email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Khofifah Hadiri Lirboyo Bersholawat Bareng Habib Syech, Ajak Santri Kawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia

by Fathur Rohman
21 Oktober 2025

JAVASATU.COM- Menjelang peringatan Hari Santri ke-10, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara Lirboyo Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Senin (20/10/2025) malam.

Khofifah Hadiri Lirboyo Bersholawat Bareng Habib Syech. (Foto: Ist)

Ribuan santri dan jamaah larut dalam lantunan sholawat, dzikir, dan doa yang menggema di kompleks pesantren. Gubernur Khofifah tampak duduk bersila bersama para kiai, habaib, dan pejabat Forkopimda Jatim di tengah suasana religius dan penuh kekhusyukan.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa peringatan Hari Santri setiap 22 Oktober bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.

“Tema tahun ini Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia adalah tekad kita semua agar santri terus hadir di setiap fase sejarah bangsa,” ujar Khofifah.

Menurutnya, santri memiliki kontribusi fundamental sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga kini dalam menguatkan nilai keislaman, nasionalisme, dan kemanusiaan. Ia juga menyebut Ponpes Lirboyo sebagai salah satu pilar penting dalam mencetak generasi Islam dan bangsa yang Hubbul Wathon Minal Iman.

“Kekuatan pesantren, ulama, dan santri di Lirboyo harus terus dijaga. Salah satunya melalui gerakan ekonomi pesantren seperti pengelolaan limbah dan pemilahan sampah yang bisa menjadi sumber keberkahan,” tambahnya.

Khofifah juga mengajak para santri untuk berjuang di berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, pendidikan hingga teknologi, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai pesantren. Hal itu sejalan dengan filosofi kerja JATIM BISA (Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif) yang ia canangkan bertepatan dengan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur.

“Santri harus berdaya, inklusif, sinergis, dan adaptif agar pesantren menjadi pusat inovasi dan melahirkan pemimpin berintegritas,” ucapnya.

BacaJuga :

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga mengajak jamaah untuk mendoakan keselamatan bangsa, khususnya Jawa Timur agar dijauhkan dari bencana dan perpecahan.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf turut membakar semangat ribuan santri dengan seruan lantang agar selalu siap membela agama, pesantren, dan Indonesia.

“Siap bela Lirboyo, siap bela NU, siap bela Islam, siap bela Indonesia!” seru Gus Yahya disambut pekik takbir dan sorak santri.

Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz menambahkan, peringatan Hari Santri harus dijadikan ajang memperkuat persaudaraan dan menjaga persatuan antar-santri.

Turut hadir dalam acara tersebut, Pengasuh Ponpes Lirboyo KH Abdullah Kaffabih Mahrus, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Sekda Jatim Adhy Karyono, serta ribuan jamaah Syekher Mania dan santri dari berbagai daerah. (kur/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Gubernur JatimKhofifah Indar ParawansaPonpes LirboyoSholawat

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Top Tiga Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

OPINI: Birokrasi Lokal, Wawasan Global

15 Taruna Akpol Ditempa di Wilayah Hukum Polres Gresik

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Pemkab Gresik Perketat Standar Dapur MBG

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Prev Next

POPULER HARI INI

Rumah Dua Lantai di Pendem Batu Terbakar Saat Ditinggal Kerja dan Sekolah

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

BERITA LAINNYA

Top Tiga Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

OPINI: Birokrasi Lokal, Wawasan Global

15 Taruna Akpol Ditempa di Wilayah Hukum Polres Gresik

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Pemkab Gresik Perketat Standar Dapur MBG

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved