email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 28 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Musisi Malang Ajak Membangun Ekosistem Musik Lokal Lewat Karya Sendiri

by Syaiful Arif
20 Agustus 2025

JAVASATU.COM- Polemik royalti musik yang belakangan ramai justru dinilai bisa jadi momentum emas bagi musisi Malang untuk membangun ekosistem musik lokal berbasis karya sendiri. Hal ini disampaikan salah satu seniman sekaligus musisi senior Malang, Mameck HR, Rabu (20/8/2025).

Mameck HR. (Foto: Mexpro/Ist)

“Malang sejak dulu dikenal sebagai barometer musik. Kini saatnya dibuktikan lewat karya sendiri. Royalti jangan hanya dilihat sebagai beban, tapi peluang agar musisi bisa hidup dari lagunya sendiri,” kata Mameck.

Menurut pencipta lagu Maryam Arek Cukam itu, langkah praktis yang bisa dilakukan adalah membentuk wadah kolektif musisi Malang.

Ia mengusulkan sebuah wadah bernama ‘United Musicians of Kota Malang (UMKM)’ yang nantinya menyiapkan daftar lagu ciptaan musisi lokal untuk diputar di hotel, kafe, restoran hingga usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Kalau pengusaha kafe, resto, hotel di Malang pakai lagu ciptaan arek-arek Malang sendiri, itu akan jadi pilot project. Malang bisa membuktikan dirinya sebagai barometer musik Indonesia. Sehingga julukan barometer musik indonesia itu nyata, bukan hanya untuk gaya-gayaan bahkan “embel-embel” saja,” tegasnya.

Mameck menilai, dukungan pengusaha lokal sangat penting agar musik Malang tidak hanya jadi penonton. Dukungan ini, kata dia, akan menciptakan sinergi yang menguntungkan kedua pihak. Musisi mendapat apresiasi, sementara pengusaha memiliki identitas khas lewat musik lokal.

Lebih jauh, Mameck juga mendorong keterlibatan pemerintah, pelaku digital kreatif, ahli hukum hingga Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mengawal regulasi dan memberi legal standing jelas bagi musisi lokal.

“Musisi itu maunya sederhana, hanya ingin berkarya. Tapi supaya karya bisa dihargai, regulasi harus dikawal pemerintah. PHRI juga penting, karena sektor pariwisata dan perhotelan jadi garda depan pemakaian musik,” jelasnya.

BacaJuga :

Kasus Daycare Little Aresha Jogja, 13 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Negara Pastikan Hak Warga Binaan, Lapas Malang Tuntaskan Validasi Data

Mameck mencontohkan bagaimana Didi Kempot dan Denny Caknan bisa menciptakan karya yang dicintai publik nasional. Menurutnya, Malang juga bisa melakukan hal serupa bila pengusaha lokal ikut mendukung.

“Kalau Indonesia bisa mencintai Didi Kempot dan Denny Caknan, kenapa Malang tidak bisa? Mulailah dari Malang, dibeli dan diputar oleh masyarakat serta pengusaha lokal. Itu akan luar biasa,” pungkasnya.

Mameck berharap musisi Malang bisa bergerak bersama menunjukkan daya kreatif lewat karya. Salah satunya dengan membentuk wadah khusus yang menampung dan mempromosikan lagu ciptaan arek-arek Malang. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Mameck HRmusikMusik MalangMusisiMusisi MalangRoyalti

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kasus Daycare Little Aresha Jogja, 13 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Negara Pastikan Hak Warga Binaan, Lapas Malang Tuntaskan Validasi Data

BRI Beri Ambulans ke Pesantren di Malang, Layanan Kesehatan Santri Makin Cepat

Magang Nasional Tembus 14 Ribu Peserta, Pemerintah Evaluasi Hasil Batch 1

CHITO-CRISPR: Inovasi Mahasiswa UM Deteksi Kanker Serviks Lewat Urin

Indonesia Cari Solusi Tekan Impor LPG, CNG Disiapkan

Anak Hilang di Kota Malang Ditemukan Selamat dalam Hitungan Jam

Penipuan Rekrutmen ASN Gresik Terbongkar, Tersangka Raup Rp1,5 Miliar

Hotbottles Pamer 28 Karya Upcycle dan Bentuk Garbage Designer Kota Malang

Mobil MBG Tabrak 3 Rumah di Donomulyo Malang, Polisi Ungkap Kronologi

Prev Next

POPULER HARI INI

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

Penipuan Rekrutmen ASN Gresik Terbongkar, Tersangka Raup Rp1,5 Miliar

BERITA LAINNYA

Kasus Daycare Little Aresha Jogja, 13 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Negara Pastikan Hak Warga Binaan, Lapas Malang Tuntaskan Validasi Data

BRI Beri Ambulans ke Pesantren di Malang, Layanan Kesehatan Santri Makin Cepat

Magang Nasional Tembus 14 Ribu Peserta, Pemerintah Evaluasi Hasil Batch 1

CHITO-CRISPR: Inovasi Mahasiswa UM Deteksi Kanker Serviks Lewat Urin

Indonesia Cari Solusi Tekan Impor LPG, CNG Disiapkan

Anak Hilang di Kota Malang Ditemukan Selamat dalam Hitungan Jam

Penipuan Rekrutmen ASN Gresik Terbongkar, Tersangka Raup Rp1,5 Miliar

Hotbottles Pamer 28 Karya Upcycle dan Bentuk Garbage Designer Kota Malang

Mobil MBG Tabrak 3 Rumah di Donomulyo Malang, Polisi Ungkap Kronologi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d