email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Sekolah Rakyat di Gresik Siap Beroperasi, Sasar Pelajar dari Keluarga Miskin

by Sudasir Al Ayyubi
3 Juli 2025

JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten Gresik resmi mengumumkan kesiapan operasional Sekolah Rakyat tahun ajaran 2025/2026. Program pendidikan berasrama ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem sebagai bagian dari strategi nasional mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan.

Bupati Gresik sosialisasi Sekolah Rakyat. (Foto: Ist)

Sosialisasi program digelar di Aula Mandala Bakti Praja, Kamis (3/7/2025), dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, jajaran Dinas Sosial, serta orang tua dan calon siswa.

“Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tapi solusi nyata membentuk generasi tangguh dari keluarga kurang mampu. Program ini dikawal langsung oleh Menteri Sosial dan menjadi prioritas Presiden Prabowo,” kata Gus Yani, sapaan akrab Bupati.

Ia menegaskan, Sekolah Rakyat mengusung sistem berasrama terpadu untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta memberikan akses penuh ke pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang layak. Pendidikan inklusif juga menjadi prinsip utama.

“Tidak ada diskriminasi. Semua anak berhak mendapatkan pendidikan terbaik tanpa melihat latar belakang sosial,” tambahnya.

Sebagai model, Gus Yani mencontohkan Sekolah CT ARSA di Sukoharjo yang terbukti sukses mencetak lulusan berkualitas dan mampu menembus perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.

Pada tahap awal, Gresik ditunjuk sebagai salah satu dari 200 lokasi percontohan Sekolah Rakyat se-Indonesia. Lokasi pelaksanaan berada di UPT SMP Negeri 30 Gresik, Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, yang kini tengah direnovasi untuk memenuhi standar asrama.

BacaJuga :

Kapolres Gresik Perkuat Sinergi dengan Purnawirawan Polri

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Asisten I Sekda Gresik, Suprapto, dalam laporannya menyebutkan jumlah peserta didik pada tahap pertama mencapai 75 siswa, terdiri dari 3 rombongan belajar (Rombel). Komposisi siswa terdiri dari 32 laki-laki dan 43 perempuan.

“Mereka semua berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi Desil 1 dan 2. Orang tua wajib memberikan izin tinggal di asrama untuk memastikan anak-anak bisa mengikuti seluruh proses pembinaan dengan optimal,” ujarnya.

Lulusan Sekolah Rakyat akan mendapatkan ijazah formal setara nasional, sehingga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun masuk dunia kerja.

Program ini menyasar jenjang SD, SMP, dan SMA. Dengan pendekatan penuh asrama, Pemkab Gresik berharap Sekolah Rakyat mampu menjadi tonggak penting dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi. (Bas/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Pemkab GresikSekolah Rakyat

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kapolres Gresik Perkuat Sinergi dengan Purnawirawan Polri

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Polres Batu Ringkus Pengedar Ekstasi di Oro-Oro Ombo, 40 Pil Disita

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Malang Raya Roundtable Jelang Arema vs Persebaya, Polisi Belum Beri Izin Pertandingan

NasDem Malang Raya Minta Tempo Klarifikasi Pemberitaan Surya Paloh

Analis Nilai Serangan ke Jusuf Kalla Bermotif Politik, Ajak Publik Lebih Rasional

Dinkes Kabupaten Blitar Percepat Penerbitan SLHS, Dukung Program MBG

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Analis Nilai Serangan ke Jusuf Kalla Bermotif Politik, Ajak Publik Lebih Rasional

Dinkes Kabupaten Blitar Percepat Penerbitan SLHS, Dukung Program MBG

Pemkot Kediri Sulap Kelurahan Ketami Jadi Kampung Ikan Cupang Lewat Program DAK TPPKT

Terganjal Komitmen Kontraktor, Pedagang dan Warga Desak Rehabilitasi Alun-Alun Kediri Segera Dimulai

Pengamat Nilai UNIPOL Jadi Instrumen Strategis Polri Perkuat SDM dan Peradaban Bangsa

MCC Bukan Beban APBD: Kekeliruan Cara Pandang dalam Membaca Ekonomi Kreatif

Warga Kembru Kembali dari Pengungsian, Kibarkan Bendera Merah Putih

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d