email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Wisata Aeng Wonokoyo Bukti Bakti Warga kepada Mayor Hamid Rusdi

by Syaiful Arif
11 Maret 2025

JAVASATU.COM-MALANG- Wisata Aeng Wonokoyo di Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, bukan sekadar destinasi rekreasi, tetapi juga wujud penghormatan warga kepada Mayor Hamid Rusdi, seorang pejuang kemerdekaan Indonesia. Melalui gotong royong, masyarakat berupaya menjadikan tempat ini sebagai monumen hidup untuk mengenang jasanya.

Wisata Aeng Wonokoyo Bukti Bakti Warga kepada Pejuang Mayor Hamid Rusdi. (Foto: Javasatu.com)

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Wonokoyo, Misnari, menjelaskan bahwa wisata ini lahir dari keinginan warga untuk mengangkat kembali sejarah perjuangan Mayor Hamid Rusdi.

“Mayor Hamid Rusdi adalah sosok pejuang yang keluarganya berasal dari Wonokoyo dan beliau juga dimakamkan di sini. Kami ingin generasi mendatang tahu bahwa di Wonokoyo ada pahlawan yang harus dihormati,” ujarnya, Minggu (9/3/2025).

Selain sebagai bentuk penghormatan, kata dia, pengembangan wisata ini juga bertujuan meningkatkan ekonomi warga dengan menarik pengunjung dari berbagai daerah.

“Sebelum pandemi COVID-19, pemerintah Kota Malang sempat memberikan dukungan anggaran melalui APBD, namun wisata ini sempat mati suri. Kini, berkat dorongan tokoh masyarakat seperti pak Suhartono, wisata Aeng Wonokoyo kembali dikelola secara mandiri dengan keterlibatan penuh pemuda Karang Taruna RT 5,” ungkapnya.

Wisata dengan Nuansa Sejarah

Tokoh masyarakat setempat, Abdul Rosyid bersama masyarakat setempat berupaya memperkuat narasi sejarah dengan menampilkan drama teatrikal tentang perjuangan Mayor Hamid Rusdi.

“Harapan kami, wisata ini bukan hanya terkenal di Malang, tapi juga bisa dikenal secara nasional,” kata Abdul Rosyid.

Selain itu, wisata ini akan terhubung dengan wisata petik durian di wilayah atas untuk menciptakan konsep wisata terpadu.

“Setiap rumah di Wonokoyo diharapkan memiliki minimal dua pohon durian untuk memperkaya daya tarik wisata,” ujar pria yang juga menjabat Modin di lingkungannya.

Monumen pejuang Mayor Hamid Rusdi di Wonokoyo Kota Malang. (Foto: Javasatu.com)

Fasilitas dan Atraksi Wisata

Saat ini, wisata Aeng Wonokoyo tengah dalam tahap pengembangan kembali. Beberapa fasilitas yang disiapkan meliputi wisata air dengan perahu, kafe apung, serta panggung seni budaya yang akan menampilkan kesenian lokal seperti tari tradisional, pencak dor, bantengan, dan ujung (kesenian khas Madura).

“Dulu, perahu wisata sempat beroperasi, tetapi karena lama tidak dipakai, akhirnya rusak. Sekarang, kami sedang berusaha menghidupkannya kembali,” jelas Misnari.

Di sisi lain, seni budaya di Kelurahan Wonokoyo cukup kaya. Hampir setiap RT dan RW memiliki kelompok kesenian sendiri.

“Ada sekitar 20 kelompok seni bantengan dan 2 kelompok pencak dor yang siap ditampilkan,” tambahnya.

(Foto: Javasatu.com)

Tantangan dan Harapan

Meski antusiasme warga tinggi, tantangan terbesar saat ini adalah pendanaan. Oleh karena itu, wisata ini masih bergantung pada gotong royong masyarakat dan donasi dari para tokoh setempat.

Selain itu, kebersihan sungai juga menjadi perhatian utama. Pengelola telah mengajukan permohonan pemasangan jaring sampah di hulu sungai untuk mengurangi pencemaran.

BacaJuga :

Malang Raya Roundtable Jelang Arema vs Persebaya, Polisi Belum Beri Izin Pertandingan

NasDem Malang Raya Minta Tempo Klarifikasi Pemberitaan Surya Paloh

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pengairan, mereka menyambut baik selama wisata ini tidak merusak lingkungan,” terang Misnari.

Dari segi keamanan, tim pemuda Karang Taruna bertugas menjaga keselamatan pengunjung, baik di darat maupun di area wisata air.

“Insya Allah wisata ini aman, kedalamannya juga tidak berbahaya,” kata dia.

Dengan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap sejarah, warga Wonokoyo berharap wisata Aeng Wonokoyo bisa menjadi ikon wisata sejarah yang mengingatkan generasi muda akan perjuangan Mayor Hamid Rusdi.

“Tidak hanya menjadi destinasi wisata, tempat ini adalah bukti nyata bahwa bakti warga kepada pahlawan bisa diwujudkan dalam bentuk yang bermanfaat bagi banyak orang,” pungkasnya. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Kecamatan KedungkandangKelurahan WonokoyoWisata Aeng

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kapolres Gresik Perkuat Sinergi dengan Purnawirawan Polri

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Polres Batu Ringkus Pengedar Ekstasi di Oro-Oro Ombo, 40 Pil Disita

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Malang Raya Roundtable Jelang Arema vs Persebaya, Polisi Belum Beri Izin Pertandingan

NasDem Malang Raya Minta Tempo Klarifikasi Pemberitaan Surya Paloh

Analis Nilai Serangan ke Jusuf Kalla Bermotif Politik, Ajak Publik Lebih Rasional

Dinkes Kabupaten Blitar Percepat Penerbitan SLHS, Dukung Program MBG

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Analis Nilai Serangan ke Jusuf Kalla Bermotif Politik, Ajak Publik Lebih Rasional

Dinkes Kabupaten Blitar Percepat Penerbitan SLHS, Dukung Program MBG

Pemkot Kediri Sulap Kelurahan Ketami Jadi Kampung Ikan Cupang Lewat Program DAK TPPKT

Terganjal Komitmen Kontraktor, Pedagang dan Warga Desak Rehabilitasi Alun-Alun Kediri Segera Dimulai

Pengamat Nilai UNIPOL Jadi Instrumen Strategis Polri Perkuat SDM dan Peradaban Bangsa

MCC Bukan Beban APBD: Kekeliruan Cara Pandang dalam Membaca Ekonomi Kreatif

Warga Kembru Kembali dari Pengungsian, Kibarkan Bendera Merah Putih

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d