email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 4 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Apa Manfaat Kota Malang Masuk Jejaring Kota Kreatif Dunia UNESCO?

by Redaksi Javasatu
1 November 2025
ADVERTISEMENT
Logo Resmi Malang Kota Kreatif Dunia UNESCO Media Arts

OPINI

Apa Manfaat Kota Malang Masuk Jejaring Kota Kreatif Dunia UNESCO?

Oleh: Haris Wibisono – Onino Architecture Agency – Pegiat Ekonomi Kreatif Indonesia

Pada 31 Oktober 2025, UNESCO mengumumkan sejumlah kota resmi diterima sebagai anggota Jejaring Kota Kreatif Dunia. Salah satunya adalah Kota Malang, yang ditetapkan sebagai Kota Kreatif di bidang Media Art. Di tingkat Asia Tenggara, Malang menjadi kota pertama, sementara di Asia menempati posisi keempat.

Masuk dalam jejaring kota kreatif dunia bukan sekadar ikut lomba tingkat nasional dan menerima trofi atau sertifikat. Pengakuan ini adalah validasi internasional atas upaya kota dan menempatkan Malang sejajar dengan kota-kota kreatif dunia lainnya.

Namun, banyak masyarakat bertanya: “Untuk apa usaha ini dilakukan? Apa manfaatnya bagi warga?” Kota Malang memang masih menghadapi persoalan nyata: kemacetan, genangan air, pasar tradisional yang semrawut, transportasi umum yang belum optimal, dan pembangunan yang belum terasa berdampak signifikan bagi kualitas hidup masyarakat.

Persoalan ini menimbulkan perbedaan pandangan. Sebagian masyarakat skeptis terhadap penghargaan atau predikat kota kreatif, sementara sebagian lainnya melihatnya sebagai hasil kerja keras yang perlu dimaknai lebih dari sekadar simbol prestise.

Kreativitas sebagai Faktor Strategis Pembangunan

Tugas pemerintah kota adalah mengelola potensi lokal dan menjadikan predikat ini sebagai alat strategis untuk pembangunan. UNESCO menegaskan, “creativity as strategic factor of sustainable development as regards economic, social, cultural and environment aspects”. Kreativitas harus menjadi faktor strategis dalam aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan.

Momentum ini harus dijadikan titik awal memperbaiki pembangunan Kota Malang. Potensi lokal yang kaya ide dan solusi harus diberdayakan, bukan hanya mengandalkan pihak luar dengan janji-janji dan biaya tinggi. Setiap konsep pembangunan perlu diuji dampaknya sebelum diterapkan, dan setiap pejabat harus mempertanggungjawabkan keputusan yang dibuat sesuai janji dan amanah jabatan.

BacaJuga :

Pesantren Ramadan SMAN 8 Malang Satukan Tiga Angkatan dalam Satu Spirit

Penajatim Hadir, Media Siber Utamakan Kualitas dan Integritas

Peran Seni Media dalam Ekonomi Kreatif

Sebagai Kota Kreatif di bidang Media Art, Malang memiliki peluang besar mengembangkan 17 subsektor ekonomi kreatif. Seni media berfungsi sebagai alat komunikasi, ekspresi kreatif, dan inovasi untuk menciptakan nilai tambah. Berikut beberapa contohnya:

  1. Aplikasi: Seni media mendukung UI/UX aplikasi yang menarik, misal Duolingo.

  2. Arsitektur: Visualisasi 3D untuk bangunan dan kawasan kota menggunakan AutoCAD, SketchUp, Lumion.

  3. Desain Interior: Rendering 3D membantu klien memvisualisasikan tata ruang.

  4. Desain Komunikasi Visual: Visualisasi ide melalui grafis, video, atau digital, misal desain logo Apple.

  5. Desain Produk: Membuat prototipe digital, misal produk elektronik seperti iPhone.

  6. Fashion: Presentasi koleksi melalui fashion show virtual dan visualisasi 3D.

  7. Film, Animasi, Video: Menciptakan narasi visual, misal film animasi Toy Story.

  8. Fotografi: Pengolahan foto digital untuk karya artistik atau komersial.

  9. Kriya (Crafts): Membantu perajin memvisualisasikan dan memasarkan produk digital.

  10. Kuliner: Visualisasi menu, fotografi makanan, video promosi restoran.

  11. Musik: Visualisasi audio, animasi musik video, desain sampul album.

  12. Penerbitan: Tata letak buku, majalah, e-book interaktif.

  13. Periklanan: Iklan visual dan kampanye digital menarik.

  14. Seni Pertunjukan: Visualisasi teater melalui proyeksi video, LED, efek visual.

  15. Seni Rupa: Seni digital dan promosi karya melalui platform digital.

  16. Televisi dan Radio: Produksi konten interaktif dan pengeditan visual/audio.

  17. Pengembangan Permainan: Desain karakter, lingkungan, cerita dalam game, misal The Legend of Zelda: Breath of the Wild.

Menuju Kota Kreatif yang Manfaatnya Dirasakan Warga

Predikat Kota Kreatif UNESCO seharusnya lebih dari sekadar penghargaan. Kreativitas harus menjadi solusi nyata melalui kolaborasi lintas sektor sesuai bidang keilmuan yang relevan. Dengan komitmen seluruh pemangku kepentingan, kota kreatif dapat benar-benar meningkatkan kualitas hidup warganya, bukan hanya menjadi simbol prestise internasional.

Kota Malang kini memiliki peluang besar untuk membuktikan bahwa kreativitas bukan hanya identitas, tetapi juga strategi pembangunan berkelanjutan yang nyata manfaatnya bagi masyarakat. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Kota Kreatif DuniaOpiniUNESCO

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polantas Menyapa, Satlantas dan REI Gresik Bagi Takjil Gratis ke Warga

Jarang Tersorot, Modin Perempuan Disantuni MUI Panceng

Debut Angele Lapp di “Downtown Girl”, Bidik Pasar Pop Filipina Modern

Ribuan Warga Padati Cap Go Meh Gresik, Kapolres Turun Tangan

Rekso Rilis Lagu Religi “Idul Fitri”, Angkat Makna Syukur dan Kemenangan Ramadan

Safari Ramadan MUI Kebomas, Ortu Diingatkan Pergaulan Anak

OSS Tak Bertaji? PBG-SLF Kabupaten Malang Disebut Masih Dipersulit Oknum

Pesantren Ramadan SMAN 8 Malang Satukan Tiga Angkatan dalam Satu Spirit

Bank Jatim Bantu Tiga Mobil Operasional untuk Pesantren di Gresik

Jelang Mudik Lebaran 2026, DPUPR Kota Kediri Percepat Perbaikan Jalan Hasanudin-Imam Bonjol

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pesantren Ramadan SMAN 8 Malang Satukan Tiga Angkatan dalam Satu Spirit

TNI Pukul Mundur TPNPB OPM di Nabire, Basis dan Amunisi Daniel Aibon Kogoya Disita

RSUD Gambiran Kediri Buka Skrining Kanker Payudara Rp450 Ribu hingga 18 Mei 2026

OSS Tak Bertaji? PBG-SLF Kabupaten Malang Disebut Masih Dipersulit Oknum

BERITA LAINNYA

Debut Angele Lapp di “Downtown Girl”, Bidik Pasar Pop Filipina Modern

Rekso Rilis Lagu Religi “Idul Fitri”, Angkat Makna Syukur dan Kemenangan Ramadan

Jelang Mudik Lebaran 2026, DPUPR Kota Kediri Percepat Perbaikan Jalan Hasanudin-Imam Bonjol

TNI Pukul Mundur TPNPB OPM di Nabire, Basis dan Amunisi Daniel Aibon Kogoya Disita

RSUD Gambiran Kediri Buka Skrining Kanker Payudara Rp450 Ribu hingga 18 Mei 2026

Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata

SPPT PBB Kota Kediri 2026 Mulai Didistribusikan ke Seluruh Kelurahan, Mari Bayar Pajak

MUI Kutuk Serangan Israel-AS ke Iran, Serukan PBB dan OKI Hentikan Eskalasi

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Chanté Karya Citra Kirana Hadirkan Koleksi Eksklusif di Shopee Big Ramadan Sale

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi II Malang Sukses Digelar, Satria Muda Juara

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d