akan pernah habis kita gali. Kita kembangkan bersama-sama. Melalui arus Seni Pertunjukan Bantengan,” sambung Riski Fradana menandaskan. (Wes/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BantenganKecamatan Pakis

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Camat Gresik Lepas 26 Kafilah MTQ Tingkat Kabupaten 2026, Targetkan Prestasi

Kemarau Mengintai, Bupati Yani Minta PMI Gresik Siaga Air Bersih

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved