email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 19 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

KH. Moensif Nachrowi Thohir, Teladan Abadi bagi Kader IPNU

by Yondi Ari
21 November 2024
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-MALANG- Kamis, 14 November 2024, pukul 14.40 WIB menjadi waktu yang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di seluruh Indonesia. KH. Moensif Nachrowi Thohir, sosok sederhana sekaligus inspirasi perjuangan kader IPNU, berpulang ke rahmatullah.

(Foto: Yondi Ari/Javasatu.com)

Kepergian Kiai Moensif tidak hanya membawa kesedihan, tetapi juga menyisakan semangat yang terus menggema di hati para kader. Sebagai salah satu saksi hidup berdirinya IPNU, ia dikenal sebagai penjaga ingatan sejarah organisasi pelajar di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

“Kiai Moensif menjabat sebagai Sekretaris Umum IPNU di era kepemimpinan Prof. KH. Moch. Tholchah Mansoer. Beliau adalah salah satu, mungkin satu-satunya, pengurus awal IPNU yang masih dapat ditemui oleh kader dalam satu dekade terakhir. Keteladanannya sangat berharga,” ujar Ilman Ardy Chalim, Ketua IPNU Kota Malang periode 2021-2023, Kamis (21/11/2024).

Penjaga Memori Sejarah

Dikenal sebagai pribadi sederhana, Kiai Moensif sering berbagi cerita tentang masa-masa heroik IPNU. Salah satu kenangan yang sering diceritakannya adalah momen ketika Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, hadir dalam deklarasi dan pelantikan pertama IPNU di Kota Malang.

“Saat itu, Bung Karno bukan hanya presiden Indonesia, tetapi juga tokoh penting dalam peta politik dunia. Kehadirannya di pelantikan IPNU menjadi legitimasi besar bagi organisasi ini,” ungkap Ilman Ardy Chalim menirukan Kiai Moensif.

Ia juga mengisahkan bagaimana Bung Karno memengaruhi gerakan kemerdekaan dunia pasca Perang Dunia II.

Kehadiran tokoh sekaliber Bung Karno dalam peristiwa penting IPNU menjadi tonggak sejarah yang memberikan nilai strategis bagi organisasi pelajar NU ini.

BacaJuga :

Polres Gresik Tangkap Residivis, 51 Gram Sabu Siap Edar Disita

Warga Nahdliyin Tebuwung Megengan Sambut Ramadan

Warisan Nilai Luhur

Sebagai “jembatan hidup” antara masa awal berdirinya IPNU dan perjuangan era kini, Kiai Moensif mewariskan nilai-nilai perjuangan dan semangat belajar kepada generasi muda.

“Semangat belajar dan berjuang harus terus hidup dalam jiwa kader IPNU. Organisasi ini adalah rumah juang yang tepat,” pesan Kiai Moensif kepada setiap kader yang bertamu ke rumahnya.

Sorot matanya yang tajam hingga usia senja seolah menyampaikan pesan bahwa setiap capaian yang diraih saat ini adalah hasil perjuangan para pendahulu.

Pengabdian Abadi

IPNU, sebagai wadah kaderisasi pelajar NU, menjadi alat perjuangan Nahdlatul Ulama untuk membentuk generasi muda yang berkontribusi pada pembangunan bangsa.

Kepulangan Kiai Moensif diharapkan menjadi pengingat bagi para kader akan tanggung jawab besar yang harus dijalankan.

Selamat jalan, Kiai. Semoga Allah SWT menempatkanmu di sisi-Nya bersama para syuhada dan shalihin. Perjuanganmu akan terus hidup di hati para kader IPNU di seluruh Indonesia. (Dop/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: IPNUIPNU Kota MalangNahdlatul Ulama

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Kasus Rp500 Juta Mandek 16 Bulan di Polresta Malang Kota

Polres Gresik Tangkap Residivis, 51 Gram Sabu Siap Edar Disita

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

Warga Nahdliyin Tebuwung Megengan Sambut Ramadan

Sengketa Lahan WTP dan Supit Urang Malang Diseret ke Ombudsman hingga KPK

MUI Kecamatan Gresik Temui Camat, Bahas Program Ramadan hingga Perkuat Sinergi

Prev Next

POPULER HARI INI

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

BERITA LAINNYA

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

DLHKP Kota Kediri Bersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama dari Tumpukan Sampah

Ananda Sukarlan: Musik Bikin Dunia Lebih Masuk Akal di Hari Asperger 2026

GIBM Buka Rekrutmen Nasional, Ormas Anti-Korupsi dari Blitar

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved