email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 2 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Sekolah Rakyat Jadi Salah Satu Jurus Gresik Putus Rantai Kemiskinan

by Sudasir Al Ayyubi
9 Mei 2025

JAVASATU.COM-GRESIK- Pemerintah Kabupaten Gresik menancapkan komitmen dalam mendukung program Sekolah Rakyat gagasan Presiden Prabowo Subianto. Melalui konsep pendidikan gratis berbasis asrama, program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem agar tak terus terjerat dalam lingkar kemiskinan struktural.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gresik, Asluchul Alif. (Foto: Ist)

“Sekolah Rakyat bukan sekadar bangunan fisik. Ini adalah strategi sosial untuk memberi peluang bagi anak-anak dari Desil 1 dan 2 agar bisa melompat dari ketertinggalan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gresik, Asluchul Alif, dalam rapat konsultasi publik pembangunan Sekolah Rakyat di Pendopo Kantor Kecamatan Sidayu, Kamis, 8 Mei 2025.

Desil 1 dan 2 merujuk pada kelompok penduduk dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Menurut data Pemkab, sedikitnya 1.000 anak dari kelompok ini tercatat tidak mengenyam bangku sekolah. Mayoritas berasal dari Kecamatan Sangkapura, Driyorejo, dan Menganti.

“Pendidikan gratis dan berkualitas akan diprioritaskan bagi mereka yang benar-benar tidak mampu, tapi punya semangat belajar dan prestasi,” kata Alif.

Sekolah Rakyat akan dibangun di atas lahan seluas lima hektare, lengkap dengan fasilitas asrama, ruang belajar, dan sarana penunjang lain. Pemerintah daerah juga memastikan infrastruktur dan akses menuju lokasi siap digunakan.

Konsep boarding school dipilih untuk menekan beban keluarga dan menciptakan ekosistem belajar yang kondusif.

“Kami tidak ingin anak-anak putus sekolah karena faktor biaya atau jarak. Negara harus hadir,” tegasnya.

BacaJuga :

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

Program ini menjadi bagian dari implementasi Asta Cita, delapan agenda besar pemerintahan Prabowo Subianto. Salah satu poin pentingnya adalah meningkatkan kualitas SDM di seluruh daerah, termasuk di pelosok.

Alif pun meminta dukungan penuh dari semua pihak, termasuk tokoh agama dan masyarakat.

“Tanpa dukungan sosial, sekolah ini hanya akan jadi proyek bangunan. Yang kami cari adalah perubahan nasib,” ujarnya.

Hadir dalam forum tersebut sejumlah pejabat daerah seperti Asisten II Setda Gresik Misbahul Munir, Kepala Bappeda Edi Hadisiswoyo, Kepala Dinas CKPKP Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinsos Umi Khoiroh, dan sejumlah kepala OPD lainnya, serta para tokoh masyarakat Kecamatan Sidayu. (Bas/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Asluchul AlifPemkab GresikSekolah Rakyat

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

PWI Luncurkan Website pwi.or.id, Hampir 40 Portal Daerah Terkoneksi

Jelang Hari Santri 2026, LP Maarif NU Dukun Siapkan Ini

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, JNF Sampaikan Selamat

Podcast Ngalam Hebak: Malang untuk Semua, Semua untuk Malang, Osob Kiwalan

Residivis di Kota Batu Tipu Lansia, Motor Penjual Es Krim hingga Tukang Tambal Ban Digondol

BK DPRD Kabupaten Malang Tunggu Polisi soal Anggota Gerindra MUA

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit KSP

Forum Indonesia Economic Outlook 2027 Bahas Tantangan Fiskal Indonesia di Tengah Tekanan Global

Era AI, Dewan Kehormatan PWI: Integritas Wartawan Tak Boleh Bergeser

Polisi Ungkap Dugaan Peredaran Obat Keras di Kawasan Industri Majalengka, 2 Tersangka Karyawan

Prev Next

POPULER HARI INI

Tudingan ke Kepala BNN Komjen Suyudi Dinilai Fitnah dan Tak Berdasar

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

BERITA LAINNYA

PWI Luncurkan Website pwi.or.id, Hampir 40 Portal Daerah Terkoneksi

Jelang Hari Santri 2026, LP Maarif NU Dukun Siapkan Ini

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, JNF Sampaikan Selamat

Podcast Ngalam Hebak: Malang untuk Semua, Semua untuk Malang, Osob Kiwalan

Residivis di Kota Batu Tipu Lansia, Motor Penjual Es Krim hingga Tukang Tambal Ban Digondol

BK DPRD Kabupaten Malang Tunggu Polisi soal Anggota Gerindra MUA

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit KSP

Forum Indonesia Economic Outlook 2027 Bahas Tantangan Fiskal Indonesia di Tengah Tekanan Global

Era AI, Dewan Kehormatan PWI: Integritas Wartawan Tak Boleh Bergeser

Polisi Ungkap Dugaan Peredaran Obat Keras di Kawasan Industri Majalengka, 2 Tersangka Karyawan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HUT ke-81 TNI, Andika Perkasa Titip Pesan soal Profesionalisme

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved