email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 6 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Apa Manfaat Kota Malang Masuk Jejaring Kota Kreatif Dunia UNESCO?

by Javasatu
1 November 2025
Logo Resmi Malang Kota Kreatif Dunia UNESCO Media Arts

OPINI

Apa Manfaat Kota Malang Masuk Jejaring Kota Kreatif Dunia UNESCO?

Oleh: Haris Wibisono – Onino Architecture Agency – Pegiat Ekonomi Kreatif Indonesia

Pada 31 Oktober 2025, UNESCO mengumumkan sejumlah kota resmi diterima sebagai anggota Jejaring Kota Kreatif Dunia. Salah satunya adalah Kota Malang, yang ditetapkan sebagai Kota Kreatif di bidang Media Art. Di tingkat Asia Tenggara, Malang menjadi kota pertama, sementara di Asia menempati posisi keempat.

Masuk dalam jejaring kota kreatif dunia bukan sekadar ikut lomba tingkat nasional dan menerima trofi atau sertifikat. Pengakuan ini adalah validasi internasional atas upaya kota dan menempatkan Malang sejajar dengan kota-kota kreatif dunia lainnya.

Namun, banyak masyarakat bertanya: “Untuk apa usaha ini dilakukan? Apa manfaatnya bagi warga?” Kota Malang memang masih menghadapi persoalan nyata: kemacetan, genangan air, pasar tradisional yang semrawut, transportasi umum yang belum optimal, dan pembangunan yang belum terasa berdampak signifikan bagi kualitas hidup masyarakat.

Persoalan ini menimbulkan perbedaan pandangan. Sebagian masyarakat skeptis terhadap penghargaan atau predikat kota kreatif, sementara sebagian lainnya melihatnya sebagai hasil kerja keras yang perlu dimaknai lebih dari sekadar simbol prestise.

Kreativitas sebagai Faktor Strategis Pembangunan

Tugas pemerintah kota adalah mengelola potensi lokal dan menjadikan predikat ini sebagai alat strategis untuk pembangunan. UNESCO menegaskan, “creativity as strategic factor of sustainable development as regards economic, social, cultural and environment aspects”. Kreativitas harus menjadi faktor strategis dalam aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan.

Momentum ini harus dijadikan titik awal memperbaiki pembangunan Kota Malang. Potensi lokal yang kaya ide dan solusi harus diberdayakan, bukan hanya mengandalkan pihak luar dengan janji-janji dan biaya tinggi. Setiap konsep pembangunan perlu diuji dampaknya sebelum diterapkan, dan setiap pejabat harus mempertanggungjawabkan keputusan yang dibuat sesuai janji dan amanah jabatan.

Peran Seni Media dalam Ekonomi Kreatif

Sebagai Kota Kreatif di bidang Media Art, Malang memiliki peluang besar mengembangkan 17 subsektor ekonomi kreatif. Seni media berfungsi sebagai alat komunikasi, ekspresi kreatif, dan inovasi untuk menciptakan nilai tambah. Berikut beberapa contohnya:

BacaJuga :

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

OPINI: Transfer Pengetahuan BUMN: Belajar Tak Sekadar Meniru

  1. Aplikasi: Seni media mendukung UI/UX aplikasi yang menarik, misal Duolingo.

  2. Arsitektur: Visualisasi 3D untuk bangunan dan kawasan kota menggunakan AutoCAD, SketchUp, Lumion.

  3. Desain Interior: Rendering 3D membantu klien memvisualisasikan tata ruang.

  4. Desain Komunikasi Visual: Visualisasi ide melalui grafis, video, atau digital, misal desain logo Apple.

  5. Desain Produk: Membuat prototipe digital, misal produk elektronik seperti iPhone.

  6. Fashion: Presentasi koleksi melalui fashion show virtual dan visualisasi 3D.

  7. Film, Animasi, Video: Menciptakan narasi visual, misal film animasi Toy Story.

  8. Fotografi: Pengolahan foto digital untuk karya artistik atau komersial.

  9. Kriya (Crafts): Membantu perajin memvisualisasikan dan memasarkan produk digital.

  10. Kuliner: Visualisasi menu, fotografi makanan, video promosi restoran.

  11. Musik: Visualisasi audio, animasi musik video, desain sampul album.

  12. Penerbitan: Tata letak buku, majalah, e-book interaktif.

  13. Periklanan: Iklan visual dan kampanye digital menarik.

  14. Seni Pertunjukan: Visualisasi teater melalui proyeksi video, LED, efek visual.

  15. Seni Rupa: Seni digital dan promosi karya melalui platform digital.

  16. Televisi dan Radio: Produksi konten interaktif dan pengeditan visual/audio.

  17. Pengembangan Permainan: Desain karakter, lingkungan, cerita dalam game, misal The Legend of Zelda: Breath of the Wild.

Menuju Kota Kreatif yang Manfaatnya Dirasakan Warga

Predikat Kota Kreatif UNESCO seharusnya lebih dari sekadar penghargaan. Kreativitas harus menjadi solusi nyata melalui kolaborasi lintas sektor sesuai bidang keilmuan yang relevan. Dengan komitmen seluruh pemangku kepentingan, kota kreatif dapat benar-benar meningkatkan kualitas hidup warganya, bukan hanya menjadi simbol prestise internasional.

Kota Malang kini memiliki peluang besar untuk membuktikan bahwa kreativitas bukan hanya identitas, tetapi juga strategi pembangunan berkelanjutan yang nyata manfaatnya bagi masyarakat. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kota Kreatif DuniaOpiniUNESCO

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

BERITA LAINNYA

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved